Bismillah. Mari Menyeduh Manfaat dari Secangkir Kata

Hidup Sehat ala Ria Rochma [Day 12]

| on
Saturday, December 01, 2018
Saya pernah sedikit menyinggung gaya hidup sehat di artikel ini sebelumnya. Ajaran dari orang tua saya, yang sampai saat ini masih terus saya usahakan. Yaitu selalu berusaha memasak makanan untuk anak-anak saya.

Sebenarnya ajaran sederhana, tapi susah sekali lho bagi saya buat melakukannya secara konsisten. Satu, saya nggak bisa masak. Please deh, memasak itu pekerjaan rumah tangga yang paling sulit, disusul kemudian dengan menyetrika baju. Memasak itu harus konsisten feel-nya, nggak boleh berubah mood dan ragu. Yang kedua, memasak itu habiskan banyak waktu. Karena saya nggak terbiasa memasak, jadinya ya, lama kali saya di dapur hanya untuk bikin soto ayam.

Tapi saya selalu ingat kata-kata almarhum bapak saya itu. 

Karena memasak sendiri masakan untuk keluarga menjamin banyak hal yang baik, yang ada di dalam sepiring makanan yang anak saya makan. Bahan yang kita pilih, tentunya yang bagus-bagus ya kan? Meskipun sampai sekarang saya belum pernah memasak dengan bahan organik. Memasak bisa disesuaikan dengan kebutuhan anggota keluarga. Misalkan saja suami suka yang pedas, sedangkan kakaknya suka yang manis. Tinggal masak ukuran banyak, kemudian bagilah sesuai jumlah anggota keluarga dengan ukuran dan selera masing-masing.

Itu adalah tips nomer satu untuk gaya hidup sehat ala saya. 

Bahan yang oke juga percuma dong jadinya kalau kitanya nggak bisa mengatur asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Saya sekarang ini sedang atur pola makan supaya badan ini nggak terus-terusan mager juga dan supaya nggak gampang sakit. Sejak mama mertua saya divonis kena kanker payudara. Kesadaran saya pulih dengan cepat dan memberikan alarm tanda bahaya kalau saya nggak segera melakukannya. 

Saya mulai mengurangi makanan yang mengandung banyak karbohidrat, seperti nasi, mie, roti dan pizza. Saya ngga diet karena saya anaknya mudah menyerah kalau disuruh diet. Lebih baik saya mengatur pola makan deh ketimbang disuruh diet. Memang hasilnya tampak lebih lama ketimbang teman-teman saya yang melakukan diet. Tapi saya bahagia karena nggak harus nyesak di dada karena saya dilarang makan tertentu.

Tapi semua usaha, baik diet atau mengatur asupan makanan, ternyata nggak ada gunanya kalau nggak dibarengi dengan melakukan olah raga dengan rutin. Apa pun, kapan pun, lakukan olah raga dengan baik. Olah raga seolah sebagai pengunci aktivitas makanmua. Bisa hanya dengan lari minimal 30 menit saja, ngedance cover idol kesukaanmu, work out dengan mengikuti instruksi yang ada di aplikasi, dan sebagainya.

Lalu tips selanjutnya adalah selalu seimbangkan antara kerja, kehidupan pribadimu dan waktu istirahatmu. Tubuh itu butuh istirahat dari aktifitas yang sudah memaksa dia untuk terus bergerak. Kalau memang ngantuk banget, ya cari waktu sebentar saja untuk memejamkan mata. Atau kalau memang nggak ada tempat untuk tidur, setidaknya berhenti sejenak, ambil nafas, minum air putih, dan lakukan sedikit gerakan peregangan otot. 

Tapi, nggak melulu soal berhenti sejenak untuk istirahat saat bekerja. Sebaliknya pun juga perlu dilakukan. Jangan lama-lama istirahatnya dan ayo mulai bekerja, karena tubuh pun butuh bergerak dan berfikir supaya kita memiliki ketangguhan saat nenghadapi masa-masa sulit. 

Semua yang diatas itu sudah dilakukan? Saya tambah lagi tipsnya. Makan sayur yang banyak dan minum air putih yang cukup. Dua aktivitas ini saya garis bawahi ya, selain bisa membuat tubuh terus sehat, tapi juga membuat kulit terlihat lebih sehat dan segar. Saya termasuk yang rajin makan sayur dan minum air putih karena saya nggak mau memasuki usia 30+ tapi terlihat seperti sudah berusia 40+. Hahaha, ceritanya saya menolak tua.

Demikian. Semoga bermanfaat.
Be First to Post Comment !
Post a Comment

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature