Mama Arkananta

Bismillah. Mari Menyeduh Manfaat dari Secangkir Kata

Sementara Ini, Saya Memang Tidak Bertujuan Menjadi Full Time Blogger Kok [Day 22]

| on
Tuesday, December 11, 2018
Pernah suatu hari ketika saya mengeluh capek karena kerjaan di sekolah ke suami, dia tanya, “Kenapa sih nggak full jadi blogger saja?”

Saat itu, saya jawab sekenanya saja, karena males ya lagi capek terus ngasih jawaban yang agak panjang (karena kan saya harus memberikan argumen yang masuk akal). Lalu, beberapa hari yang lalu saat saya balas beberapa email untuk laporan fee beberapa campaign dan cerita ke dia kalau saya ikut one day one post-nya Blogger Perempuan Network, dia kembali tanya, “Kalau misalnya jadi blogger saja, gimana?”

Ajarkan Anak-Anak Bereskan Mainannya Sendiri [Day 21]

| on
Monday, December 10, 2018
Seperti postingan saya sebelumnya, supaya saya ngga stres ketika libur, saya delegasikan sebagian pekerjaan rumah ke orang lain. Setiap hari kerja dan pulang langsung urus anak, hari libur jadi seperti hari istimewa. Tapi saya ngga mau lah, hari libur yang istimewa itu malah kepotong sama pekerjaan rumah yang memakan banyak waktu. Ya sudah, delegasikan saja pekerjaan harian ke orang lain.

Kegiatan Di rumah Saat Ibu Pekerja Libur [Day 20]

| on
Monday, December 10, 2018
Sebagai ibu pekerja yang setiap hari berjibaku dengan kerjaan kantor, dapat libur itu suatu keistimewaan tersendiri. Meskipun toh itu hanya hari Minggu misalnya. Ada kelegaan gitulah karena pikiran bisa sebentar ajah terbebas dari tugas-tugas kantor.

Hm, kalau seperti itu, artinya kalau nggak libur tetep ajah mikir kerjaan dong? Iya benar. Ngga bisa lah sepenuhnya nggak mikirin kerjaan ketika di rumah, atau pas udah di kantor nggak mikirin soal tugas di rumah. Kalau berdasar teori nih, harusnya nggak boleh punya ritme seperti itu. Ngga baik buat ketentraman hati karena kitanya jadi nggak bisa totalitas sama pekerjaan yang sedang kita hadapi.

Masukkan 10 Lagu Easy Listening Milik EXO Ini ke Dalam Playlist Kalian [Day 19]

| on
Monday, December 10, 2018
Saya ingat, saat masih SMP dulu, saya dan teman-teman (yang gadis terutama) selalu berburu majalah remaja. Kenapa dibilang berebut? Karena ketika itu, kios koran dan majalan di Gresik nggak banyak. Sedangkan penggemar majalah remaja ini jumlahnya wassalam banyaknya. Bisa dibayangkan gimana sensasi berebutnya bukan? Apalagi nih, kalau majalah itu ada poster dan sedang diulas. Seolah berlomba buat temukan harta karun di tengah hutan, berebut dan pikir strategi biar bisa dapatkan majalah itu paling awal. 

Backstreet Boys berjaya menduduki berbagai chart di berbagai negara. Lima laki ganteng ini benar-benar menarik perhatian. Itu tahun 90an ya, masa di mana buat dengerin lagu mereka itu harus puas hanya sebatas dengerin lewat radio dan kaset rekaman.

Beda jaman, beda teknologi. Beda pula idolanya.

Ucapan Terima Kasih untukmu, Ria [Day 18]

| on
Saturday, December 08, 2018
Surat ini teruntuk dirimu sendiri, Ri.

Kelak, bacalah kembali surat ini dengan hati penuh ketenangan, dengan kerendahan hati, dengan pikiran yang tenang.

5 Hal yang Ingin Saya Lakukan di Tahun 2019 [Day 17]

| on
Friday, December 07, 2018
Nggak terasa ya, udah tinggal setengah bulan lagi, kita udah nggak bertemu 2018 lagi. Sesiap apakah kita menghadapi 2019? Saya sendiri, sudah siap buat ketemu 2019 karena saya ingin melakukan banyak hal yang saya rasa kurang optimal di tahun 2018.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature