Jumat, 23 September 2016

[Kuliner] Rasakan Sensasi Makan di Penjara di Mie Rampok Gresik


Membuka usaha pengolahan makanan di jaman sekarang ini, benar-benar harus ikuti tren. Apalagi kalau target yang disisir itu adalah anak muda. Yup, tahu sendiri kan kalau anak muda dari jaman dahulu kala itu, sukanya nongkrong-nongkrong. Entah hanya sekedar ngopi-ngopi, ngerumpi cantik atau nyemil-nyemil.

Nggak hanya di kota besar saja, di kota berkembang macam Gresik pun juga seperti itu. Anak-anak mudanya makin ke sini juga makin gaul dan kekinian. Mereka mulai selektif pilih-pilih tempat nongkrong yang asyik untuk sekedar ngerumpi. Soal harga dan rasa, sekarang mulai jadi prioritas ke sekian. Yang penting tempatnya instagramable, puas sudah.

Salah satu tempat nongkrong anak Gresik yang terbilang baru adalah Mie Rampok. Saya sudah pernah dengar dari jauh-jauh hari tentang tempat makan ini, karena Mie Rampok ini adalah cabang dari yang ada di Surabaya. Belum lagi, gembor-gembor dari teman-teman yang sudah ke Mie Rampok yang di Surabaya itu bikin saya berhasil ngiler ingin nyoba. Sebagai pecinta aneka makanan berbahan dasar mie, saya penasaran dengan rasanya. Apakah sebanding dengan pemandangan interior yang ditawarkan oleh mereka.

Senin, 12 September 2016

Perhatikan 6 Hal Ini Saat Memilih Pakaian untuk Bayi


Saat masih hamil Fatin kemarin, saya sengaja memang nggak beli-beli baju untuk dia. Karena, ada baju-baju saat Arya masih bayi dulu yang masih bagus kondisinya. Dipikir-pikir, sayang juga kalau mau beli yang baru, karena kan anak bayi itu cepat sekali pertumbuhannya.

Benar ternyata. Baru saja dua bulan, eh, baju bayi yang sehari-hari dipakai oleh Fatin, sudah tampak sempit di badannya. Lubang kancingnya jadi melebar dan perut terlihat menyembul saat dia bergerak-gerak. Kalau dipaksa-paksa lagi untuk dilanjutkan pakai, kasihan juga meskipun anak bayi itu geraknya belum banyak. Akhirnya, mau nggak mau ya beli lagi baju-baju bayi yang sekiranya cukup untuk usia Fatin saat itu.

Rabu, 31 Agustus 2016

Mengenal Mutia, Blogger Manis dari Palembang


Memiliki teman yang baik tapi kita ngga berdekatan, itu rasanya seperti ngga lengkap. Apalagi kalau dulunya kita dekat, biasa curhat tentang ini itu, biasa berbagi hal baik endebrai endebrai yang lainnya. Setelah saya memberanikan diri untuk ‘keluar’ dari rumah bertahun-tahun yang lalu untuk masuk ke pesantren kemudian lanjut kuliah di luar kota, saya bertemu banyak teman baik yang selalu menebarkan hal-hal baik.

Ditambah lagi, beberapa tahun belakangan, saya mulai ngeblog. Teman saya bertambah banyak meskipun saya belum pernah berjumpa dengan mereka satu per satu. Ng, kecuali emak blogger Surabaya yang bocornya ampun-ampunan. Tapi, dengan mereka pun, saya ngga selalu bisa ketemu baik saat longgar atau saat ada event di Surabaya.

Senin, 29 Agustus 2016

Lagu untuk Anak-Anak


Sejak awal saya dan suami memiliki anak, kami berdua memiliki komitmen untuk memberikan hiburan yang sesuai untuk umur anak-anak kami. Kalau memang usianya masih balita, ya beri hiburan yang memang ritmenya ceria dan bisa membangkitkan gairah anak-anak yang seolah ‘nggak mikir apa-apa’.

Untuk Arya, salah satu hiburan yang ngga ada habisnya adalah lagu anak-anak.

Kamis, 25 Agustus 2016

Perlukan Ruang Laktasi di Area Publik?


Jawaban saya adalah perlu.

Hari Minggu kemarin, saya menghadiri workshop guru Bimbingan dan Konseling sekabupaten Gresik di kantor Dinas Pendidikan. Kalau berdasar cerita teman-teman yang udah pengalaman ikutan, workshop bakal berjalan lama, sampai menjelang sore hari. Sedikit paniklah, karena saya nggak akrab dengan suasana di kantor Dinas Pendidikan. Trus, saya memerah ASI di mana?

Minggu, 14 Agustus 2016

[Arya] Catatan Perkembangan Arya di PAUD


Mungkin blogpost ini agak telat publishnya, tapi tetap harus ditulis supaya saya memiliki catatan tentang perkembangan Arya. 

Tahun ajaran ini, Arya memasuki babak baru. Iyes, dia sudah TK. Hore!!! Dia senang? Jelas. Kok tau? Iyalah, berkat sounding hampir tiap hari kalau dia sebentar lagi sudah TK dan banyak mainan di bakal sekolahnya yang baru. Alhamdulillah, sejak saya dan suami memutuskan untuk mendaftarkan Arya di PAUD, kami ngga menemukan kendala yang berarti.