Senin, 28 November 2016

Tips Meresensi Buku di Blog


Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bertanya ke saya, bagaimana caranya meresensi sebuah buku. Dia sejak kecil hobi membaca. Hanya saja, semakin besar, jenis buku yang dia suka makin tidak sesuai dengan umurnya. Saya tahu, kadang, suatu hari dia membawa buku cerita tentang Alice in Wonderland. Suatu hari yang lainnya, dia memamerkan baru saja membeli sebuah buku hard cover tentang Winnie The Pooh.

Kembali ke pertanyaan teman saya tadi. Sebenarnya, saya sendiri belum paham betul bagaimana meresensi sebuah buku dengan baik. Pernah dulu ikut lomba meresensi buku lewat blog, tapi saya nggak puas dengan hasilnya karena sepertinya ada yang kurang. Karena takut salah jawab, saya tanya ke dia, kenapa tidak baca-baca saja blog para blogger buku. Mendengar jawaban saya yang nggak meyakinkan itu, dia mengatakan kalau dia sudah membaca banyak blog buku dan meresapi satu per satu isinya. Tapi tetap saja dia belum paham.

Kamis, 24 November 2016

Jangan Tanyakan 6 Hal Ini Pada Ibu Menyusui yang Bekerja


Sebagai ibu menyusui, tentunya dong ya berusaha sebaik mungkin memberikan makanan terbaik buat bayi kita. Apalagi kalau nggak ASI, yang tentu saja manfaatnya banyak sekali. Termasuk saya, yang meskipun kerja nggak full time sampai sore, tapi tetap ingin terus berikan ASI buat bayi saya yang sekarang sudah berusia tujuh bulan.

Caranya? Tentunya dengan cara memerah ASI di lokasi kerja. Sambil bawa peralatan pompa yang satu tas sendiri, terus menanti jam perah ASI tiba kemudian cepat-cepat ke lokasi perah supaya payudara nggak terasa sakit karena ASI yang sudah penuh. Tapi kadang, jadwal pompa molor, kalau sudah di kantor nggak bisa ditinggal barang sebentar saja. Kalau sudah begitu, tinggallah resah yang ada karena takut ASI merembes di baju, apalagi kalau lupa pakai breast pad.

Kamis, 17 November 2016

Membuat Project untuk Anak Bersama Ety Abdoel


Hari Sabtu kemarin, saya menghadiri talkshow tentang tumbuh kembang anak di sekolahnya Arya. Di talkshow itu, dikonsentrasikan penyampaian tentang tumbuh kembang anak dengan rentang usia 0 sampai 72 bulan. Yang mana, pada usia ini, dikatakan oleh banyak ahli sebagai golden age, yang mana golden age ini memiliki peranan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak di kemudian hari.

Salah satu materi yang disampaikan adalah bagaimana hendaknya orang tua memberikan waktu khususnya untuk bermain dengan anaknya secara maksimal. Artinya begini, hendaknya sih, bermain dengan anak itu tidak disambi dengan aktifitas lain, seperti membaca, chatting, nonton televisi, dan aktifitas lainnya. Iyes, benar-benar fokus bermain dengan anak.

Kamis, 27 Oktober 2016

Mengenal dan Mencegah Kanker Payudara Bersama Estee Lauder Companies


Kanker payudara selama ini masih menjadi salah satu penyakit yang menakutkan bagi kebanyakan wanita, termasuk saya. Selain kanker payudara, kanker serviks dan diabetes juga nama-nama penyakit yang menjadi momok tersendiri untuk saya. Saya, secara tidak langsung mengenal teman-teman dekat yang merupakan penyintas kanker payudara atau setidaknya pernah melakukan operasi untuk mengangkat tumor jinak yang ada di payudaranya. 

Saya mendengar nama kanker payudara itu pertama kali saat tetangga saya meninggal karenanya. Lalu, bertahun-tahun setelahnya, salah satu teman dekat di SMA bercerita di grup kami, kalau ternyata sebelum menikah dia pernah melakukan operasi pengangkatan tumor jinak setelah dia curiga ada benjolan di payudaranya. Nggak diulur-ulur lagi oleh dia saat dokter mamberikan pilihan operasi. Dia memilih untuk sembuh. Mbak Deasy, seorang teman ngeblog yang tergabung dalam satu grup Arisan Link dan sangat kami sayangi, meninggal dua bulan yang lalu karena kanker payudara. Beliau merupakan perempuan yang kuat karena tak pernah mengeluh di depan kami saat menjalani kemoterapi. Dan beberapa teman ngeblog lainnya, sebut saja mbak Yervi Hesna dan mbak Indah Nuria Savitri yang juga sebagai penyintas kanker payudara. 

Ketika ada undangan untuk menghadiri talkshow tentang kanker payudara, saya bersemangat mendaftar. Suami mengizinkan, bahkan bersedia mengantar ke lokasi acara dan menjaga anak pertama kami sedangkan saya menghadiri talkshow ini dengan menggendong anak kedua saya, mengingat pentingnya tema ini untuk saya.

Jumat, 21 Oktober 2016

Ragu Mengajak Anak ke Pameran Buku The Big Bad Wolf Surabaya? Baca Tips Ini Dulu




Salah satu event di Jakarta yang ingin saya datangi itu adalah The Big Bad Wolf Book Sale. Siapa sih yang nggak tahu bazaar buku terbesar di Indonesia yang buka 24 jam ini? Terima kasih kepada facebooker dan instagramer serta para blogger Jakarta yang ramai membicarakan dan menuliskan event ini di awal tahun kemarin. Lalu, saat sebulan yang lalu seorang teman ngeblog men-share event ini yang bakal diadakan di JX International, Surabaya, siapa yang semangat datang? Saya salah satunya.

Kemudian lagi, ada share tentang perolehan VIP Pass dan pendaftaran sebagai anggota The Big Bad Wolf Book Sale. Makin bersemangatlah saya buat daftar. Kelebihannya mendapatkan VIP Pass adalah kita mendapatkan kesempatan untuk masuk di lokasi dan berbelanja buku satu hari sebelumnya. Istilahnya, preopening. Dan keistimewaannya menjadi anggota adalah kita akan mendapatkan diskon tambahan untuk buku-buku dengan bandrol khusus. Fiuh, siapa yang nggak tertarik coba?

Pengunjung yang memiliki VIP Pass bisa masuk ke area JX International pada tanggal 19 Oktober 2016, sehari sebelumnya karena Big Bad Wolf dibuka untuk umum pada tanggal 20 – 30 Oktober 2016. Cepat-cepat saya daftar karena kabarnya VIP Pass yang beredar tidak banyak. Sayang banget kan kalau terlewat? Kalau datang sehari sebelumnya, pasti nggak terlalu ramai seperti yang di Jakarta lalu sehingga bisa puas pilih dan beli. Alhamdulillah, VIP Pass sudah di dapat dan kebetulan pada hari itu saya off mengajar.

Minggu, 16 Oktober 2016

Memperbaiki Kualitas Ibadah Bersama Mbak Kanianingsih


Dalam dua bulan ini, saya mendapati empat kabar duka dari orang-orang terdekat. Kabar kematian yang berturut-turut, membuat tubuh ini rasanya limbung, lemas, dan mengantarkan duka. Dua bulan, jangka waktu yang tidak terlampau jauh untuk empat kabar kematian. Satu datang, belum pula saya menata hati kembali, tiba lagi berita duka lainnya. Begitu terus selama dua bulan ini. Sedih menumpuk-numpuk. Belum tuntas satu, datang yang baru menerjang batin.

Kabar duka yang pertama begitu membuat hati ini tersontak. Mbak Deasy, salah satu anggota Arisan Link grup 4 di mana saya sebagai salah satu PICnya, meninggal dunia karena kanker. Tersontaknya hati saya dan anggota yang lainnya, karena beliau berpamitan untuk tak bisa melanjutkan mengerjakan PR arisan dengan hari meninggalnya itu, hanya berjarak beberapa hari saja. Lebih-lebih, beliau berpamitan dengan cara yang tidak menunjukkan kesedihan, tapi menggambarkan ketabahan yang luar biasa dalam menjalani kemoterapi.