Parenting - Lifestyle - Crafting

Memilih Kebaya Untuk Badan Kalian Yang Gemuk? Perhatikan Dulu 4 Hal Ini

| on
Wednesday, July 19, 2017

Sebelum hari Kartini bulan April lalu, sempat gelisah juga soal baju kebaya yang cocok untuk saya pakai di sekolah, karena pemerintah Gresik mengeluarkan surat perintah bahwa para pegawai di wilayah pemerintahan, harus mengenakan kebaya. Saya kalut dong, karena badan saya sudah ‘mekar’ setelah melahirkan Fatin. Benar sih berat badan saya sudah turun tapi karena turunnya nggak banyak, baju-baju kebaya tradisional dan kebaya modern yang ada di lemari pakaian, semua nggak cukup.

Mau beli juga, sayang banget. Sayang karena hanya dipakai beberapa jam saja. Sedangkan mengenakan kebaya itu paling pas kalau dipakai saat ada event saja. Nikahan, wisuda, dan momen-momen yang biasanya nggak bisa diulang untuk kedua kalinya. Lagipula, mau beli juga nggak memiliki waktu untuk mendatangi satu per satu toko yang menjual baju kebaya.

[Kesehatan] Yuk Cegah Infeksi Saluran Kemih dan Anyang-Anyangan dengan Uricran

| on
Thursday, July 13, 2017
Seingat saya, ketika itu saya baru kuliah semester tiga ketika Ibu dinyatakan terkena infeksi saluran kemih oleh dokter. Sejak beberapa hari sebelumnya, kondisi kesehatan ibu memang sangat menurun, demam dan lemas. Melihat kondisi Ibu seperti itu, kami segera membawa ke rumah sakit meskipun ada klinik yang dekat dengan rumah kami. Harapan kami, Ibu mendapat pelayanan terbaik langsung dari dokter ahli.

Alhamdulillah, Ibu ditangani oleh dokter yang memang sudah dikenal baik dan telaten. Setelah menyelesaikan tes darah dan tes urin di laboratorium, barulah hasilnya keluar dan hasilnya sedikit menegangkan ketika tahu Ibu terkena penyakit ini. Yang membuat kami bersyukur lagi, Ibu tidak perlu rawat inap karena infeksi saluran kencingnya masih bisa ditangani dengan rawat jalan dan kontrol secara rutin.

[Blogging] Cara Untuk Mengoptimalkan Blog Menjadi Lebih Profesional

| on
Tuesday, July 04, 2017
Ketika saya memutuskan untuk membuat blog pribadi dan tidak lagi menulis di Kompasiana, tanpa saya sadari saya akhirnya merubah pola penulisan yang biasanya saya lakukan. Di Kompasiana, saya banyak menuliskan tentang ide-ide perubahan karena memang di sana tempat yang tepat untuk menuangkannya. Sedangkan di blog pribadi, menuliskan ide-ide tetap saya lakukan tapi dengan gaya penulisan yang lebih santai dan lebih luas.

Namun seiring waktu, blog yang awalnya hanya saya gunakan secara santai ini, ternyata bisa saya maksimalkan untuk memberikan hasil yang lebih lagi. Tentunya, perlu beberapa cara untuk mengoptimalkan blog menjadi lebih profesional. Nggak saya pungkiri sih, saya sudah bisa menghasilkan beberapa ribu rupiah dari menulis di blog pribadi. Eits, tapi nggak mudah lho. Nggak asal abrakadabra langsung bisa kerja sama dengan beberapa brand dan agensi. 

Custom Post Signature

Custom Post  Signature