Parenting - Lifestyle - Crafting

7 Tips Menjadi Perempuan Tangguh Namun Beretika Ala Mugniar

| on
Friday, April 29, 2016
Banyak dari kita sendiri yang notabene berjenis kelamin perempuan, mengatakan bahwa kita ini adalah makhluk Tuhan yang paling ribet. Iyes, saya sendiri juga mengatakan hal yang sama di depan kawan-kawan saya. Ketika akan keluar rumah saja, saya masih sering bingung memikirkan akan memakai atasan warna biru dengan jilbab merah ataukah longdress warna biru dengan jilbab biru langit. Padahal suami saya, nggak ada semenit sudah mengenakan kaos yang warnanya nggak senada dengan baju saya.

Atau seperti beberapa waktu yang lalu saat saya meributkan anting-anting yang cocok untuk anak kedua saya karena anting-anting pemberian mertua ukurannya masih terlalu besar. Kata suami sambil keluar dari kamar, “Perempuan. Masalah anting bayi saja dibuat ribet.”

*kemudian saya geram tapi nggak bisa marah karena itu betul*


4 Manfaat Mengantarkan Anak ke Sekolah Bagi Orang Tua Bekerja

| on
Monday, April 25, 2016

Sebelumnya, saya ingatkan dulu, tulisan ini diperuntukkan buat orang tua yang sehari-harinya bekerja dan nggak sempat mengantar, menunggui atau menjemput anaknya ke atau dari sekolah.

***

Saya dan suami, termasuk orang tua yang nggak sempat mengantar atau menjemput Arya saat berangkat ke Kelompok Bermain. Tugas itu dialihkan sepenuhnya ke nenek sama kakeknya (kami membiasakan memanggil Umi dan Abi) karena beliau berdua mau melakukan itu. Catat ya, bukan karena kami paksa, tapi karena beliau berdua mau mengantarkan. Apalagi kata ibu saya, beliau butuh bergerak dan berkeringat mengingat oleh dokter beliau disuruh untuk olah raga. Jadi, mengantarkan Arya ke Kelompok Bermain tiga kali selama seminggu dengan jalan kaki, kata beliau bisa sekalian untuk olah raga yang nggak ngoyo banget.

Catatan Kehamilan Kedua di Trisemester Kedua

| on
Tuesday, April 19, 2016

Kalau di trisemester pertama saya banyak lemasnya dan nggak bergairah karena mual muntah, beda banget dengan trisemster kedua ini. Di trisemster kedua ini, saya lebih menikmati kehamilan saya setelah akhirnya mual muntah mulai berkurang sekali. Masih mual muntah sih, tapi udah nggak sesering seperti awal-awal hamil.

Baca : Catatan Kehamilan Kedua di Trisemester Pertama

Di trisemester pertama, mual muntah bisa kapan aja datangnya, kalau trisemester kedua ini datangnya hanya malam hari. Itu pun kalau udah menjelang tengah malam atau malah udah tengah malam. Sering, terbangun dari tidur hanya karena perut mual sekali dan cepat-cepat ke kamar mandi untuk muntah. Duh, mulai nggak nyenyak tidur ya karena ini. Lha kalau udah bangun, mau tidur lagi itu susah banget. Ujung-ujungnya, malah nonton film atau serial drama yang tayang tengah malam.

Dek Ayi, Berkeluarga Tidak Menjadi Penghalang Untuk Mengantongi Impian

| on
Thursday, April 14, 2016
Sebagai seorang wanita yang memiliki impian, saya, bahkan Anda semua juga memiliki hasrat untuk memenuhinya. Karena memang ranah seorang wanita itu adalah mengatur segala hal yang berbau domestik keluarga, kadang kala impian-impian yang kita gantung saat akan tidur, kembali menguap entah ke mana. Tapi, tak semua wanita menyerah dengan membiarkan impian-impiannya menguap, beberapa (bahkan banyak) malah memiliki banyak rencana untuk meraihnya.



Salah satunya adalah Sri Luhur Syastari, wanita muda asal Aceh yang memiliki blog bertajuk CutDekAyi, yang memiliki impian tinggi untuk passion yang dia pupuk sedari masa sekolah.

6 Tips Menghindari dan Mengatasi Perut Terasa Kencang Saat Hamil

| on
Monday, April 11, 2016

Setiap calon ibu pasti merasakan hal yang berbeda-beda saat hamil, baik pada kehamilan pertama atau kehamilan selanjutnya. Saat kehamilan pertama dan kedua pun, juga pasti merasakan hal yang berbeda.

Saya pun juga merasakan perbedaan itu. Saat hamil Arya lima tahun yang lalu, hampir nggak ada kendala apapun, kecuali kaki yang sudah mulai membengkak di usia kehamilan tujuh bulan dan area panggul yang sering terasa sakit. Tapi berbeda jauh dengan kehamilan kedua ini. Ada aja keluhan yang jadi makanan suami saya hampir tiap hari (lha mengeluhnya selalu sama dia ^____^). Yang paling sering, perut terasa kencang-kencang dan kalau dipegang seperti bola yang habis dipompa, keras sekali.

Ruangguru.com, Portal Cerdas untuk Membantu Masalah Kesulitan Belajar Siswa

| on
Friday, April 08, 2016

Sebagai orang tua, kita selalu memiliki keinginan untuk mendampingi anak-anak kita belajar, termasuk membantu membantu mereka saat mengalami kesulitan dalam pelajaran di sekolah. Tapi, ada beberapa orang tua yang pada tahap tertentu, akan merasa kesulitan saat si anak bertanya tentang suatu tema pada mata pelajaran tertentu. Hal ini biasanya disebabkan oleh pengetahuan orang tua terhadap tema itu kurang. Kalau sudah menghadapi hal tersebut, langkah yang biasanya dilakukan orang tua adalah mencari materi tersebut di buku lain, searching di Google, atau mencarikan guru les.

Ada dua macam tipe anak dalam belajar, yaitu anak yang mudah belajar secara berkelompok, namun ada pula anak yang membutuhkan usaha yang besar untuk berkonsentrasi saat belajar kelompok. Jika anak kita merupakan tipe nomer satu, bisa kita leskan di berbagai macam bimbingan belajar yang ada di kota masing-masing. Tapi untuk tipe anak yang kedua, jika butuh untuk dileskan, sebaiknya memang secara privat saja. Hanya saja, kendalanya adalah mencari guru les privat sekarang tidaklah mudah.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature