Parenting - Lifestyle - Crafting

Khusyu' Beribadah Puasa Dengan Mengatur Keuangan Belanja di Bulan Ramadhan

| on
Tuesday, June 13, 2017
Bulan Ramadhan memang istimewa untuk umat Islam. Karena Allah sudah menjanjikan banyak stok pahala untuk kita yang berpuasa dan beribadah dengan sungguh-sungguh. Hal ini, bisa kita gunakan untuk memupuk kembali niat beribadah kita supaya bisa menuju kesempurnaan. Namun untuk sebagian orang, bulan Ramadhan malah bisa membuat kita terjebak dalam arus perputaran uang yang tidak stabil. Efeknya, kita jadi nggak bisa khusyu' dan konsentrasi dalam berpuasa dan beribadah karena memikirkan kondisi keuangan kita yang sudah tertatih-tatih dipertengahan bulan.

Kondisi keuangan yang tertatih-tatih ini, bisa disebabkan oleh beberapa hal, yang tentunya hal-hal ini loss control oleh kita sendiri dikarenakan euforia Ramadhan yang kita rasakan. Bisa juga dikarenakan iklan-iklan di televisi dengan visualisasi yang menarik, atau diskon dan promo yang terpajang di sepanjang jalan, dan masih banyak lagi.

Lalu, apa yang harus kita lakukan supaya keuangan kita tetap terkontrol selama bulan Ramadhan?

Tidak Merubah Kebiasaan Belanja
Tetaplah belanja seperti bulan-bulan sebelumnya ketika belum memasuki bulan Ramadhan. Memang, bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa karena datangnya hanya satu tahun satu kali. Namun, jika kita tidak merubah kebiasaan belanja harian, ibadah puasa kita akan berjalan dengan penuh kekhusyukan karena pengeluaran bisa kita tekan semaksimal mungkin.

Ada dua hal yang perlu diperhatikan saat mengatur kebiasaan belanja kita di bulan Ramadhan. Yang pertama adalah, mengatur pos-pos kebutuhan pokok yang jumlahnya bertambah. Misalnya saja, kebutuhan untuk lebih banyak mengkonsumsi gula karena kalau berbuka puasa tanpa minum manis, rasanya hambar. Artinya, kita harus memikirkan lagi seberapa banyak uang yang perlu kita keluarkan ketika mengkonsumsi gula lebih banyak daripada bulan-bulan sebelumnya.

Yang kedua adalah pos belanja bahan kebutuhan sehari-hari yang pada bulan-bulan sebelumnya tidak ada, namun pada bulan ramadhan malah muncul. Contohnya adalah belanja rutin untuk kurma dan ta’ajil. Pos ini perlu diperhitungkan mengingat harga kurma yang termasuk mahal, terutama untuk kurma-kurma dengan daging yang kesat dan rasa yang makin legit. Sedangkan untuk ta’jil, biasanya orang akan berpatokan kalau berbuka puasa langsung dengan makanan berat, membuat perut malah kaget.


Curi Start Saat Berbelanja Pakaian
Sebenarnya, meskipun baju untuk hari raya Idul Fitri itu nggak baru, nggak masalah juga ya. Hanya saja, tren yang terlanjur berkembang di Indonesia ini, kalau punya uang lebih, bisa dipakai untuk membeli baju baru. Apa nggak boleh? Boleh sajalah, sah-sah saja. Tapi lantas, jangan sampai terlalu fokus sekali berbelanja baju baru, ibadah puasa kita malah terganggu.

Sejak beberapa tahun belakangan ini, saya lebih suka berbelanja baju untuk hari raya Idul Fitri sebelum memasuki bulan Ramadhan atau di awal bulan Ramadhan. Alasan saya sederhana saja, saya malas sekali belanja pas lagi rame-ramenya karena saya belanjanya dengan membawa anak balita. Kalau suasana lokasi belanja sepi, saya dan suami malah enak pilih-pilih bajunya. Kalau belanjanya sebelum Ramadhan, enak lagi. Capek, bisa istirahat sebentar buat cemil-cemil dan minum. 

Kalau berbicara soal mode pakaian, saya termasuk perempuan yang nggak harus mengikuti tren saat ini. Jadi ya, nggak masalah juga mau curi start begini. Oh iya, saya jadi ingat. Bukankah minggu terakhir di bulan Ramadhan itu, merupakan hari-hari yang dijanjikan memiliki pahala yang tinggi daripada minggu-minggu di awal Ramadhan? 


Memanfaatkan Diskon dan Promo
Kalau berbicara tentang diskon dan promo, biasanya identik dengan perempuan. Padahal belum tentu lho. Secara naluri, orang pasti akan membeli barang yang sama dengan harga terendah. Artinya, nggak laki nggak perempuan, yang namanya diskon atau promo, tetap saja dikejar. Ketika berbelanja bahan kebutuhan pokok atau keperluan untuk Ramadhan dan hari raya Idul fitri, manfaatkanlah diskon dan promo yang ditawarkan oleh masing-masing toko.

Kenapa? Ya biar hemat aja. Biar selisih uangnya bisa dialokasikan ke pos yang lain atau untuk ditabung.

Untuk mengetahui apakah sedang ada diskon atau promo di tiap-tiap toko, kita bisa memperhatikan flyer atau banner yang tertera secara fisik atau secara online. Beneran deh, dekat-dekat hari raya Idul Fitri begini, pasti banyak sekali toko-toko offline atau online yang menawarkan diskon dan promo. Salah satunya adalah Alfamart.


Mendekati hari raya Idul Fitri ini saja, ada beberapa program promo yang ditawarkan oleh Alfamart. Salah satunya adalah promo Pak Rahmat. Apaan itu?

Promo Pak Rahmat adalah program belanja dengan cara membeli produk promo senilai 75.000 rupiah untuk bisa menebus murah sebuah barang yang sudah ditentukan dengan harga hanya 500 rupiah. Produk promonya berkisar pada produk-produk untuk kebutuhan sehari-hari seperti detergent, sabun mandi, pasta gigi, sabun untuk mencuci piring, juga cemilan. Sedangkan barang yang bisa ditebus dengan harga murah antara lain minyak goreng, biskuit kaleng, sirup dan kurma.


Promo yang berlangsung sampai tanggal 15 Juni 2017 ini, jangan sampai terlewatkan lho. Kenapa? Kadang nih, ada beberapa barang yang masuk promo Pak Rahmat, eh dapat diskon juga. Jatuh harganya, malah lebih murah. Kemarin saja, saya beli sabun pencuci piring seberat 400 ml. Niatan awalnya, karena tergiur dengan promo Pak Rahmat. Ternyata, sabun pencuci piring ini, ada diskon juga. Untung dong saya, karena sudah masuk promo, dapat diskon lagi.

Barang-barang yang saya beli lewat program promo Pak Rahmat
Apa hanya itu saja promo Pak Rahmat itu? Nggak lah, ada yang beda. Setelah belanja produk Pak Rahmat, struknya jangan dibuang ya. Bagian ekor struk, ada kode khusus yang bisa kita daftarkan untuk ikut Racing Shop. Hadiahnya menggiurkan lho. Apa saja? Mobil Datsun, motor Scoopy, kamera Fujifilm, emas batangan, ponsel Samsung S8, voucher belanja dan hadiah langsung tissue Paseo. Cara daftarnya, klik langsung http://pakrahmat.alfamartku.com/ untuk mendaftarkan email kita, kemudian memasukkan kode unik nomer transaksi yang ada di ekor struk kita tadi.Mudah bukan?


Memanfaatkan Bank untuk Penukaran Uang
Di Gresik, kira-kira seminggu sebelum bulan Ramadhan, akan banyak orang-orang yang menawarkan uang pecahan untuk angpau di hari raya Idul Fitri. Biasanya, mereka stay di sepanjang trotoar di jalan-jalan protokol dengan memajang uang pecahan dengan nominal yang rendah. Kalau malas antri di bank, bisa menggunakan jasa mereka.

Tapi kalau sayang sama uang, mending antri di bank. Kenapa? Karena mereka yang menawarkan tukar uang ini, juga mengambil untung dari hasil jualnya. Kalau di Gresik sekarang, per nominal kena charge sebesar 15% untuk satu bendel. Misalnya nih, mau tukar uang dengan nominal 5000 rupiah. Satu bendel, ada 100 lembar 5000, dengan total 500.000 rupiah. Nanti, yang kita dapatkan hanya 425.000 rupiah saja.

Sayang uangnya kan? Kalau saya iya. Kalau tukar di bank, kita nggak dapat charge apa-apa. Dapatnya utuh. Masih malas juga antri di bank? Bisa gunakan jasa teman yang jadi ta'mir masjid. Bisa tukar uang di mereka karena masjid tiap hari ketika bulan Ramadhan, mendapat banyak pemasukan dari jama'ah yang beramal. Hanya saja, uang yang kita peroleh nantinya, nggak selicin yang kita tukar di bank.


Kurangi Momen Buka Bersama
Seorang teman sampai berkata, kumpul-kumpul untuk buka bersama itu memang menyenangkan tapi harus siap-siap keluarkan uang diluar jatah bulanan. Semakin sering kita buka bersama, pengeluaran-pengeluaran tak terduga akan semakin sering. Kalau ada dana lebih, nggak masalah ya. Tapi kalau nggak ada dana lebih dan masih ada yang perlu diprioritaskan, kurangilah momen-momen buka bersama.

.
.
Bulan Ramadhan memang bulan yang istimewa. Isilah keistimewaan bulan ini dengan beribadah yang khusyu' tanpa harus mengkhawatirkan apa saja, termasuk masalah keuangan. Tetap sesuaikan pengeluaran kita di bulan ini, sama dengan pengeluaran kita di bulan-bulan sebelumnya. Kalaupun ada yang spesial, setidaknya masih bisa diatasi dengan dana lebih yang kita punya tanpa harus mengobrak-abrik pos-pos pengeluaran yang lain. Singkatnya, mari jaga kekhusyu'an berpuasa kita dengan bijak mengeluarkan uang di bulan Ramadhan.
10 comments on "Khusyu' Beribadah Puasa Dengan Mengatur Keuangan Belanja di Bulan Ramadhan"
  1. Wah iya...bener but semuanya mb..
    Mulai dari hrs beli baju di awal krn kalo pas puasa yg jualan diserbu sampai g kelihatan..
    Juga aku kmrin belanja pak rahmat jd super hemat..udah promo, banyak diskon pula..

    ReplyDelete
  2. Biasanya aku suka ngebuang struk belanja kalau udah ngecekin. Sekarang mah kudu dikeep, ya. Siapa tau dari racing point bisa dapat mobil.Kan asik.

    ReplyDelete
  3. Tosss dulu Mbaaak. Kemarin aku juga udah tebua murah minyak cuma gopek. Bisa hemat banyaaak

    ReplyDelete
  4. bagian penukaran uang itu bener banget mba, disini banyak banget di pinggir jalan sampai mengganggu arus lalu lintas :( btw untung ada pak rahmat ya mak, bisa hemat menjelang hari raya :)

    ReplyDelete
  5. Kalau tukar duit, biasanya aku rame2 bareng temen kantor, trus nitip minta tolong OB nukerin. Soalnya kalo sendiri, butuh uang pecahannya enggak seberapa, enggak sebanding sama ngantrinya. :D

    ReplyDelete
  6. bener mba apalagi pas bulan ramadan banyak keperluan ya, perlu belanja hemat, syukurlah ada #PakRahmatDiAlfamart hemaaaat bangeeet

    ReplyDelete
  7. Aku nih yg kalau beli baju lebaran suka curi strart. Belinya bahkan sebelum Ramadhan, harga bisa lebih murah juga sih.

    ReplyDelete
  8. Saya rekor nih, belum buka puasa di luar selain di rumah Orang tua. Hehe, rasanya lebih enak, gak bingung mau solatnya. Juga lebih hemat, lumayan soalnya sekali makan di emol, paling murah itu buat sekeluarga lengkap bisa 500rban, itu paling murah. Huhuhuhu mending buat beli daging aja lah nanti pas lebaran #malahcurhat

    ReplyDelete
  9. Paling seneng kalo Alfamart ngadain promo Mba, soalnya kebantu banget hematnya dan nggak susah nyarinya, Alfamartnya deket rumah hihi

    ReplyDelete

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature