Parenting - Lifestyle - Crafting

Mengenal dan Mencegah Kanker Payudara Bersama Estee Lauder Companies

| on
Thursday, October 27, 2016

Kanker payudara selama ini masih menjadi salah satu penyakit yang menakutkan bagi kebanyakan wanita, termasuk saya. Selain kanker payudara, kanker serviks dan diabetes juga nama-nama penyakit yang menjadi momok tersendiri untuk saya. Saya, secara tidak langsung mengenal teman-teman dekat yang merupakan penyintas kanker payudara atau setidaknya pernah melakukan operasi untuk mengangkat tumor jinak yang ada di payudaranya. 

Saya mendengar nama kanker payudara itu pertama kali saat tetangga saya meninggal karenanya. Lalu, bertahun-tahun setelahnya, salah satu teman dekat di SMA bercerita di grup kami, kalau ternyata sebelum menikah dia pernah melakukan operasi pengangkatan tumor jinak setelah dia curiga ada benjolan di payudaranya. Nggak diulur-ulur lagi oleh dia saat dokter mamberikan pilihan operasi. Dia memilih untuk sembuh. Mbak Deasy, seorang teman ngeblog yang tergabung dalam satu grup Arisan Link dan sangat kami sayangi, meninggal dua bulan yang lalu karena kanker payudara. Beliau merupakan perempuan yang kuat karena tak pernah mengeluh di depan kami saat menjalani kemoterapi. Dan beberapa teman ngeblog lainnya, sebut saja mbak Yervi Hesna dan mbak Indah Nuria Savitri yang juga sebagai penyintas kanker payudara. 

Ketika ada undangan untuk menghadiri talkshow tentang kanker payudara, saya bersemangat mendaftar. Suami mengizinkan, bahkan bersedia mengantar ke lokasi acara dan menjaga anak pertama kami sedangkan saya menghadiri talkshow ini dengan menggendong anak kedua saya, mengingat pentingnya tema ini untuk saya.

Ragu Mengajak Anak ke Pameran Buku The Big Bad Wolf Surabaya? Baca Tips Ini Dulu

| on
Friday, October 21, 2016



Salah satu event di Jakarta yang ingin saya datangi itu adalah The Big Bad Wolf Book Sale. Siapa sih yang nggak tahu bazaar buku terbesar di Indonesia yang buka 24 jam ini? Terima kasih kepada facebooker dan instagramer serta para blogger Jakarta yang ramai membicarakan dan menuliskan event ini di awal tahun kemarin. Lalu, saat sebulan yang lalu seorang teman ngeblog men-share event ini yang bakal diadakan di JX International, Surabaya, siapa yang semangat datang? Saya salah satunya.

Kemudian lagi, ada share tentang perolehan VIP Pass dan pendaftaran sebagai anggota The Big Bad Wolf Book Sale. Makin bersemangatlah saya buat daftar. Kelebihannya mendapatkan VIP Pass adalah kita mendapatkan kesempatan untuk masuk di lokasi dan berbelanja buku satu hari sebelumnya. Istilahnya, preopening. Dan keistimewaannya menjadi anggota adalah kita akan mendapatkan diskon tambahan untuk buku-buku dengan bandrol khusus. Fiuh, siapa yang nggak tertarik coba?

Pengunjung yang memiliki VIP Pass bisa masuk ke area JX International pada tanggal 19 Oktober 2016, sehari sebelumnya karena Big Bad Wolf dibuka untuk umum pada tanggal 20 – 30 Oktober 2016. Cepat-cepat saya daftar karena kabarnya VIP Pass yang beredar tidak banyak. Sayang banget kan kalau terlewat? Kalau datang sehari sebelumnya, pasti nggak terlalu ramai seperti yang di Jakarta lalu sehingga bisa puas pilih dan beli. Alhamdulillah, VIP Pass sudah di dapat dan kebetulan pada hari itu saya off mengajar.

Memperbaiki Kualitas Ibadah Bersama Mbak Kanianingsih

| on
Sunday, October 16, 2016

Dalam dua bulan ini, saya mendapati empat kabar duka dari orang-orang terdekat. Kabar kematian yang berturut-turut, membuat tubuh ini rasanya limbung, lemas, dan mengantarkan duka. Dua bulan, jangka waktu yang tidak terlampau jauh untuk empat kabar kematian. Satu datang, belum pula saya menata hati kembali, tiba lagi berita duka lainnya. Begitu terus selama dua bulan ini. Sedih menumpuk-numpuk. Belum tuntas satu, datang yang baru menerjang batin.

Kabar duka yang pertama begitu membuat hati ini tersontak. Mbak Deasy, salah satu anggota Arisan Link grup 4 di mana saya sebagai salah satu PICnya, meninggal dunia karena kanker. Tersontaknya hati saya dan anggota yang lainnya, karena beliau berpamitan untuk tak bisa melanjutkan mengerjakan PR arisan dengan hari meninggalnya itu, hanya berjarak beberapa hari saja. Lebih-lebih, beliau berpamitan dengan cara yang tidak menunjukkan kesedihan, tapi menggambarkan ketabahan yang luar biasa dalam menjalani kemoterapi.

Multivitamin Bagi Ibu untuk Mengembalikan Kondisi Tubuh Setelah Sakit

| on
Thursday, October 06, 2016

Sering nggak sih, kita sebagai seorang ibu dicerca oleh banyak kalimat yang ‘seolah’ memberatkan? Seperti ini:

Jangan minum es, nanti anaknya sakit.
Duh, sakit ya, Dek? Pasti Mamamu yang nularin.
Hati-hati lho! Kalau ibunya sakit, anaknya biasanya ikutan sakit.
Dan masih banyak lagi kalimat-kalimat yang berbeda tapi intinya adalah sama. Si ibu dilarang sakit. Dilarang berat!

Kalimat-kalimat yang ‘seolah’ memberatkan si ibu ini, tampaknya mudah sekali diucap oleh orang lain yang tidak ikut mengasuh anak kita. Itu sungguh menyakitkan bukan? Padahal tugas seorang ibu itu sungguh berat. Bagaimana tidak, setiap hari dia berusaha untuk selalu sehat supaya bisa menjaga dan memenuhi kebutuhan suami dan anak-anaknya. Namun saat si kecil sakit, serta-merta si ibu yang disalahkan dengan dugaan yang menularkan sakitnya adalah ibunya, atau yang membuat si anak sakit adalah ibunya yang dianggap tidak bisa mejaga kesehatan dirinya dan kesehatan anak-anaknya.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature