Bismillah. Mari Menyeduh Manfaat dari Secangkir Kata

Kalian Tinggal di Gresik? Ini 5 Rekomendasi Tempat Makan Buat Kalian [Day 7]

| on
Monday, November 26, 2018
Bapak dan ibu saya sebenarnya bukan orang tua yang 'melatih' anaknya suka makan di luar daripada makan masakan ibunya. Bahkan suatu hari, Bapak pernah menasehati saya dan adik ipar saya begini: Kalau ingin anakmu patuh, buatkan dia makanan setiap hari.

Sebenarnya, saya sudah mencoba untuk setiap hari masak buat anak-anak. Padahal ya, masak itu adalah kegiatan yang kesekian prioritasnya. Haha. Ampun deh kalau saya disuruh urusan masak. Makanya bisanya itu-itu ajah. Kadang kala si anak bosen sama masakan saya, tapu saya tahu dia ngga berani ngomong di depan saya, karena saya selalu membiasakan mereka untuk memakan apapun yang dimasakkan orang tuanya.

Tapi itu tidak berlaku saat weekend tiba. Saya dan suami entah kenapa auto ngajak mereka makan di luar. Selain ya, buat refresh makanan sehari-hari, juga buat bersenang-senang karena dari Senin sampai Jumat kami sudah disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Ya udah, ga usah repot, mari makan di luar ajah. 

Kami suka makan di mana? Di Gresik itu, mau cari makanan apa ajah, ada lho. Beneran, semuanya ada. Cuma ya gitu, harus jeli milihnya, enak apa nggak, murah apa nggak. Tempat makan yang saya share ini nanti, lokasinya juga deket-deket rumah ajah kok. Nggak jauh-jauh yang sampai harus ke Gresik kota.

1. ICHI SUSHI
Waa... ini restoran sushi dengan harga merakyat. Saya suka ke mari karena ramennya enak dan anak-anak suka sama sushinya. Suasananya cozy dengan beberapa sudut dibuat homey dengan penambahan sofa yang nyaman. Ini sudut favorit keluarga kami. Pegawai ramah, apalagi kalau bapak manajernya (yang masih sangat muda) itu datang. Mendadak restonya jadi bener-bener makin nyaman.


Menunya banyak dan variatif. Harganya juga terjangkau kok. Tampaknya, pengelola bisa melihat pasar, konsumen maunya apa. Entah tiap berapa waktu sekali, ada penambahan menu baru yang dan menghilangkan beberapa menu lama yang mungkin ngga banyak diminati. Bahkan ketika sekarang lagi rame makanan dikasih keju mozarella, di resto ini juga ada. Tapi dimodif sesuai dengan konsep mereka yang ala-ala jepang.

Ingin segera coba menunya? Langsung datang ke Jalan Kalimantan no. 187, Gresik Kota Baru, Gresik.

2. PIZZA TIME
Suka makan pizza? Keluarga kami suka. Dulu, kami terbiasa makan pizza dari resto yang udah terkenal itu. Tapi ada kalanya sampai di titik jenuh untuk merasakan menu yang itu-itu saja. Bergerilyalah kami dengan resto-resto pizza lainnya. Salah satunya adalah Pizza Time ini.


Awalny, kami ragu-ragu mau ke mari, karena tempatnya selalu ramai. Kok ya kebetulan, dua kali kami ke sana (kami selalu datang malam hari), selalu masih banyak meja yang kosong. Ternyata tipsnya adalah, karena kami datang nggak terlalu malam. Setengah tujuh, adalah waktu maksimal untuk ke sini kalau beneran ngga mau antri nungguin meja kosong.

Ada banyak varian menu di sini. Ogah makan pizza, ada menu-menu rice in bowl dengan lauk beragam, mulai dari dagingsapi, daging ayam, ikan, dan telur asin. Silakan dipilih, tapi tanya dulu kalau ngga ngerti karena mereka pakai istilah kebarat-baratan.


Atau mau nyobain menu-menu pasta? Variannya juga banyak kok. Mau spagetti, raviolli, fusilli, dan beberapa jenis pasta lainnya. Mau yang dimasak pakai keju yang melimpah, dengan saus lada atau dengan saus tomat? Enak kok, coba aja satu-satu. Di sana, menu pastanya lumayan banyak porsinya. Kenyang deh.

Pizzanya sendiri gimana?

Pizzanya sendiri ada dua jenis ya. Ada yang sebundar penuh, ada yang separuhnya aja. Topingnya bervariasi, tinggal pilih ajah. Hanya menariknya, semua toping di sini bisa dipilih dengan atau tanpa rasa pedas. Mau topping ala-ala hawai yang pedas biar kerasa makin aduhai kaya di pantai, boleh. Mau topping ini juga tapi anak-anak nggak suka pedas? Tinggal bilang ajah kalau pesan yang tanpa saus sambal. 

Coba deh ke sini, lokasinya ada di jalan Jawa no. 55 , Gresik Kota Baru, Gresik.


3. PIZZA COMBI
Sebenarnya yang menarik dari resto itali ini adalah perubahan konsep mereka yang berani. Dari yang awalnya bisnis mereka dijalankan di atas truck alias food truck, sekarang mereka berani buka resto dengan ukuran ruangan yang luas. Mereka berani meninggalkan zona nyaman dan mempersiapkan diri untuk bersaing di dunia kuliner dengan pangsa pasar yang lebih luas. Buktinya, pelanggan mereka sekarang ngga lagi anak-anak muda yang datang ke mereka, saat truck mereka ada di event-event tertentu. Saya lihat, banyak keluarga yang datang ke sana dengan membawa anggota-anggotanya. 

Konsepnya dibuat berbeda untuk lantaibatas dan lantai bawah. Kalau ingin makan pizza serasa makan di rumah sendiri sambil ngobrol hahahihi dengan sangaaaat santai, pilih meja di lantailuar satu. Tapi kalau ingin makan dengan suasana yang lebih cozy, bisa pilih meja di lantai dua. 

Menariknya, mereka menyediakan toilet dan musholla yang bersih, luas dan tenang. Ini poin plusnya ya. Mungkin mereka antisipasi pas lagi masuk bulan Ramadhan yang mana resto-resto selalu penuh dan antri tapi waktunya mepet banget itu Maghrib.


Soal menu, sayangnya ngga bervariasi. Lha trus kenapa saya rekomendasikan? Selain suasananya nyaman, Arya suka sama pizza di sini. Hahaha, ini anak kalau soal makanan barat sebenarnya agak pemilih. Makanya ketika dia bilang dia suka, ya berarti memang beneran enak. 

Ya memang enak. Dan ukuran pizzanya besar dengan harga yang lumayan bisa dijangkau. Ada pilihan rotinya. Ada yng tebal, ada yang tipis. Kalau saran saya, pilih yang tebal ajah. Karena yang tipis itu rotinya beneran tipis banget. Seperti yang saya bilang tadi, menunya ngga bervariasi, apalagi ada menu untuk pizza dengan topping pedas dan topping nggak pedas. Pilihannya makin sempit lah istilahnya. 

Nggak hanya pizzanya saja, spagetti yang kami pesan pun, porsinya sangat banyak. Buat saya nih, sepiring cukup buat saya dan Fatin. Nggak hanya banyak pastanya ajah, tapi juga campuran yang ada di dalam pastanya. Fatin ini tipe-tipe anak yang sudah makan sayur dan daging. Sedangkan chef di resto ini pintar membuat campuran pastanya. Dagingnya banyak tapi dicacah halus sampai-sampai Fatin ngga nyadar dia habis melahap daging dan potongan jamur.

Silakan coba menu di sini, lokasinya ada di jalan Kalimantan no. 173, Gresik Kota Baru, Gresik.


4. DEPOT SUMATRA
Depot ini hebat lho, dia bertahan dari jaman saya SMP! Depot ini menyedikan menu-menu dengan masakan chinese dengan harga yang sangat terjangkau dengan porsi yang banyak. Dulu, depot ini ngga sebagus sekarang. Kesannya males banget mau ke sini karena mereka pakai lampu redup-redup. Konsep lawas. Tapi setelah direnovasi, kelihatan sekali kalau mereka merubah konsep jadi makin kekinian. 

Menunya, banyaaaakkk sekali, Teman-teman. Bahannya cumi-cumi saja, bisa jadi banyak varian menu. Belum bahan dasar lainnya lho. Tinggal pilih-pilih ajah yang sesuai selera. 

Sayangnya, kadang kala zong. Kenapa? Karena chef mereka sifatnya rolling sama cabang lain. Kalau kebetulan dapat chef handal, ya masakannya pas di lidah. Tapi kalau dapat chef yang masakannya biasa ajah, ya ngga ada kesan. Tapi kami seringnyabke mari, pas dapat chef handal. Jadi selalu meninggalkan kesan. Makanya depot ini masuk di daftar rekomendasi saya.

Silakan cobain melimpahnya menu di depot Sumatra ini di jalan Simpang Terminal no. 9, Gresik Kota Baru (Belakang Pos Polisi GKB).


5. MIE KEDIRI
Kediri itu nama salah satu kota di Jawa Timur sebenarnya. Entah apa karena rasanya khas mie di kota itu atau bagaimana, akhirnya jadinya namanya mie kediri. Penjualnya ngga punya tempat besar seperti empat tempat makan yang sudah saya tulis di atas. Dia hanya buka lapak kecil hasil menyewa, di pinggir jalan pula. Makannya pun di atas bangku kayu panjang sambil ditemani semilir angin malam. Ea. Intinya, tempat makannya ngga istimeea sama sekali.

Tapi kenapa dia masih bertahan, sedangkan penjual sejenis sudah gulung tikar sejak lama? Ya karena beneran enak, Teman-teman. Dia berani menggunakan berbagai jenis bumbu dan jumlah bumbu yang banyak. Dan yang bikin sedap itu, dia masaknya pakai arang, bukan pakai gas. Tau sendiri kan, kalau masakan dimasak dengan arang itu, sedapnya beda. Entah apa yang bikin bisa berbeda begitu.

Porsinya banyak, rasanya enak banget. Mie kuah nyemek-nyemek tapi segar karena ada campuran tomatnya. Tapi sayangnya selalu pedas. Saya pernah pesan buat anak-anak yang ngga pedas, tapi ya tetap terasa pedas. Mungkin memang sudah racikan bumbunya kaya gitu dari sononya. Tapi sumpah, tempat makan ini rekomendasi banget.

Mau nyoba? Lapaknya ada di food court sebelah kanan di sepanjang jalan menuju Griya Kembangan Asri (GKA) dari arah GKB yang lewat perempatan Fatimah binti Maimun.
Be First to Post Comment !
Post a Comment

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature