Selasa, 05 Maret 2013

[Berani Cerita #1] Rumah Tua Di Ujung Gang



Sesaat ketika aku akan melangkah keluar dari rumah tua yang sangat menyeramkan ini, aku mendengar suara derik dari pintu yang terbuka. Aku menoleh. Berusaha mengamati dalam kegelapan dengan memincingkan mataku untuk memastikan paklek Man ada di sana.

Tapi tak kulihat ada siapa-siapa di sana.

Dengan ragu, kuputuskan untuk memeriksa saja siapa yang membuka pintu kamar itu, yang lokasinya berdekatan dengan ruang makan. Syukur-syukur kalau pintu tadi terkena angin atau yang menggerakkan pintu itu benar-benar adalah paklek Man. Senter yang kupegang, mulai redup pelan-pelan karena, payahnya, aku lupa mengganti baterainya sebelum melakukan petualangan menyeramkan ini bersama paklek Man.



Kubiarkan saja senter itu mulai berkedip-kedip lalu benar-benar mati. Sekarang aku berjalan hanya dengan diterangi lampu yang terpasang di luar rumah, yang cahayanya masih tetap seredup senterku tadi. Kutarik nafas dalam, kemudian melanjutkan mencari paklek Man. Setelah jarak antara aku dan pintu itu sekitar satu meter, aku mulai berjalan dengan langkah sangat pelan sambil berbisik berulang-ulang memanggil nama paklek Man.

Aku pikir, aku akan merasa sangat ketakutan saat kulihat tak ada siapa pun di balik pintu. Hingga akhirnya aku melihat seseorang yang sedang jongkok di bawah meja rias dengan wajah disembunyikan diantara kedua lututnya. Kudekati dia dengan langkah cepat dan menepuk pundaknya.

_____

Untuk membaca lanjutannya, silahkan klik di sini ^_^

8 komentar:

  1. jiahhh emak pake bersambung ,.. lagi seru nihh

    BalasHapus
    Balasan
    1. ihihihi, kalau nggak bersambung nggak ada yang dinanti, mak hanaaaaa :))

      Hapus
  2. dari dari gambar dan judulnya udah serem mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. ihihiihi.. ini ajah sebenarnya saya bikinnya juga horor, takut :)

      Hapus
  3. Hahaha.... yang tadinya deg2an serem, jadi ngakak deh gara2 bersambung. :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihihi, bersambungnya kan tinggal klik :)

      Hapus
  4. Paklek Man, kemana dia??
    bagus postingannya.. bikin penasaran aja.. (:

    BalasHapus
    Balasan
    1. paklek man kemana, saya juga nggak tahu :)

      Hapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^