Blog milik Ria Rochma, blogger Gresik, Jawa Timur. Tulisan tentang parenting, gaya hidup, wisata, kecantikan, dan tips banyak ditulis di sini.

Review MS GLOW Deep Treatment Essence

| on
Jumat, Maret 04, 2022
Halo pembaca Mama Arkananta,

Saya mau cerita sedikit nih. Seorang teman memutuskan untuk menggunakan rangkaian produk dari MS GLOW setelah kami berdua ngobrolin soal kesehatan kulit. Sekitar dua bulan pemakaian, wajah dia terlihat lebih sehat, bersih dan tampak lebih segar. Karena tertarik melihat hasilnya di kulit wajah dia, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba salah satu produk MS GLOW, yaitu Deep Treatment Essence.

MS GLOW Deep Treatment Essence


Memutuskan untuk mencoba essence MS GLOW ini karena saya suka banget sama produk toner dan essence. Dua jenis produk ini sebagai first step untuk membantu mengembalikan kelembapan kulit setelah menggunakan micellar water atau facial wash. Alasan lain, karena essence MS GLOW ini mengandung bahan-bahan baik yang membantu menguatkan skin barrier.

Gimana enggak tertarik coba? Okey, saya langsung cuzz untuk review ya. Oh iya, yang perlu jadi catatan dulu, jenis kulit saya kombinasi normal dan berminyak di T-zone.


MS GLOW Deep Treatment Essence

Ingredients MS GLOW Deep Treatment Essence


Essence MS GLOW ini mengandung beberapa hero ingredients, yaitu Centella Asiatica Extract, Hyaluronic Acid, Cactus Extract dan Ceramide. Ada lembaran daun centella di dalam botolnya, bercampur dengan produknya, meskipun tidak terlalu banyak.

Salah satu alasan mengapa saya memilih menggunakan produk skincare yang bisa dipakai pagi dan malam hari ini adalah karena mengandung hyaluronic acid. Bahan aktif ini masuk dalam holy grail saya karena hasilnya enggak pernah mengecewakan disaat saya butuh menghidrasi kulit.


Essence MS GLOW


Ditambah lagi ada kandungan ceramide, yang mana bahan ini mampu mengatasi kulit kering bahkan pada level yang mulai parah. Saya ada pengalaman tersendiri dengan ceramide, kapan-kapan ya saya cerita. Intinya, sesuka itu saya sama ceramide.

Sedangkan full ingredients MS GLOW Deep Treatment Essence, bisa kalian baca di bawah ini ya:

Aqua, Centella Asiatica Extract, Butylene Glycol, Collagen, Cereus Grandiflorus Flower, Saccharomyces Ferment Filtrate, Niacinamide, Phenoxyethanol, Agar, Cl 15985, Hyaluronic Acid, Cl 42053, BHT, Ceramide


Baca juga :


Klaim Produk MS GLOW Deep Treatment Essence


Produk dari essence MS GLOW memberikan klaim untuk menjaga kesehatan kulit wajah kita, antara lain:
  • Membantu menenangkan kulit wajah
  • Melembabkan sampai lapisan kulit wajah terdalam
  • Memperkuat skin barrier
  • Memperbaiki tekstur kulit
  • Menjaga kelembaban kulit
  • Mengatasi kulit kering


Kemasan MS GLOW Deep Treatment Essence


Essence ini dikemas dalam sebuah botol plastik tebal bening yang mana kalian bisa melihat cairan produk di dalamnya. Memudahkan kita melihat produk yang tersisa. Uniknya, di lubang kepala botol diberi penutup plastik yang juga bisa dilepas pasang. Tujuannya, supaya saat botol dibolak-balik, cairan essence MS GLOW ini tidak bocor keluar. Benar-benar travel friendly. Kemudian, keunikan ini disempurnakan dengan tutup botol berwarna silver yang memberikan kesan elegan.


Skincare wajah untuk skin barrier


Essence untuk melembabkan kulit sebanyak 100gr ini, dikemas lagi di dalam kardus berwarna putih dengan gambar tanaman centella sebagai pemanis. Di kardus ini, kalian bisa membaca keterangan produk dengan lengkap, mulai dari klaim produk, cara pemakaian, ingredients, nomer BPOM, dan logo halal MUI. Sedangkan expired date tercetak langsung di botolnya.


Tekstur dan Aroma MS GLOW Deep Treatment Essence


Karena dia essence, tentu saja teksturnya cair tapi sedikit lebih kental daripada toner. Perlu menekan sedikit di botolnya kalau mau mengeluarkan isinya di tangan. Untungnya, botolnya dari plastik, jadi gampang buat keluarin isinya.

Aroma skincare untuk memperkuat skin barrier ini, segar banget lho. Sepertinya ada sedikit aroma parfum tapi enggak terlalu berpengaruh setelah dipakai di wajah. Karena aromanya cepat hilang kok setelah terkena kulit. Dan di kulit saya, aroma parfum di essence yang mengandung hyaluronic acid ini tidak menimbulkan iritasi. Kalau kulit kalian sensitif, bisa test patch dulu ya sebelum dipakai secara rutin.


Review Setelah Menggunakan MS GLOW Deep Treatment Essence

Saya menggunakan essence MS GLOW ini sehari dua kali, pagi dan malam hari. Sengaja nih saya enggak pakai toner, karena ingin tahu efek langsung dari essence ini. Jadi, urutannya begini: facial wash - essence – serum – moisturizer – sun screen (saat pagi hari).


MS GLOW Deep Treatment Essence


Cara menggunakannya, saya tuang langsung di telapak tangan sekitar 6 tetes, lalu usap dan ratakan di wajah dengan sedikit di tepuk-tepuk. Saya ulangi dua kali supaya wajah saya terasa lebih segar.

Dengan cara penggunaan MS GLOW Deep Treatment Essence seperti ini, kulit saya lebih siap untuk menerima produk skincare selanjutnya karena kulit terasa lembab. Ditambah lagi aroma produk yang segar, seperti mengajak otak saya untuk lebih tenang dan lebih rileks. Kalau otak lebih rileks, kulit pun juga akan lebih rileks dan calm. Apalagi setelah seharian menggunakan make up dan sering berkeringat karena wajah yang selalu tertutup masker.

Sedangkan klaim produk yang untuk memperbaiki tekstur kulit, masih belum saya rasakan. Karena penggunaannya masih dua minggu. Saya tunggu hasilnya setelah habis satu botol ya, nanti saya update lagi infonya. Semoga saja klaim ini benar-benar menunjukkan hasil, karena secara pribadi saya suka dengan essence MS GLOW ini.

3 Alasan The Red Sleeve Mendapat Rating Tinggi di Dua Episode Terakhir

| on
Minggu, Januari 02, 2022
Halo, teman Mama Arkananta!

Untuk artikel kali ini saya mau bahas tentang drama Korea yang baru saja tamat tadi malam dan bikin geger dunia perdrakoran karena ratingnya selalu bagus sejak episode 3. Iyap, The Red Sleeve. Rating nasional untuk The Red Sleeve episode 16 adalah 17%, sedangkan rating episode 17 adalah 17,4%.

Drama The Red Sleeve


Sebagai salah satu drama terbaik di tahun 2021 kemarin, The Red Sleeve banyak menyita perhatian beberapa pecinta serial drama Korea, apalagi untuk genre romantis dan berdasar pada kisah nyata yang berakhir tragis.

Tapi, menurut saya, ada tiga alasan The Red Sleeve menjadi drama dengan rating lebih dari 15% di dua episode terakhirnya. Apa saja sih alasannya? Simak terus ya. Tapi, sebelumnya saya cerita singkat dulu sinopsis The Red Sleeve.


Sinopsis The Red Sleeve


Sebagai drama Korea terbaru yang populer, The Red Sleeve berkisah tentang seorang Putra Mahkota bernama Yi San (diperankan Lee Jun Ho) yang menghadapi berbagai tekanan, baik dari keluarganya sendiri maupun dari luar. Semenjak kecil, dia sudah disiapkan untuk menjadi seorang raja, menggantikan kakeknya, raja Kim Yeong Jo (diperankan oleh Lee Deok Hwa).

Hingga suatu hari, saat dirinya masih kecil, Yi San bertemu dengan seorang dayang muda istana yang pemberani bernama Seong Deok Im (diperankan oleh Lee Se Young). Mereka bertemu dalam pemakaman salah satu selir raja.

Waktu terus berlalu dan momen bertemunya mereka berdua hampir saja terhapuskan. Namun takdir berkata lain. Mereka kembali bertemu dan sering terlibat dalam beberapa kejadian di dalam istana kerajaan. Lama-lama, mereka berdua jatuh cinta. Namun, hirarki dalam istana memaksa mereka untuk memendam rasa cinta.

Drama Korea The Red Sleeve


3 Alasan The Red Sleeve Mendapat Rating Tinggi


Kalau membaca sinopsis di atas, kisah Yi San dan Seong Deok Im terdengar seperti biasa saja. Tapi, malah disitulah yang membuat The Red Sleeve menjadi drama Korea romantis 2021 yang kisahnya membuat hati tersayat.

Baiklah, baiklah, langsung saja alasan The Red Sleeve mendapatkan rating tinggi sejak episode awal, dan semakin melonjak di dua episode terakhir.


Karena Pemeran Utama Pria Adalah Lee Jun Ho, Member 2PM


Siapa diantara pembaca Mama Arkananta yang ter-Junho-Junho? Saya pun! Kalau kalian bilang aura Jun Ho berlipat-lipat di drama ini, saya pun merasakan itu. Hahaha.

Drama Korea The Red Sleeve ini merupakan comeback Lee Jun Ho setelah dia selesai wajib militer (wamil). Saya sendiri enggak menyangka kalau comeback-nya Jun Ho di drama Korea bertema kerajaan kali ini benar-benar sukses. Karena drama-drama Jun Ho yang lainnya, hm, kurang berkesan untuk saya.

Lee Junho 2PM


Tapi, saya lupa kalau pemeran pria ini adalah Lee Jun Ho. Seorang idol Korea yang sejak debut bersama 2PM sudah memiliki tatapan tajam saat menyanyi dan menari di atas panggung, memiliki senyum tipis yang lebar, juga dikaruniai wajah yang tampan penuh serbuk berlian. Ditambah sepulang wamil, garis wajahnya makin tampak tegas, dan disempurnakan dengan rambut hitam yang sedikit curly.

Iya, Iya. Sudah saya wakili nih penggambaran Jun Ho yang bikin kalian terseok-seok dan meleyot itu. Hehehe. Karakter Jun Ho di dunia nyata ini memang pas banget jika dimasukkan ke dalam peran dia sebagai Putra Mahkota Yi San, yang makin mempesona saat menjadi raja Jeong Jo. Wajah tampan, acting mengagumkan. Pas deh!

Lee Jun Ho
Siapa yang nggak meleleh ditatap seperti ini sama Junho???


Menceritakan Kisah Cinta Antara Raja dan Dayang Istana


Dari semua kisah cinta yang ada di dalam drama menarik ini, yang paling menonjol adalah kisah cinta antara raja dan dayangnya. Di awal kisah, kita melihat rasa cinta raja Kim Yeong Jo kepada selir Yeong yang semula merupakan seorang dayang. Dan di masa depan, cinta antara raja dan dayang kembali terulang pada Putra Mahkota Yi San dan Seong Deok Im.

Kalau kalian terbiasa menonton drama Korea bertema kerajaan, kalian akan pasti tahu ada aturan bahwa dayang istana adalah milik raja. Kain merah yang ada di lengan baju para dayang istana melambangkan aturan ini. Raja berhak melakukan apapun pada dayang istana, termasuk menjadikan mereka selir. Dan salah satu cara seorang dayang naik kasta adalah menjadi selir raja.

Dalam perjalanan menonton The Red Sleeve, kalian nanti akan paham betul mengapa konflik-konflik sengit yang terjadi di dalam istana, termasuk meninggalnya ayah Yi San, bermula dari penolakan cinta raja Kim Yeong Jo kepada seorang dayang istana bernama Cho Sang Gung, dan lebih memilih selir Yeong yang dulunya juga seorang dayang dan teman dekat dayang Cho.

The Red Sleeve


Tapi tidak semua dayang mau menjadi selir. Salah satunya adalah Seong Deok Im. Meskipun dia mencintai Putra Mahkota Yi San dan beberapa kali dayang Cho meminta dia menjadi selir Yi San, Seok Deok Im menolak melakukan itu semua. Menurut dia, menjadi selir akan membuat kebebasannya terenggut, dan dia tidak bisa melakukan apapun yang dia suka. Selain itu, Seok Deok Im sendiri tidak rela kalau cinta dan waktu Yi San terbagi antara ratu, selir-selir Yi San, dan dirinya.

Kesalahpahaman ini makin runcing karena sebagai calon raja, Yi San sudah dilatih untuk memendam perasaannya, sehingga sulit bagi dia mengatakan cintanya secara langsung kepada Seok Deok Im.

Ide cerita tentang kisah cinta antara raja dan dayang istana ini yang membuat drama The Red Sleeve ini menjadi lebih menarik. Saya sendiri, baru kali ini menonton drama Korea yang melibatkan dayang istana sebagai otak konspirasi di kerajaan Joseon, juga yang mengisahkan kisah cinta seorang dayang secara detail, rapi dan apik.

Meskipun kisah cintanya menurut saya sih, tragis.

Drama Korea Romantis The Red Sleeve


Chemistry Apik Antara Lee Jun Ho dan Lee Se Young


Alasan lain mengapa drama ini sukses mengambil hati penontonnya adalah karena chemistry yang dibangun oleh Jun Ho dan Se Young dibangun dengan baik banget. Enggak hanya saat di depan layar, bahkan saat dibelakang layar pun, terlihat sekali kalau mereka berdua tuh nyaman banget.

Bahkan Se Young udah menggil Jun Ho dengan sebutan Oppa!

The Red Sleeve Behind The Scene


Jun Ho sendiri bilang dalam salah satu wawancara, kalau keberhasilan drama The Red Sleeve ini juga dikarenakan Se Young yang bisa mencairkan suasana bahkan saat tidak dibalik layar. Sedangkan Se Young bilang, kalau mereka berhasil meraih rating tinggi karena usaha Jun Ho saat berperan menjadi raja Jeong Jo.

Aishhh.. Suka banget sama couple drama ini. Saling mendukung, tapi juga enggak canggung. Kalau kalian lihat behind the scene-nya, dududu.. meleleh deh lihat mereka berdua. Bahkan antara mereka dengan pemain lain. Benar-benar suasanya tuh ceria banget!

Rekomendasi Villa Murah dan Mewah di Bogor dan Bandung

| on
Kamis, Desember 30, 2021
Halo pembaca Mama Arkananta,

Masa liburan sudah mau berakhir nih. Kalian sudah keliling ke mana saja? Saya sendiri, belum kemana-mana karena ada suatu kepentingan yang menyebabkan harus menunda dulu untuk liburan. Untuk kalian yang belum sempat liburan, enggak perlu sedih ya. Karena liburan itu, enggak harus di long holiday season gini. Saat weekend pun, kalian bisa kok.

Gunung Geulis Cottages

Liburan memang menjadi salah satu cara terbaik untuk menghilangkan penat dan stress setelah bekerja penuh. Ada banyak destinasi yang bisa kalian dikunjungi, seperti: pantai, gunung, atau tempat-tempat publik seperti taman kota, museum, dan sebagainya. Dan saya ada rekomendasi villa murah dan mewah nih buat kalian.

Menjelang akhir tahun ini, sudah banyak destinasi wisata yang terbuka dan ramai untuk kalian kunjungi. Kalau kalian merencanakan berlibur bersama keluarga, menginap menjadi pilihan terbaik lho. Karena dengan menginap, kita bisa lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga dan juga beban keribetan tuh bisa berkurang. Tapi, kalau kalian merencakan berangkat liburan sendiri, mendatangi lokasi wisata impian untuk solo trip bisa jadi pilihan juga.


3 Villa Rekomendasi di Puncak


Untuk kalian yang berada di Jawa Barat, atau ingin mendatangi Jawa Barat, Bogor bisa jadi pilihan terbaik untuk dikunjungi di wilayah sekitar Jabodetabek. Selain terkenal dengan udaranya yang sejuk, Bogor juga dikenal sebagai tempat villa murah di Puncak.

Ada banyak villa cantik dan murah yang bisa kalian pilih untuk menghabiskan masa berlibur kalian dan keluarga. Apalagi di Puncak, mendukung banget nih suasana alamnya yang asri dan sejuk. Benar-benar menjadi nilai tambah yang akan memberikan kepuasan saat liburan.

Nah, kalau kalian ingin menginap di Bogor, ada beberapa daftar villa murah di kawasan Puncak yang bisa menjadi rekomendasi buat kalian pilih. Dan untuk menuju ke sana, kalian bisa menggunakan transportasi aman yang memperhatikan protokol kesehatan.


1. The Jayakarta Cisarua Inn & Villas

Properti berbintang 2 ini bisa menjadi pilihan buat kalian dan keluarga untuk menginap beberapa hari di sana. Berlokasi di Jl. Raya Puncak KM. 84, Cisarua, The Jayakarta memberikan kualitas kenyamanan dan pemandangan alam yang asri. Ada beberapa fasilitas pendukung kenyamanan kalian seperti kamar yang besar, restoran, kolam renang, resepsionis 24 jam, Wi-Fi, parkir, dan lain-lain.

Saat membuka jendela, kalian akan berhadapan langsung dengan barisan pegunungan Salak yang ceria. Tentu saja, pemandangan ini menjadi salah satu rekomendasi terbaik yang mendukung fasilitas lainnya. Harga per malam yang ditawarkan untuk properti ini adalah 300 ribuan rupiah.

The Jayakarta Cisarua Inn & Villas


2. Masada Village

Masada Village adalah list ke dua dari rekomendasi villa terbaik di kawasan Puncak Bogor. Properti bintang 3 ini cocok banget untuk kalian yang memiliki pasangan dan ingin menikmati bulan madu di tengah suasana alam yang sangat alami. Karena saat membuka mata, kalian akan menemukan pemandangan hijau dan udara yang segar.

Fasilitas yang disediakan juga sudah sangat memadai seperti kolam renang, area parkir yang luas, serta fasilitas pendukung lainnya. Berlibur bersama pasangan untuk menikmati alam Puncak di Masada Village, menarik bukan? Harga per malam yang ditawarkan mulai dari 200 ribuan rupiah.


3. Gunung Geulis Cottages

Jika kalian ingin merasakan suasana alam bebas dengan udara segar dengan angin semilir sejuk, Gunung Geulis Cottages adalah tempat terbaik. Dilengkapi dengan cottage yang bisa disewa per malam atau per minggu, kalian bisa merasakan nikmatnya beristirahat dengan suasana sunyi dan jauh dari keramaian kota.

Beristirahat dengan suasana tenang yang kalian dapatkan ini, ditunjang dengan fasilitas cottage seperti restoran, resepsionis 24 jam, layanan Wi-Fi, dan area parkir yang luas. Properti ini sangat pas untuk berlibur bersama keluarga dan pasangan. Harga per malamnya dimulai dari 600an ribu rupiah.

Tiga rekomendasi akomodasi terbaik di Bogor ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin merasakan sejuknya suasana di Kawasan Puncak bersama keluarga maupun pasangan.


3 Villa Rekomendasi di Bandung


Selain Bogor yang terkenal akan udara sejuk dan nyaman di Kawasan Puncak, Bandung juga menjadi destinasi liburan favorit dan masih popular. Menjelang akhir tahun, Bandung akan dipenuhi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.

Saya sendiri, sampai sekarang masih ingin ke Bandung lagi. Setelah beberapa tahun yang lalu singgah sebentar ke Bandung untuk kopdar dengan dua teman blogger, ternyata Bandung masih menyisakan kenangan di sana. Ah, sekalian bermain di Trans Studio Bandung, asyik juga sepertinya. Eh, apa sudah dibuka lokasi wisata ini?

Saat googling, ada tiga rekomendasi properti terbaik dan murah di Kota Kembang yang bisa menjadi referensi kalian. Apa saja?


1. Bantal Guling Villa

Bantal Gulling merupakan villa berbintang 1, berlokasi di Jl. Kolonel Masturi Kampung Keramat, kawasan Lembang. Villa ini menawarkan view perbukitan di kawasan Lembang dengan udara yang sejuk serta pepohonan yang hijau. Kesan natural dan asri akan langsung terasa di sekitar villa.

Jika kalian merencanakan liburan bersama keluarga, Bantal Guling Villa akan menjadi rekomendasi terbaik untuk menginap. Selain itu, fasilitas villa juga lengkap seperti restoran, resepsionis 24 jam, dan area parkir yang luas. Harga per malam yang ditawarkan untuk properti ini adalah mulai dari 600 ribuan rupiah.

Bantal Guling Villa


2. Villa de Rossa

Akomodasi selanjutnya di kawasan Lembang, Bandung adalah Villa de Rossa. Properti berbintang 2 ini sangat pas dan cocok untuk pasangan yang ingin kembali merasakan suasana bulan madu pengantin baru. Suasana Lembang yang asri dan sejuk akan menambah romantisme kalian dan pasangan.

Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap, seperti: resepsionis 24 jam, area parkir yang luas dan asri, layanan Wi-Fi, dan masih banyak lagi. Kalian enggak akan kesulitan mencari tempat terdekat untuk sekedar bersantai karena terdapat banyak lokasi untuk sekadar jalan-jalan. Harga per malam yang ditawarkan oleh villa ini berkisar mulai dari 200 ribuan saja.


3. Villa Lemon

Untuk kalian yang ingin merasakan nyamannya menginap di kawasan perbukitan Lembang, Bandung, Villa Lemon adalah rekomendasi terbaik. Villa berbintang 3 ini sangat cocok dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga maupun bersama pasangan. Pemandangan alam yang indah serta suasana yang nyaman akan membuat tidur kalian lebih nyenyak.

Fasilitas yang disediakan juga cukup lengkap, mulai dari restoran, kolam renang, resepsionis 24 jam, area parkir yang luas, layanan Wi-Fi, dan lainnya. Harga per malam yang ditawarkan untuk menginap di villa ini mulai dari 600 ribuan saja.


Nah, itulah dia 3 rekomendasi villa di Bandung sebagai referensi untuk menginap. Bogor dan Bandung adalah dua kota yang identik dengan udara sejuk dan pemandangan alam yang indah. Memasukkan kedua kota ini ke bucket list liburan kalian enggak ada ruginya lho!

Oh iya, saat berlibur, jangan lupa untuk terus menjaga protokol kesehatan ya. Selamat berlibur dan selamat menyambut akhir tahun!

Wajah Glowing Seketika dengan Beby Rose Glow

| on
Rabu, November 24, 2021

Wajah Glowing Seketika Dengan Baby Rose Glow – Meskipun wajah saya tertutup masker saat keluar dari rumah, baik untuk kerja atau jalan-jalan, saya tetap berusaha untuk tampil cantik. Karena ada kepuasan tersendiri saat menempa wajah dengan bedak atau memulas bibir dengan lipstik.

Tips untuk wajah cerah dan glowing



Dan untuk mendapatkan make up yang tahan lama, tetap tampak bagus meskipun tergesek masker, dibutuhkan primer make up yang nampol hasilnya. Sekarang ini, saya percayakan primer make up pada Beby Rose Glow Serum. Menurut beberapa review, primer make up ini juga mampu membuat wajah cerah alami. Hm, apa benar? Dicoba yuk.

Buku Catatan Unik Untuk Menulis Cerita Sehari-Hari

| on
Senin, November 15, 2021
Buku Catatan Unik Untuk Menulis Cerita Sehari-Hari - Pada artikel sebelumnya, saya menulis tentang manfaat menulis diary dan journaling. Setelah merasakan manfaatnya, saya memutuskan untuk terus melakukan aktifitas ini. Sekarang, saya mau berbagi cerita dulu bagaimana saya akhirnya menyukai menulis diary dan journaling.



Menerima Buku Catatan Unik Untuk Pertama Kalinya


Yang mengenalkan saya dengan aktifitas journaling dan menulis diary adalah almarhum Bapak. Ketika itu, Bapak memberikan saya sebuah buku catatan unik (diary) dengan hard cover berwarna hijau dengan banyak glitter di atasnya, yang dilengkapi dengan gembok dan kunci untuk menjaga kerahasiaan. Khas diary kekinian kala itu. Meskipun Bapak bukan orang tua yang kekinian, tapi sepertinya Bapak tahu apa yang sedang ramai diinginkan oleh anak muda saat itu.

Diary yang diberi Bapak, sebenarnya adalah diary yang saya incar sejak lama. Siapa yang enggak tertarik juga, kalau hampir semua teman-temanmu membicarakan diary seperti itu, dan mereka memamerkan ke sekolah saat mereka sudah memilikinya? Tapi karena saya sendiri bukan berasal dari keluarga yang punya uang lebih untuk slot hore-hore, keinginan memiliki diary indah itu hanya dipendam saja dalam hati.

Jangan dibayangkan bagaimana senangnya saya saat Bapak meletakkan buku catatan unik itu di atas meja belajar sambil berkata, “Isinya terserah Sampeyan.”

Tapi Beliau juga meletakkan sebuah buku agenda kerja dengan cover logo perusahaan dimana Beliau kerja. “Yang ini, bisa Sampeyan pakai buat nulis peristiwa-peristiwa penting.”

Anak gadis mana yang enggak bahagia dapat barang inceran yang sedang viral ketika itu? Bahkan tanpa dia minta, dia dapat dari orang tuanya sendiri?

Sejak itulah, aktifitas menulis diary saya dimulai.



Memulai Menulis di Buku Catatan Unik


Jangan mengira saya menulis diary dan melakukan aktifitas journaling seperti anak-anak muda jaman sekarang yang condong pada membuat journal aestetik. Saat itu, saya hanya menulis uneg-uneg dan kebahagiaan yang saya alami seharian.

Modal saya hanya satu bolpoin besar yang banyak warnanya, pensil, penghapus, penggaris, dan tip-ex. Meskipun sudah populer bolpoin gel warna-warni, tapi karena harganya yang mahal, saya memilih menggunakan bolpoin warna-warni saja. Sedangkan pensil, sering saya pakai untuk membuat sketsa handlattering untuk meminimalkan pemakaian tip-ex.

Karena saya tipe anak gadis yang tidak tahu caranya memamerkan barang yang saya punya, diary indah itu tidak pernah saya bawa ke sekolah. Hanya ada di meja belajar untuk saya tulisi setiap malam atau sesaat saat saya gundah. Yang tahu saya memiliki buku catatan unik, hanya beberapa teman dekat saja.

Ah, mengenang masa lalu sederhana begini, ternyata semenyenangkan itu ya!




Buku Catatan Unik untuk Journaling


Tanpa saya sadari, saya melakukan aktifitas menulis journal saat saya memasuki bangku perkuliahan. Saat itu, saya memutuskan untuk bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu. Sehingga saya butuh membuat rapi apapun yang berhubungan dengan perkuliahan. Jadwal belajar, jadwal kuliah, catatan kuliah, tugas-tugas yang harus saya selesaikan, target pembelajaran dan masih banyak lagi.

Kemudian, karena merasa bahwa hidup saya sudah mulai lebih teratur setelah bekerja, kegiatan menulis journal ini tidak terlalu rinci seperti saat saya masih kuliah. Hanya saja, saya teruskan menulis diary karena bagi saya menulis diary adalah healing stres. Tapi, isinya sudah sangat berbeda dengan apa yang saya tulis saat saya masih remaja. Bukan lagi cerita khas anak muda, tapi saya menulis beberapa rangkaian kalimat pendek seperti quote, puisi, fiksi mini, dan semacamnya.

Kemudian sekitar tiga tahun yang lalu, saya mengenal bullet journal. Secara singkat, bullet journal (bujo) adalah catatan sehari-hari untuk membantu dalam hal mengatur jadwal, kegiatan sehari-hari, dan target diri. Untuk membuat bullet journal, saya menyediakan sebuah buku catatan custom yang saya pesan di salah satu toko di sebuah market place.

Tanpa saya sadari, bullet journal ternyata memiliki manfaat yang besar sekali dalam keteraturan hidup saya. Catatan keuangan, tugas harian, kebiasaan sehari-hari, bahkan emosi yang saya rasakan, tercatat dengan rapi.




Memilih Buku Catatan Unik untuk Menulis Diary dan Journaling


Setelah bergelut dengan bullet journal, saya jadi tahu bahwa tidak bisa sembarangan kita memilih buku catatan untuk menulis diary dan journaling. Apalagi jika kita ingin menghias buku catatan kita dengan menggunakan brush pen, highlighter, stiker, dan lain sebagainya.

Dibutuhkan buku catatan dengan kertas yang bagus, tebal, tidak tembus saat ditimpa tinta, serta cover yang menarik sebagai penyemangat. Dan buku catatan unik seperti ini, biasanya didapat dengan kita memesan buku catatan custom di pengerajin.

Salah satu UMKM yang bergerak di bidang pembuatan buku jurnal atau agenda adalah Hibrkraft. Produk yang mereka produksi lebih berimprovisasi pada pembuatan buku jurnal kulit dengan model yang klasik, unik, namun tidak ketinggalan jaman.

Buku jurnal custom yang saya punya, salah satunya produksi dari Hibrkraft. Saya suka karena handmade journal Hibrkraft ini sederhana, tapi memiliki kualitas kertas yang tebal dan bagus, dengan cover klasik yang terbuat dari kulit.

Kenapa saya percaya kalau buku jurnal buatan Hibrkraft ini punya kualitas yang bagus? Karena mereka sudah menjalankan produksi di bidang pembuatan jurnal/merchandise sejak 2013. Dan hasil produksi mereka sudah dikirim ke banyak negara, seperti Jerman, Belanda, Kanada, Australia dan Uni Emirat Arab. Dengan majunya pemasaran yang seperti ini, tentu produk Hibrkraft sudah dijamin bagus dan berkualitas.

Untuk handmade journal Hibrkraft, saya pakai untuk mencatat kesehatan dan treatment yang sedang saya jalani sekarang. Karena saya ingin healthy tracking saya saat ini tercatat dengan baik, sehingga nanti bisa saya jadikan acuan jika suatu saat saya butuh treatment lanjutan. Sekaligus, ternyata healing stress juga menulis perkembangan kesehatan saya di buku catatan unik ini. Dua tiga pulau terlampuilah istilahnya.

Untuk kalian yang suka menulis diary atau berekpresi melalui journal, kalian bisa membeli hasil karya para pengerajin dari Hibrkraft ini. Namanya juga handmade, semua buku jurnal custom dikerjakan dengan tangan, tapi tetap memperhatikan kualitas terbaik hingga sampai di tangan kalian.

Manfaat Journaling dan Menulis Buku Harian (Diary)

| on
Selasa, November 02, 2021
Manfaat journaling dan menulis buku harian (diary) - Saya sendiri, sebenarnya memulai aktifitas journaling dan menulis diary sudah sejak saya masih SD. Sudah bertahun-tahun lamanya, tetapi manfaat journaling ini bisa saya rasakan sampai sekarang.

Manfaat menulis journal dan buku harian


Ada beberapa manfaat dari hobi journaling dan beberapa manfaat menulis buku harian (diary) untuk kalian yang masih ragu melakukan aktifitas menyenangkan ini. Check this out!


Manfaat Journaling dan Menulis Buku Harian


Healing Stress Dengan Menulis Buku Harian (Diary)


Tidak semua dari kalian bisa menceritakan masalah ke orang lain. Ketidaksanggupan ini, menjadi pemicu stres lho! Otak kalian rasanya penuh, kacau, dan badan terasa capek meskipun kalian tidak melakukan aktifitas yang berat.

Saat seperti ini, buku diary bisa menjadi pelampiasan saat kalian menghadapi masalah. Tuliskan saja masalah apa yang sedang kalian alami, perasaan kalian saat menghadapi masalah ini, dan rencana apa saja yang ingin kalian lakukan supaya masalah itu bisa terselesaikan satu per satu.


Menulis Diary dan Journaling Bisa Mengurangi Kecemasan


Enggak jarang dari kalian yang mudah cemas akan sesuatu. Kecemasan yang kalian alami ini, bisa dikarenakan stres saat menghadapi masalah, overthinking karena memikirkan sesuatu, atau bisa juga karena ketakutan-ketakutan terhadap sesuatu.

Saat cemas, kalian bisa mencoba menulis diary. Tulis saja kondisi kalian bagaimana saat itu, apa saja yang membuat kalian cemas, dan harapan apa saja yang kalian inginkan supaya kecemasan itu tidak lagi muncul.

Atau, kalian bisa melakukan apapun di journal sebagai pengalihan saat kecemasan itu datang. Misalkan saja kegiatan yang menjadi contoh journaling, kalian bisa menggambar doodle, menempel stiker dan washi tape, atau menggambar sketsa sebuah benda, dan masih banyak lagi. Bebaskan diri kalian untuk menggunakan journal yang kalian punya.

Menulis buku harian


Penyelesaian Tugas Bisa Terbantu Dengan Journaling


Dalam keseharian, tentu banyak yang ingin kalian lakukan bukan? Journaling bisa membantu mengkategorisasi aktifitas kalian setiap hari, setiap minggu, setiap bulan bahkan setiap tahun.

Dengan kata lain aktifitas journaling ini sangat membantu bagi kalian yang memiliki banyak tugas untuk diselesaikan. Kalian enggak lagi bingung menyelesaikan yang mana dulu. Dan kalian jadi tahu tugas mana yang harus terselesaikan pada hari itu, atau yang bisa dilimpahkan di lain hari.

Selain itu, aktifitas journaling ini bisa membantu kalian yang punya sifat pelupa. Kalian bisa mencatat hal-hal penting yang akan kalian lakukan pada malam hari sebelum tidur, atau pada pagi hari setelah bangun tidur.


Aktifitas Journaling Bisa Mengasah Kreatifitas


Ada beberapa penyuka journal yang memang ahli di bidang seni. Mereka akan menghias journal mereka dengan benda-benda lucu atau yang bernilai klasik. Contoh journaling seperti ini, dinamakan art journal.

Tapi, enggak perlu menjadi seniman kok untuk mencoba art journal. Kalian pun bisa mencobanya. Dengan mencari referensi di Pinterest atau Instagram, lalu berlatih setiap hari, maka art journal kalian pun bisa tercipta.

Manfaat journaling


Aktifitas Journaling Bisa Membantu Meraih Target


Dalam hidup kalian, tentu ada beberapa target yang ingin kalian raih bukan? Aktifitas journaling bisa membantu kalian untuk tetap fokus pada target.

Selain kalian mencatat aktifitas apa saja yang akan kalian lakukan setiap hari, kalian juga bisa mencatat target harian, mingguan, bulanan, serta tahunan. Selain itu, kalian juga bisa mencatat langkah apa saja yang akan disiapkan dan ‘amunisi’ apa saja yang dibutuhkan.


Mensyukuri Hal-Hal Kecil dan Menulisnya di Journal


Jika mau melihat masa lalu, ada banyak hal yang patut kita syukuri. Bahkan, tanpa perlu melihat jauh ke belakang, kita pun bisa mensyukuri hal-hal baik yang diterima dalam satu hari ini.

Kalian bisa menuliskan hal-hal baik tersebut di journal dan bisa membacanya di lain waktu. Baik untuk mengenangnya kembali, atau untuk menjadikan tulisan-tulisan itu sebagai penyemangat saat kalian merasa belum mendapatkan apa yang kalian inginkan.


Hobi Journaling


Mencatat Ide di Journal


Menggali ide merupakan salah satu proses kognitif dan kreatif dalam diri seseorang. Dan proses ini, membantu kalian untuk terus tumbuh dan bergerak aktif. Ide itu seringkali muncul secara tiba-tiba, namun juga seringkali hilang begitu saja. Itulah pentingnya journal, mencatat ide-ide yang muncul secara tiba-tiba.

Kalian bisa mencatatnya di satu halaman khusus untuk kumpulan ide. Kemudian supaya lebih rapi, kategorisasikan ide sesuai keinginan kalian. Setelah terkategorisasi dengan baik, kalian bisa memilih ide mana yang akan dipakai, mana yang disimpan untuk lain waktu, dan mana yang dibuang/diabaikan. Setelahnya, kalian bisa memikirkan dan mencatat langkah apa saja yang bisa kalian lakukan untuk mewujudkan ide itu menjadi kenyataan.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature