Selasa, 02 Agustus 2016

Berbelanja Sayur dan Buah Murah di Petrokimia Agrifood Expo 2016


Tahun ini, Petrokimia Gresik kembali menggelar expo yang jelas dong, berhubungan dengan pertanian. Sebenarnya, expo pertanian ini tiap tahun digelar, yang merupakan serangkaian acara menyambut ulang tahun (HUT) Petrokimia. Untuk tahun ini, Petrokimia Gresik sudah melaju pada angka 44 tahun tapi masih tetap kokoh berdiri untuk menghasilkan produk-produk baru dan terus mendukung para petani menghasilkan hasil panen yang baik dan melimpah.

Expo pertanian yang didapuk dengan nama Petro Agrifood Expo 2016 ini, diselenggarakan sejak tanggal 29 - 31 Juli 2016 di Kebun Percobaan Kompartement Riset, Jalan Notoprayitno, Gresik. Dan kabar yang saya terima, peminatnya membludak sekali. Adik ipar saya yang kerja di wilayah Petrokimia bercerita, saat hari Jumat harusnya acara dibuka setelah sholat Jumat. Eh, orang-orang sudah datang sekitar pukul 8 pagi. Trus lagi, pada hari terakhir yaitu hari Minggu, acara yang mulai jam 7 pagi, eh, orang-orang sudah datang jam 6 pagi.

Dan beberapa buah incaran yang dijual sudah habis.


Saya, Ibu, dan adik ipar sambil mengajak Arya dan Fatin, datang ke acara ini hari Minggu pagi. Sebenarnya, dari hari Jumat sudah diajak beberapa teman mengajar sepulang sekolah, tapi ngga jadi-jadi melulu karena ada saja urusan yang harus segera diselesaikan. Rencananya, kami mau petik buah dan sayur sendiri di kebun percobaan Petrokimia yang memang diselenggarakan pagi itu jam 7 - 9 pagi. Kan asyik lah, karena kami ngga pernah merasakan ramai-ramai petik hasil pertanian bersama-sama. 

Tapi semua itu hanyalah rencana karena di otak saya sudah ter-setting kalau hari itu adalah weekend. Pas Arya sama Fatin bangunnya agak siang, ya saya biarkan. Nggak seperti hari-hari biasanya yang mau ngga mau mereka harus bangun pagi karena Arya juga sekolah dan Fatin sudah harus cantik sebelum saya berangkat kerja. Rencana yang awalnya mau berangkat jam 7 teng, molor jadi setengah 8. 


Walhasil, di sana sudah ngga ada apa-apa alias acara petik buah sayur sendiri, sudah kelar. Dan bocoran dari MC acara, acara petik sendiri dimulai lebih awal yaitu jam 6 karena antusias pengunjung yang membludak. Yah, gagal deh merasakan petik buah sayur untuk tahun ini. Dan karena gagal ke acara ini, kami bergegas ke stand yang menjual daging sapi murah. Biyuh, yang antri di sana sudah sepanjang kereta api. Rencana Ibu buat beli daging iga, gagal sudah karena iga dan ekor sapi sudah habis sejak pukul 6. Syukur-syukur, masih dapatkan sekilo daging sapi yang bagus kondisinya.

Setelah Ibu dapatkan daging, kami semua berkeliling ke stand-stand yang menjual hasil panen lainnya. Stand-stand itu, beberapa milik anak perusahaan Petrokimia, sisanya adalah berasal dari komunitas atau instansi yang berhubungan dengan pertanian dan peternakan. Misalnya, stand dari majalah Trubus, yang mana tiap tahun mereka aktif mengikuti expo dengan menjual bibit-bibit tanaman berbuah. Ada pula stand kecil berbasis UKM yang menjual masakan matang berupa ikan bandeng tanpa duri pedas dan botok bandeng. Atau, ada pula stand yang menjual hasil peternakan seperti stand penjual daging sapi, atau stand yang menjual ikan hias dan ikan cupang.



Alhamdulillah, kami dapatkan banyak jenis buah dengan harga yang miring ketimbang toko yang menjual buah-buahan. Maunya, setelah berbelanja buah, kami bergegas pulang. Tapi ngga jadi, karena Arya haus dan minta minun. Payahnya, karena kami tadi berangkatnya sambil tergesa-gesa, yang ada malah botol minum yang sudah disiapkan tertinggal di rumah. Akhirnya, rencana kami segera pulang nggak jadi karena kami mampir dulu ke kafetaria untuk membeli minum. 

Pada tahun ini, melalui acara ini, Petrokimia meluncurkan dua produk baru yang menjadi unggulan yaitu Petro Hibrida dan Petro Gladiator. Petro Hibrida merupakan benih padi hibrida varietas HIPA 18 yang dikembangkan Petrokimia dengan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi, Jawa Tengah. Kabarnya, melalui benih ini, hasil panen akan meningkat 10-20% daripada padi yang berasal dari benih inhibrida. Sedangkan Petro Gladiator adalah produk pertanian yang berfungsi untuk mempercepat proses penghancuran bahan organik menjadi kompos.

Baca juga : Tips Bercocok Tanam di Lahan Pekarangan yang Sempit

Dari beberapa sumber yang saya baca, pada Petrokimia Agrifood Expo 2016 ini juga, Petrokimia menunjukkan pada khalayak ramai apa saja aktifitas yang sehari-hari dilakukan oleh bagian percobaan ini. Kalau bisa dibilang, Petrokimia lagi open house untuk bagian perusahaan yang menangani masalah percobaan bahan-bahan pertanian. Misalkan saja, masyarakat diajak untuk mengetahui proses komposting dan mesin-mesin canggih yang mereka pakai. Atau, masyarakat ditunjukkan lokasi-lokasi strategis yang menjadi bagian penting dalam proses percobaan. 

Lokasi komposting :)

Meskipun kemarin kami nggak jadi petik buah sayur sendiri, kami tetap menuju lahan yang dibuka untuk umum ini. Lokasinya luas, terdiri dari beberapa petak lahan yang mana tiap petak terdiri dari beberapa macam jenis tanaman yang siap dipetik sendiri kemudian ditimbang di bagian kasir. Tanaman itu antara lain sayur sawi gajah, kangkung dan melon. Saat kami ke sana, yang tersisa hanyalah hamparan lahan yang kosong karena semua sayur dan buah sudah dipetik. Hahaha, ya sudahlah, kami putuskan untuk lihat-lihat bibit tanaman saja.

Bersebelahan dengan lahan yang dipakai untuk petik sayur buah, ada lokasi khusus yang digunakan untuk menjual bibit-bibit tanaman, baik tanaman hias maupun tanaman berbuah. Pengunjung tinggal memilih saja dengan bebas bibit mana yang akan mereka beli karena tiap area jenis tanaman, sudah tertera harganya. Dan, saya lihat sih, hasil bibitnya bagus-bagus. Ya iyalah, secara para bibit ini lahir di tangan-tangan orang yang memang sudah ahlinya di bidang pertanian.

Lokasi jual bibit tanaman buah dan tanaman hias

Lokasi petik buah sayur sendiri. Jangan lupa ditimbang ya pulangnya :)

Saya jadi ingat, kalau Kebun Percobaan Petrokimia ini nggak hanya mencobakan produknya pada tanaman saja, tapi juga pada hewan. Salah satunya adalah sapi potong. Untungnya, saat itu kandang sapi pun dibuka untuk umum karena ya itu tadi, supaya masyarakat paham apa saja dan bagaimana para pegawai di Kebun Percobaan ini bekerja. Yang antusias, tentunya Arya, saat saya ajak dia untuk melihat sapi potong. Bersama anak-anak lainnya, dia semangat memberi makan sapi dengan pakan yang memang khusus disediakan oleh panitia untuk pengunjung.

Event ini bisa dijadikan agenda tahunan jika ingin berwisata kuliner dan berwisata edukasi. Nggak ada salahnya, kita ajak anak-anak kita mengenal seluk beluk proses pelestarian di bidang pertanian karena bagaimana pun juga, Indonesia dikenal besar karena lahan pertaniannya yang luas dan masyarakatnya yang paham betul tentang bercocok tanam.

5 komentar:

  1. Duh, berarti kalo mau ngantri duluan berangkatnya harus dari jam setengah 6 kali yaaah..
    Gak usah pada mandi dulu& dandan dulu lah langsung cabut aja...hehe...

    BalasHapus
  2. Mengajak anak-anak di expo pertanian seperti ini pasti menyenangkan ya.
    Btw...ini sayangnya cuma ada di Gresik ...

    BalasHapus
  3. Wuiiih seru banget! standnya lucu-lucu, banyak bunga & tanaman. Bagus atuh ya Petrokimia aktif bikin program yang bagus kayak gini. Jadinya kayak ada sumbangsih untuk lingkungan & warga sekitar Gresik hehehe

    BalasHapus
  4. wah, seru banget tuh..selain jalan2 tp bisa beli sayur murah.. :D

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^