Rabu, 03 Agustus 2016

6 Alasan Pekalongan Layak Dikunjungi

credit 


Saat liburan tiba, kebanyakan orang akan mendatangi lokasi wisata yang umum didatangi, seperti Jogjakarta, Puncak atau Malang. Sedangkan kota kecil yang mulai berkembang seperti Gresik atau Pekalongan, banyak terlupa. Padahal, kota-kota ini mulai memaksimalkan lokasi wisatanya. 

Misalkan saja Pekalongan. Mungkin, sebagian orang akan bertanya ada apa di Pekalongan?

Jika kita bandingkan dengan kota yang ada di Indonesia, katakanlah Jogja, Memang benar Pekalongan kalah tenar. Karena Pekalongan jarang sekali diliput media. Tapi bukan artinya Pekalongan tidak menarik dan tidak ada apa-apanya. Sebenarnya, Pekalongan juga memiliki banyak hal yang menarik yang pastinya akan membuat penasaran. 

Tahun 2014 lalu, Pekalongan dinobatkan sebagai salah satu kota kreatif versi UNESCO yang pertama dan berasal dari Indonesia, penghargaan itu mendahului kota Bandung yang memang juga sudah di berikan penghargaan juga sebagai kota Kreatif pada akhir 2015 lalu.

Pekalongan di nobatkan sebagai kota kreatif dengan kategori folk and crafts dengan branding World’s City of Batik. Kebanyakan orang hanya mengenal Solo atau Jogja sebagai kota penghasil batik. Namun, perlu diketahui bahwa sebenernya Pekalonganlah yang merupakan Kota Batik.



Wilayah Pekalongan sendiri, dibagi menjadi 2 wilayah. Yaitu Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Lokasinya yang berada di jalur Pantura membuat Pekalongan menjadi sangat mudah jika ingin dikunjungi.

Jadi, hal apa saja sih yang menarik dari Pekalongan dan kenapa bisa jadi pertimbangan saat liburan tiba?

1. Pekalongan itu kota yang kreatif
Karena Pekalongan ditetapkan sebagai salah satu Kota Kreatif versi UNESCO, selain Bandung, dengan branding kota batik dunia. Bahkan selain kerajinan tangan pun, Pekalongan bisa dinilai sangat out of the box. Bisa di lihat dari pemakaian sistem operas Linux Ubuntu di lingkungan pemerintahannya.

credit

2. Adanya Museum Batik
Sudah jelas dipaparkan di atas bahwa Pekalongan merupakan salah satu Kota Batik yang sudah di akui dunia. Bukan Solo dan juga bukan Jogja. Oleh sebab itu, untuk memperkuat statsu Pekalongan sebagai salah satu Kota Batik, Pemerintah Kota membuat sebuah Museum Batik yang sudah diresmikan oleh salah satu mantan Presiden Indonesia yaitu Susilo Bambang Yudoyono.

Kurang lebih 1.149 batik tersimpan di museum tersebut. Selain memiliki Museum Batik, Pekalongan juga memiliki International Batik Center yang di mana kita bisa berberlanja aneka ragam kerajinan dari Batik.


3. Merupakan salah satu kota yang religius
Mayoritas penduduk di Pekalongan adalah muslim. Beberapa upacara yang berlatar belakang Islam kerap dilaksanakan di kota ini. Seperti upacara yang dilakukan pada bulan Suro.


4. Memiliki wisata alam yang indah
Bukan hanya batik saja, tapi wisata alam dan bahari pun Pekalongan memilikinya. Kalau Anda menyukai pantai, bisa mengunjungi Pasir Kencana untuk melihat sunset yang sangat indah. Atau jika Anda menyukai suasana pegunungan, bisa menemukan gunung Kendalisodo.

Bahkan beberapa tempat wisata pun sudah dilengkapi penginapan atau hotel yang nantinya akan semakin membuat Anda nyaman berada di Pekalongan. Dan bisa mendapatkan promo hotel murah dengan memesan melalui situs travel online seperti Traveloka misalnya.


5. Pekalongan mudah sekali untuk diakses
Dengan letak wilayah Pekalongan yang berada di jalur Pantura sehingga terhubung dengan 3 daerah yang sangat penting di Jawa yaitu Jakarta, Semarang dan juga Surabaya. Sehingga Pekalongan sangat mudah untuk diakses.


credit
6. Pekalongan kaya akan wisata kuliner
Selain batik dan ditetapkan sebagai kota kreatif, Pekalongan juga merupakan kota yang memiliki kekayaan akan makanannya. Seperti halnya nasi Megono, yang selalu menjadi incaran wisatawan jika berkunjung ke Pekalongan. Nasi ini dibuat dari nangka yang masih muda lalu dicincang dan dikukus, selanjutnya diberi berbagai macam rempah. 

Makanan lainnya yang bisa diincip adalah soto pekalongan yang memiliki ciri khas berbeda. Biasanya soto disajikan bersama kuah kuning, namun berbeda dengan soto pekalongan yang dicampur dengan tauco sehingga ada rasa khas tersendiri dari sotonya. Atau jika Anda penikmat sate, Anda juga akan menemukan sate khas dari Pekalongan yang cukup terkenal. Sate ayam yang diolesi saus kacang dan rempah-rempah lainnya. Jika sate biasanya disajikan pada malam hari, berbeda dengan sate di Pekalongan yang dijadikan menu untuk sarapan.


Nah, itulah 6 alasan mengapa Anda harus datang ke Pekalongan Wolrd’s City Of Batik. Jadi, tunggu apalagi? Ayo berkunjung ke Pekalongan.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^