Selasa, 10 Mei 2016

9 Tips Bepergian Untuk Ibu Hamil

http://www.mamaarkananta.com/2016/05/9-tips-bepergian-untuk-ibu-hamil.html?m=1

- It’s better to see something once than to hear about it a thousand times -

Quote di atas itu saya alami saat saya pengen banget kunjungi pulau Lombok. Duh, siapa sih yang nggak nahan ngiler buat datangi pulau eksotik dengan banyak pantai yang siap untuk dijelajah? Jauh dari sekarang, saat saya kuliah, teman seasrama saya berasal dari Lombok. Dia bercerita banyak hal tentang pulau yang dijuluki dengan Pulau Seribu Masjid. Kemudian, keinginan untuk datang ke pulau itu semakin kuat karena Om saya sekeluarga berlibur ke sana kemudian iming-iming ini itu tentang Lombok. Gregetan nggak sih? Pengen langsung pesen tiket hari itu juga!

Kemudian, beberapa bulan yang lalu, ada tawaran pergi ke Lombok tapi rombongan berangkatnya. Tanpa bilang ‘tidak’, saya terima tawaran itu supaya teman saya memasukkan saya ke list rombongan. Tapi, saya harus kantongi ijin dari suami dulu harusnya karena waktu itu saya sedang hamil tiga bulan. Antara saya ngga mau kalah sama rasa kecewa dengan rasa takut kalau kenapa-kenapa sama kehamilan saya karena Lombok itu jauhnya nggak seperti Gresik - Surabaya yang bisa ditempuh pakai angkot.


Untungnya nih, suami ngerti banget kalau salah satu tempat yang ingin saya datangi adalah Lombok. Kata dia, “Kalau nggak sekarang, kapan lagi? Nungguin aku, pastinya juga nungguin Arya sama debay gedhe dulu.”

Iyes, dan jadilah saya berangkat ke Lombok, Kawan!

http://www.mamaarkananta.com/2016/05/9-tips-bepergian-untuk-ibu-hamil.html?m=1
Model rumah di desa Sade, Lombok

Lagi-lagi karena saya hamil, suami ngasih banyak petuah buat bekal saya dalam perjalanan. Saya manggut-manggut saja karena sebenarnya petuah itu adalah petuah umum buat orang yang akan bepergian tapi nadanya diperkeras karena kondisi saya.


Alhamdulillah, perjalanan saya ke Lombok sukses tanpa halangan apapun. Tentunya, karena sebelum saya berangkat ke Lombok, saya melakukan 9 tips bepergian untuk ibu hamil di bawah ini. Simak yuk.

1. Sebisa mungkin nggak pergi sendirian. Bukannya ngga boleh banget ya, tapi mending ada temannya kan? Kalau ada apa-apa, bisa minta tolong sama teman kita tadi. Lebih enak minta tolong ke teman sendiri kan daripada ke orang asing.

2. Selama bepergian, gunakan pakaian yang nyaman dan bisa menyerap keringat dengan cepat. Kalau saran saya, gunakan pakaian yang longgar sehingga ngga menekan bagian perut. Pilih juga bahan kaos atau katun supaya keringat mudah diserap. FYI, ibu hamil itu gampang banget berkeringat.

3. Jangan lupa untuk membawa vitamin dan obat-obatan khusus untuk ibu hamil. Kan obat khusus ibu hamil itu nggak dijual bebas, biasanya diberikan by resep dokter. Jadi ingat, teman yang juga ikutan ke Lombok merasa pusing. Dia nggak biasa minum obat, tapi karena sudah diistirahatkan masih terasa pusing, dia malah minta obat pusing khusus buat ibu hamil ke saya. Alhamdulillah, dia merasa enakan.

4. Pilih kendaraan yang cocok untuk bepergian bagi ibu hamil. Kalau saya sih, pilih naik kereta atau pesawat. Kenapa? Hanya ibu hamil saja yang tahu. Wkwkw.. Ya karena ibu hamil itu gampang kebelet pipis. Pakai kereta atau pesawat kan enak, toiletnya selalu ready. Kalau bis? Masa iya kita bolak-balik nyuruh pak sopirnya buat berhenti di pom bensin? Paling enak lagi sih, ya naik kendaraan pribadi. Tapi saya nggak rekomendasikan naik motor ya. Selain punggung cepat capek, kaki juga jadi gampang bengkak.

Dan kalau memilih naik pesawat, saya sarankan untuk memesan tiket pesawat di Traveloka. Why? Karena prosesnya gampang, cepat dan sering promo. Di Traveloka, ada sekitar dua belas maskapai penerbangan yang bisa dijadikan pilihan untuk menuju lokasi yang ingin kita tuju. Belum lagi, selain menawarkan pemesanan tiket pesawat secara mudah, juga bisa memesan hotelnya sekalian. Jadi nggak bakal namanya kehabisan kamar disaat musim liburan karena seolah kunci kamar hotel sudah di tangan.


5. Kalau memilih naik pesawat, sebelumnya konsultasikan dulu dengan dokter. Karena ada aturan-aturan tertentu dari pihak maskapai berkaitan dengan penumpang yang sedang hamil. Dokter pun akan memberikan rekomendasi ke ibu hamil, boleh ngga naik pesawat berdasarkan kondisi kehamilannya.

Pengalaman saya waktu ke Lombok kemarin, karena nggak bawa surat rekomendasi dari dokter, akhirnya sebelum masuk pesawat, saya disuruh menandatangani surat pernyataan dari pihak maskapai yang menyatakan saya sedang hamil. Dan surat pernyataan itu ditunjukkan ke pramugarinya sehingga mereka tahu kalau ada salah satu penumpangnya yang sedang hamil.



6. Nggak usah bawa banyak barang, terutama untuk tas yang kemana-kemana dibawa. Cukup tas kecil yang diisi dengan beberapa barang penting seperti surat-surat resmi untuk keperluan bepergian, ponsel, dompet, dan barang penting lainnya. Kalau sekiranya ada barang yang jarang dipakai saat bepergian, mending masuk koper saja.

7. Kalau memang mau membelikan oleh-oleh buat sanak saudara atau teman dekat, belikan barang yang sekiranya ngga berat buat dibawa. Ingat lho, kita saja udah berat bawa bayi diperut, jangan dipaksakan buat nambah beban lagi. InsyaAllah, sanak saudara kita ngerti kok dengan kondisi kita dan nggak bakalan tega buat nodong oleh-oleh berlebih LOL

8. Jangan lupa buat berdoa. Di mana pun. Jangan sampai terhanyut sama senengnya ke tempat wisata impian, tapi lupa berdoa untuk keselamatan diri sama si jabang bayi.

9. Selalu memperhatikan keselamatan dan kesehatan diri dan si jabang bayi. Jangan memaksakan untuk mengikuti semua rute atau naik wahana tertentu kalau memang kondisi nggak memungkinkan. Kalau memang merasa sudah capek betul, segera istirahat. Oh iya, jangan lupa banyak minum air putih ya.



Hm, masih ragu bepergian saat hamil? Ngga usah takut Lagi deh, selama kehamilan kita sehat dan ngga punya masalah apapun, cuzz aja deh buat jalan-jalan. Apalagi kalau melakukan 9 tips bepergian untuk ibu hamil ini. Gimana-gimana, ibu hamil pun butuh piknik LOL. Selamat bersenang-senang, bumil.

6 komentar:

  1. lebih enak memang ada yang menemani kalau cape ada yg jagain

    BalasHapus
  2. Mantapp jalan2 pas hamil. jadi ga ada pantangan lain ya mba? ga perlu bawa gunting sama bawang putih gitu :P

    BalasHapus
  3. istriku, selama hamil ini aku sarankan di rumah sjaa. jalan jalan di dekat rumah. kalau untuk pergi jauh jangan dulu deh, eman eman dekbaynya
    salam kenal

    BalasHapus
  4. Asik yah mba, saya mau jalan2 pas hamil tapi belum kesampean, udah brojol hehe... Jauh jg pikniknya bumil.. Sehat selalu

    BalasHapus
  5. Aku dulu waktu hamil ga pernah kemana2 mba. Eh, sekarang udah ga hamil juga gak kemana2 juga nih. Gimana niiihh... *derita gw :))

    BalasHapus
  6. penting itu mba, harus ada rekomendasi dokter. dulu pernah kejadian, ada bumil 7 bulan, ga boleh naik meski udah bawa surat dokter. maskapainya khawatir kalo tiba2 lahiran di tengah jalan..

    jadi mending, kelo udah 7 bulan, stop bepergian pakai pesawat :D

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^