Jumat, 27 Mei 2016

Manfaat Mengatur Pola Tidur Pada Anak

credit

Sejak Arya masih dibuaian, saya dan suami memberlakukan pola tidur untuknya. Tujuan kami sebenarnya sederhana saja, supaya dia tidak gampang rewel. Sudah, itu saja. Saya dan suami tidak memikirkan manfaat ini itu dari pembentukan pola tidur yang baik untuk anak. Dalam otak saya sudah terdoktrin dengan kalimat-kalimat dari para orang tua, kalau anak yang nyenyak tidurnya maka seharian dia nggak akan rewel.

Sebenarnya, pembentukan pola tidur pada Arya ini tidaklah disengaja. Setelah saya melahirkan dia, ketika malam hari di rumah sakit, saya ditunggui suami dan ibu. Maklum, ketika itu kami masih belum mengerti bagaimana merawat anak yang baru lahir. Hari kedua setelah Arya lahir, Arya tampak gelisah sekali. Tidurnya tidak nyenyak dan rewel, menangis hampir menjelang tengah malam. Kemudian, ibu punya ide untuk mematikan lampu kamar dan menggendongnya. Eh, kok ternyata tidurnya malah nyenyak sampai pagi, minus ganti popok ya tentunya. Sejak itu, mengganti lampu tidur atau mematikan lampu ketika anak tidur, menjadi pilihan untuk memulai aktifitas tidur yang lebih nyenyak.

Semakin lama, usia Arya semakin besar dan jam tidurnya semakin berkurang. Aktifitas bermain dengan belajarnya semakin bertambah. Penggunaan bagian tubuh, baik motorik kasar maupun motorik halus, kian hari kian dia eksplorasi. Saya dukung saja tumbuh kembangnya karena hal itu menunjukkan bahwa Arya semakin mampu menguji kemampuan dirinya sendiri sampai pada tahap-tahap tertentu. Namun, ada kalanya Arya tampak begitu lelah setelah bermain sambil belajar seharian. Ujung-ujungnya, ya rewel. Mungkin dia merasa badannya terasa sangat lelah tapi belum bisa menyampaikan dengan kalimat yang jelas karena dia belum bisa berbicara.

Kemudian, saya sama suami mencari cara bagaimana supaya Arya tak lagi merasa terlalu lelah setelah beraktifitas. Saya garis bawahi ya, terlalu lelah. Karena tiap orang yang melakukan aktifitas apapun pasti akan merasa lelah, tapi ada saatnya ketika tenaga terlalu dipompa, dia akan merasa terlalu lelah. Saya jadi teringat pola asuh bapak ketika saya kecil dulu, yang mewajibkan saya dan adik untuk tidur siang sepulang sekolah dan setelah makan siang. Juga mewajibkan saya untuk segera tidur di malam hari sebelum jam sembilan malam. Saya coba komunikasikan hal ini kepada suami dan suami setuju dengan usul saya. Kemudian, saya komunikasikan dengan ibu karena ibu yang menidurkan Arya ketika saya bekerja di siang hari.

Alhamdulillah, ternyata dengan mengatur waktu tidur dan istirahat anak setelah seharian bermain sambil belajar, bisa mengurangi bahkan mencegah rewel dan tantrum. Hal positif lainnya yang tampak lagi adalah energi dan emosi Arya jadi lebih terkontrol. Misalnya, dia mudah ditenangkan ketika merasa sedih dan marah.

Itulah mengapa, saya setuju dengan quote di atas. Betul memang, orang tua yang mengatur pola tidur anak sangatlah besar manfaatnya bagi tumbuh kembang mereka. Saya merasakan sendiri manfaatnya pada Arya. Sebagai contoh kecil, ketika Arya mengajak saya bermain tapi ditengah-tengah aktifitas saya melihat dia mulai malas, itu adalah pertanda kalau dia sudah merasa capek. Saya ajak dia istirahat sejenak. Atau ketika sudah memasuki jam tidur siang atau tidur malam, saya segerakan untuk naik di atas kasur setelah cuci tangan dan kaki. Atau contoh lain, ketika saya mengajak dia mewarnai, menggambar atau menebalkan titik-titik, tapi dia merasa enggan, biasanya itu pertanda dia sudah malas. Saya ajak dia istirahat dulu untuk mengalihkan malasnya, baru memulai lagi. Atau, kalau memang sudah waktunya tidur, ya tidur dulu saja. Biasanya, kalau sudah bangun tidur, dia lebih mau diajak berkompromi menyelesaikan tugasnya tadi.

http://www.mamaarkananta.com/2016/05/manfaat-mengatur-pola-tidur-pada-anak.html?m=1
Photo by Yuniari Nukti

Yang saya lakukan ini, ternyata sejalan dengan apa yang sudah Dr. Mira Irmawati, Sp.A(K) dalam acara Indonesia Yakin #pakaipempers, Jalan-Jalan Ceria Keliling Mini Indonesia, pada tanggal 21 Mei 2016 lalu di Atrium Supermal Pakuwon Indah, Surabaya. Beliau menjelaskan bahwa tidur memiliki fungsi restoratif yaitu memulihkan tenaga yang hilang, menghilangkan kelelahan dan meningkatkan efisiensi belajar. Pada anak, tidur penting sekali karena merupakan aktifitas utama otak sepanjang awal perkembangan. Melihat fungsi yang sangat penting pada aktifitas tidur, tentunya mendukung sekali bukan memberikan waktu tidur pada anak disela aktifitas bermain mereka?

Mira menjelaskan pula, ada dua macam istilah dalam tidur, yaitu ‘tidur Non REM’ dan ‘tidur REM’. Tidur Non REM biasanya terjadi pada menit pertama sampai pada seseorang merasakan yang namanya tidur lelap (deep sleep). Tidur Non REM memiliki fungsi restoratif yang terkait dengan pemeliharaan sistem imun dan pertumbuhan fisik. Kemudian, ada pula yang yang disebut tidur REM, yang terjadi pada menit ke 70-90 setelah kita tidur. Fungsi dari tidur REM adalah merestorasi tubuh yang berkaitan dengan pengaturan fokus perhatian, kemampuan untuk mempertahankan suasana hati yang optimistik dan percaya diri, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

http://www.mamaarkananta.com/2016/05/manfaat-mengatur-pola-tidur-pada-anak.html?m=1
Photo by Yuniari Nukti

Yang perlu diketahui adalah, tidur Non REM dan tidur REM ini terjadi secara bergantian selama kita tidur. Siklusnya terulang terus sampai kita terbangun dan badan merasa segar. Melihat manfaat yang sangat besar dari tidur bagi tumbuh kembang anak, nggak salah bagi kita sebagai orang tua mengatur pola tidur mereka. Alhamdulillah, pola tidur Arya yang sudah terbentuk semenjak dia masih kecil, akan saya ulang perlakuannya pada adiknya yang masih berusia dua bulan, Fatin. Pada Fatin, tentunya saya juga nggak ingin melewatkan manfaat yang bisa dia peroleh kalau saya mengatur pola tidurnya. Sekarang, dia masih pada tahap dimana dia memiliki waktu tidur yang lama, yaitu antara 13-15 jam per hari. Tentunya, siklus tidur Non REM dan tidur REM terulang terus-menerus pada tidurnya. Dan saya nggak ingin tidurnya terganggu sehingga mengakibatkan kedua siklus ini tidak bekerja dengan baik.



Salah satu cara menjaga supaya Fatin bisa selalu tidur lelap adalah dengan memilih popok yang tepat dan selalu merasa kering meskipun dia pipis berulang-ulang. Pilihan saya, jatuh pada Pampers. Kenapa Pampers? Karena Pampers sudah memiliki bentuk berupa baby dry pants yang berbentuk celana yang akan tetap kering sampai 12 jam. Masa sih? Eh, beneran lho! Ini andalan saya ketika Fatin tidur karena pipis tidak mengganggu proses tidurnya. Selain itu, Fatin tampak aman-aman saja #pakaipempers yang sudah ada sejak tahun 1956. Kulitnya tidak iritasi atau muncul bercak-bercak merah yang biasa disebut ruam popok. 

Setelah menggunakannya pada Fatin dan dia merasa nyaman-nyaman saja, bahkan pipis tidak mengganggu tidurnya, baik di siang hari maupun malam hari, saya merekomendasikan popok ini untuk dikenakan pada bayi Anda. Tentunya, setelah mengetahui manfaat dari tidur yang nyenyak pada anak dan perlunya memilih popok yang tepat untuk anak, memilih Pampers tidak ada salahnya bukan?

15 komentar:

  1. wih asiknya dan pasti seru acaranya : )

    BalasHapus
  2. aih... dedeknya lucu banget hehehe

    BalasHapus
  3. Sudah jadi orang tua baru menyadari manfaat tidur siang untuk anak-anak ya Mbak. Dulu pada masa kita, boro-boro mau disuruh tidur, palingan mbelot. Ada aja alasannya. Justru klo tidur minta uang jajan ditambah :D

    BalasHapus
  4. Pampersmu Fatiiinn... tak anter hari ini yaaa... maafkan kakak Athiyah yaa

    BalasHapus
  5. Halo dedek Fatin. Toss dunk sama Salfa yg juga #PakaiPampers

    BalasHapus
  6. betul sekali, membiasakn sejak dini itu lebih baik. tidur cukup baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak

    BalasHapus
  7. Hihi... Baru tahu ternyata tidur juga ada remnya ya 😊

    BalasHapus
  8. Ibunya biasanya yang mendisiplinkan untuk tidur lebih awal, sementara ayahnya belum mencecapn rindunya pada sang anak...

    BalasHapus
  9. duh, mba baby ku skrg rutin jam 11 sd 2 malam, pasyi ngajak main aja, hiiks

    btw blognya udah saya folow ya mba

    BalasHapus
  10. Anak-anak memang harus dibiasakan tidur teratur sesuai umurnya.
    Pada umumnya anak-anak bisa langsung tidur jika sudah waktunya
    Bisa saja habis tertawa-tertawa dia langsung tertidur
    Terima kasih tipnya
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  11. Fatin, salam kenal. Bener, Mba. Tidur anak harus berkualitas, soalnya itu waktunya anak tumbuh kembang

    BalasHapus
  12. nyimak baik baik
    saladin tidurnya selalu di atas jam 10 malam..hehehe

    BalasHapus
  13. POla tiudr bagi anak menurutku emang penting, mba. Sepakat banget. Satu sisi kalau kurang tidur juga jadi rewel ya. Padahal satu sisi tidur juga bagus untuk perkembangan anak :)

    BalasHapus
  14. orang tua harus mengajarkan anaknya sejak dini, siang harus tidur, kalau malam tidurnya jangan malam2. orang tua harus tegas terhadap anaknya. tapi jangan di kekang lho.

    BalasHapus
  15. Memang pola tidur anak harus dilakukan sejak dini, ya mak..TFS :)

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^