Senin, 26 September 2016

Ingin Meningkatkan Kognitif Anak? Pilih 5 Mainan Ini


Usia di bawah lima tahun, adalah usia dimana anak-anak hendaknya dipuaskan hasrat bermainnya. Ya karena mereka memang waktunya bermain, bergembira dan bersenang-senang dengan masa kecilnya. Tapi tentunya, meskipun anak-anak kita diberi kebebasan bermain sesuka hati, tetap haruslah dalam pengawasan orang tua. Salah satu bentuk pengawasan orang tua ini adalah memilihkan mainan dan permainan yang bisa mengasah dan meningkatkan kemampuan si anak.

Sebagai orang tua dari dua balita, tentunya saya harus jeli memilih mainan yang sesuai untuk usia anak-anak saya. Lebih-lebih nih, saya juga harus memikirkan manfaat dari mainan-mainan itu. Arya, anak saya yang masih berusia empat tahun, adalah salah satu anak yang kemampuan motorik halusnya tercapai dengan baik. Oleh karenanya, saya harus memfasilitasi perkembangannya itu dengan cara memilihkan mainan yang juga berfungsi untuk meningkatkan kognitifnya. 

Ada beberapa mainan untuk meningkatkan kognitif anak. Apa saja? Yuk, intip mainan-mainan itu.


1. Brick
Ini adalah salah satu permainan yang sering dimainkan oleh Arya sejak dia berusia tiga tahun. Permainan bongkar pasang ini, pertama kali dikenalkan oleh suami saya saat dia berulang tahun yang kedua. Meskipun ketika itu, permainan bongkar pasangnya yang menyusun adalah suami saya dan Arya hanya menonton saja sampai selesai. Kemudian terbengkalailah itu bongkar pasang berbentuk mobil sampai Arya menginjak usia tiga tahun. 

Di usia tiga tahun, saya mengenalkan kembali brick kepada Arya. Brick keluaran ELC menjadi pilihan karena bricknya bisa disusun menjadi helikopter, motor dan mobil rescue. Sekitar setahun ini, ketiga bentuk alat transpotasi ini dibongkar dan dibentuk sesuka hati oleh Arya. Entah tembak, pesawat, dan bentuk lainnya. Meskipun bentuknya nggak mirip sama sekali dengan bentuk aslinya, tapi imajinasilah yang saya beri nilai positif.


Mengenalkan permainan brick pada anak ini memiliki banyak manfaat. Manfaat yang pertama, tentunya melatih dan mempertahankan konsentrasi anak. Dalam sekali bermain, Arya bisa tanpa berhenti bermain brick ini selama satu jam penuh. Manfaat yang kedua, melatih imajinasi anak dalam hal bangun ruang. Kuncinya adalah bebaskan anak untuk membuat bentuk apapun sesuai dengan imajinasinya tanpa kita atur-atur. Juga berikan apresiasi jika anak memamerkan hasil rakitannya serta gali pertanyaan dari hasil karyanya.

Salah satu merk permainan brick yang terkenal adalah Lego. Berkutat dengan permainan ini bersama Arya, membuat saya mengerti mengapa Lego begitu terkenal dan menjadi referensi. Brick-nya begitu presisi dan tidak mudah lepas, membuat hasil rakitannya begitu pas dan imbang. Salah satu toko online yang menjual Lego asli adalah Mapemall Indonesia, dengan kisaran harga yang sebanding dengan kualitasnya.



2. Ular Tangga
Siapa sih yang nggak tahu permainan ini? Nenek saya yang usianya sudah 80 tahun lebih saja tahu permainan ini. Dan beliau heran waktu lihat Arya lancar bermain ini. 

Arya kenal permainan ini sebetulnya secara tidak sengaja. Tahu permainan pancing ikan-ikanan di kolam plastik yang biasanya ada di alun-alun? Arya suka sekali main itu tiap kami ke alun-alun kota. Kalau di Gresik, setiap anak yang selesai bermain pancing ikan, orang tuanya membayar sekitar 3000-4000 rupiah dan si anak boleh memilih mainan yang dibawa oleh si pemilik mainan pancing ikan. Kok ya, si Arya milihnya ular tangga ini. Dia pilih itu bukan karena dia ngerti cara mainnya tapi karena di papan permainannya ada tokoh-tokoh kartun Naruto. 


Ada beberapa manfaat jika anak kita terbiasa bermain ular tangga. Pertama, melatih anak untuk menghitung urutan angka. Caranya mudah, perintahkan anak untuk menggerakkan pion ke tiap-tiap kotak dengan mengucapkan jumlah angka yang keluar setelah dadu terlempar. Manfaat yang kedua adalah, mengajari anak untuk mengenal angka karena anak akan mengetahui di angka berapa pionnya berhenti. Kita sebagai orang tua bisa lebih baik aktif memberitahu sebutan angkanya. 

Kemudian, manfaat yang keempat adalah si anak akan belajar urutan angka. Bahwa setelah 10 itu adalah 11, bahwa setelah 85 itu adalah 86, dan seterusnya. Sedangkan manfaat yang keempat adalah si anak akan belajar untuk sportif. Bahwa dalam permainan ini ada kalah dan menang, ada lawan yang naik tangga atau dia malah yang turun melalui ular, dan bahwa si anak tidak boleh curang karena angka yang keluar di dadu membuat dia tidak bisa naik tangga atau malah turun melalui ekor ular.

Baca juga : Manfaat Menggambar bagi Anak Usia 2 Tahun


3. Tazzos
Sama halnya dengan brick, permainan tazzos ini memiliki manfaat yang hampir sama. Hanya dengan menggandengkan lubang-lubang yang ada di sekeliling tazzos untuk menjadikannya beberapa bentuk yang berbeda-beda. Manfaatnya pun sama besarnya dengan brick meskipun permainan ini jauh lebih murah harganya dibandingkan brick. 


Tapi, ada manfaat tambahan untuk tazzos ini. Di setiap kepingan tazzos yang dimiliki Arya, ada cetakan huruf balok dan angka. Kadang kala, jika Arya tidak sepenuhnya konsentrasi merangkai, dia akan bertanya huruf atau angka apa yang tercetak di kepingan tazzosnya. Dari situ, dia akan mengenal bentuk huruf dan angka, juga pelafalannya.


4. Congklak
Saya pernah menuliskan tentang permainan ini dan bagaimana saya mengenalkannya kepada Arya. Silakan baca artikel lengkapnya di link di bawa ini.


Sekarang, Arya sudah mengerti bagaimana cara bermain congklak yang benar. Dan dia paling suka kalau bisa mengambil biji congklak milik lawannya. Alhamdulillah, Arya sudah bisa menghitung dengan benar dan sudah nggak ada angka yang skip lagi. Malah, sekarang sudah bertambah kosa katanya dalam menghitung. Meskipun kadang masih tanya, setelah 19 itu berapa atau setelah 29 itu berapa. Dan, masih harus pelan-pelan mengajari strategi bermain congklak supaya dia bisa mendapatkan biji congklak lebih banyak daripada lawannya di akhir permainan.


5. Boggle Jr. 
Permainan ini salah satu permainan incaran saya sejak beberapa bulan yang lalu. Karena nggak banyak yang jual di Indonesia. Saya saja dapatnya setelah follow sebuah akun facebook yang menjual mainan dan buku anak-anak preloved.
Credit

Mainan ini memiliki beberapa manfaat untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun. Selain untuk melatih anak menyamakan bentuk-bentuk huruf yang ada di kartu dengan yang ada di balok-balok huruf, Boggle Jr. juga melatih anak untuk mengenal huruf. Selain itu, anak juga bisa dilatih untuk mengucapkan huruf-huruf yang ada pada tiap kata, juga mengucapkan benda yang ada di dalam kartu gambar. Hal ini tentunya, akan melatih membuat memori anak tentang tiap-tiap huruf lebih terasah.


Itu semua adalah beberapa daftar permainan yang sering dimainkan oleh Arya di rumah. Entah dia bermain sendiri atau mengajak siapa saja yang saat itu sedang tidak melakukan apa-apa. Karena kami merasa kalau manfaat yang diraih untuk tiap permainan itu sangatlah besar, tentunya kami mendukung penuh Arya menghabiskan waktunya bersama mainan-mainan itu.

Nah bapak ibu, sharing yuk di kolom komentar, mainan apa saja yang biasanya dimainkan anak-anak Anda di rumah. Oh iya, jangan lupa untuk berbelanja di Mappemall Indonesia jika ingin mendapatkan mainan yang berkualitas ya.

36 komentar:

  1. Mbak, dari beberapa mainan yang Kak Ghifa punya dia paling suka lego mbak. Bisa bongkarnya tapi kalau nyusun sih belum bisa. Hahahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha..
      Awalnya Arya juga gitu. Lama-lama dia bisa juga..

      Hapus
  2. jadi inget,tazzos itu mainan dulu yang ada di ciki2 ball itu kan yak??hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa..
      Beli ciki buat ambil hadiahnya tok. Haha

      Hapus
  3. Itu permainan kedua sering sya lihat mba..itu mainan saya waktu kecil hihi

    BalasHapus
  4. sipp, informasi yang bermanfaat ini bagi para orang tua, dari pada mainin gadget, mending di kasih mainan ini..

    BalasHapus
  5. Wah yang boogle itu menarik yah.. Kalaupun ada disini pasti harganya mahal yah.

    BalasHapus
  6. Ular tangga itu seru ketika kocok dadu angkanya pas bisa naik tapi ketika kurang beruntung kocok dadunya bisa melesat turun jauh

    BalasHapus
  7. UlAar tangga..congklak..tazos..wah nostalgia bgt...anakku jg hrus dikenalin mainan ini ya.tfs mba

    BalasHapus
  8. Semua anakku udah punya Mba Ria, hahaha
    Lego, mombik, brick, wooden brick, banyak deh :D
    Semoga kognitif mereka makin keasah ya.

    BalasHapus
  9. wah boleh jg nih buat referensi mainan baru si keci

    budy | Travelling Addict
    blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
  10. Dari semuanya Fahmi senang brick nomor satu.
    Apalagi kini musim hujan, cocok...

    BalasHapus
  11. Kayanya udah jarang banget liat anak- anak duduk mainin ular tangga bareng. Huaaa...

    BalasHapus
  12. ahhh..saya nyari mainan buat di rumah. Mauu

    BalasHapus
  13. Waa tazos mainan emak2 waktu kecil dulu nih.. ngumpulin chiki buat dapetin banyak tazos :D

    BalasHapus
  14. Barusan main ke blog mbak Ria, sudah ditawarin tulisan soal anak-anak. Semakin kerasa kalau menikah itu nggak bisa bahagia aja, belum kalau punya anak nanti. Urusan mainan pun nggak bisa sembarangan ya mbak.

    BalasHapus
  15. Boggle jr itu semacam scrablle bukan ya..?
    Anak saya juga suka main brick, ular tangga dan congklak, Mbak. Seru, katanya.

    BalasHapus
  16. Tazzos udah lama banget ngga punya ituu, ada gambar2nya kartun disney klo jaman dulu haha..anakku suka lego mba ^^

    BalasHapus
  17. Oooo namanya Tazzos? Aku nyebutnya bongkar pasang hehe TFS

    BalasHapus
  18. Aku baru tahu game boggle jr ini mbak. bagus juga ya

    BalasHapus
  19. Ular tangga sama congklak masih saya mainin sampe sekarang. Kalo tazos astaga, jaman saya kecil sering mainin kaya gituan x))

    BalasHapus
  20. Tazos, ular tangga and congklak mainan zaman kecil dulu. Dai tmpat q anak sekarang ud jarang yg mainin harus dikenalkan nih.

    BalasHapus
  21. lucu amat yaaa, bricknya seru tuh say alde pasti suka..nailah kemarin baru kubelikan scrabble hihi moga bisa jago cas cis cus :D

    BalasHapus
  22. Tazos itu seperti mainan jaman SD yang hadiah dari cikibol. Masih ada ya sampai sekarang. Btw yang ular tangga itu boleh juga idenya buat belajar mengenal angka

    BalasHapus
  23. Wah bisa direkomendasikan buat Piki nih, makasih mba Ria.

    BalasHapus
  24. Apakah permainan bright aman untuk balita ya Mbak?
    Bagaimana dengan musik ya Mbak?
    apakah anak kecil cenderung menyukai musik/suara-suara atau hanya untuk anak-anak terntu saja ya?
    terima kasih

    BalasHapus
  25. Hm, referensi permainan asyik masa kini, untuk mengalihkan anak dari gadget bagus nih, Mbak Ria.

    BalasHapus
  26. Lego yang selalu jadi favorit. Membantu perkembangan motorik anak juga. :)

    BalasHapus
  27. Wah aku baru tahu nama permainan itu brick mba. Sering lihat dan main :)

    BalasHapus
  28. Alhamdulilalh sudah pernah mencoba semua mainan itu ... waktu masih kecil #eh

    Kalau anak sendiri sih baru beberapa. Tinggal permainan kata saja yang belum dan ingin punya, semoga ada rezeki buat membelinya ^_^

    BalasHapus
  29. Bagus juga tipsnya. Tapi kira-kira mainan ini untuk siswa SMP cocok gak yah?

    BalasHapus
  30. eh, permainan ular tangga masih ada ya... Huhuhu, jadi kangen mau main itu lagi...

    BalasHapus
  31. Juna baru punya Lego, entar ah beli tazzos, kayaknya seru tuhhhh

    BalasHapus
  32. Anak-anakku main semua kecuali yang nomer 5, dulu kagak ada kali ya :D

    BalasHapus
  33. ular tangga mendunia yaaa.. harus banyak2 kayaknya nh kasih maenan anak biar makin berkreasi

    BalasHapus
  34. Anak cowokku suka lego semuA, sampai begadaaang dulu gitu mainnya.

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^