Blog milik Ria Rochma, blogger Gresik, Jawa Timur. Tulisan tentang parenting, gaya hidup, wisata, kecantikan, dan tips banyak ditulis di sini.

Lampu Bohlam #2 - Pohon

| on
Minggu, Maret 10, 2013
Entah, ini ukiran siapa. Senyum terbentuk di pohon melinjo milik tetangga belakang rumah. 

Ah, pohon saja bisa tersenyum. Apalagi kita yang manusia, yang memiliki banyak otot di wajah.
Mari tersenyum, teman ^_^




Cobalah Berempati Pada Rasa Cepek Seorang Ibu

| on
Sabtu, Maret 09, 2013


credit


Postingan ini sebagai bentuk kekesalan saya terhadap ucapan seorang rekan kerja beberapa hari yang lalu *udah lewat kali*, yang tanpa dia sadari sudah menyinggung saya.

Dimulai dari pertanyaan dia tentang umur dan jenis kelamin anak saya. Kemudian ketika dia tanya anak saya sudah bisa apa, saya jawab dengan semangat kalau sudah bisa lari. Jadinya, saya sebagai ibunya sedikit ngos-ngosan kalau ngejar dia.

Dengan santai dan tertawa mengejek *ups, saya tahu raut wajah mengejek itu seperti apa*, dia bilang, "Halah, orang bukan kamu yang ngasuh."

(Flash Fiction) Prompt Challenge #4 : Bayu si Pembuat Ulah

| on
Kamis, Maret 07, 2013


credit


Memiliki saudara adalah hal yang paling menyenangkan. Mungkin aku pun seperti itu andaikan saudaraku itu bukan Bayu. Dia semenjak kecil selalu saja berbuat yang diluar akal sehat. Bukan, bukan hal mistis maksudku dari 'diluar akal sehat'. Tapi bagiku, itu tidak wajar jika dilakukan oleh anak seumuran dia.

Pernah, pada saat dia kelas satu SMP, dalam seminggu dia memecahkan kaca kelas di sekolah dengan paving yang dia congkel sendiri di halaman sekolah. Masalahnya? Sepele. Diejek. Ah, bukankah saling ejek-mengejek itu menyenangkan untuk remaja? Tampaknya ya, Bayu tidak bisa menerima salah satu aktivitas remaja ini.

[Berani Cerita #1] Rumah Tua Di Ujung Gang

| on
Selasa, Maret 05, 2013


Sesaat ketika aku akan melangkah keluar dari rumah tua yang sangat menyeramkan ini, aku mendengar suara derik dari pintu yang terbuka. Aku menoleh. Berusaha mengamati dalam kegelapan dengan memincingkan mataku untuk memastikan paklek Man ada di sana.

Tapi tak kulihat ada siapa-siapa di sana.

Dengan ragu, kuputuskan untuk memeriksa saja siapa yang membuka pintu kamar itu, yang lokasinya berdekatan dengan ruang makan. Syukur-syukur kalau pintu tadi terkena angin atau yang menggerakkan pintu itu benar-benar adalah paklek Man. Senter yang kupegang, mulai redup pelan-pelan karena, payahnya, aku lupa mengganti baterainya sebelum melakukan petualangan menyeramkan ini bersama paklek Man.

(Flash Fiction) Teguh

| on
Rabu, Februari 27, 2013




“Jawab Ratna. Jawab!”

Ratna masih diam. Tak ada kata yang muncul satu pun dari mulutnya untuk menjawab pertanyaan Lis, ibu kandungnya. Hanya tangis yang bisa dilakukannya. Tapi, tangis saja tak mampu melegakan hati ibunya. Lis terus menggoyang-goyang tubuh Ratna demi mendapat sebuah jawaban.

Saat Saya Merantau di Jombang, Jawa Timur

| on
Senin, Februari 25, 2013


Saya masih ingat sekali, ketika akan memasuki SMA, ada seorang teman dekat saya di SMP yang mengejek seorang siswa SMP kami yang mengambil keputusan untuk mondok dan melepas kesempatan buat masuk di SMA favorit di kota kami, Gresik. “Masa sih, ada anak SMP kita yang rela mengundurkan diri dari SMA 1 demi masuk pesantren? Padahal dia udah keterima lho.” Kata temanku waktu itu. Ada teman yang lain menanggapi dengan menambah ejekan lain kalau anak itu tidak bersyukur sudah diterima di sekolah yang bagus. Ada juga yang kaget dan penasaran siapa nama tuh anak.

Saya seh senyum-senyum saja waktu teman saya bilang seperti itu. Selang beberapa menit dari perbincangan itu, saya bilang kalau tuh anak adalah saya. Beberapa teman kaget, beberapa tidak karena memang mereka sudah tahu. Yang lebih kaget lagi yang mengejek saya, karena tidak menyangka kalau anak itu adalah saya.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature