Bismillah. Mari Menyeduh Manfaat dari Secangkir Kata

Belajar Memahami Orang Lain Melalui Drama 30 But 17

| on
Thursday, January 10, 2019
still-17-drama-30-but-17-1
link
Saya suka nonton film atau drama itu yang ide ceritanya nggak begitu-begitu saja. Walaupun pemainnya nggak terlalu terkenal tapi ceritanya berbeda dengan kebanyakan cerita drama yang lain, saya bakal nonton sampai habis. Salah satunya, drama korea berjudul 30 But 17 atau beberapa media menyebutnya dengan judul Still 17.

Saya memilih drama yang dimainkan oleh Shin Hye Sun dan Yang Se Jong sebagai pemeran utamanya karena kisahnya tragis dan memiliki banyak pesan penting, terutama dalam hal membantu seseorang yang sedang mengalami masalah krisis kepercayaan diri. Meskipun sempat kecewa dengan drama Yang Se Jong sebelumnya yaitu Temperature of Love, tapi entah kenapa saat melihat poster 30 But 17 rilis, keinginan untuk menonton drama ini menggebu.

Berkisah tentang seorang remaja perempuan bernama Woo Suh Ri (Shin Hye Sun) yang mengalami kecelakaan hebat di jalan raya dan mengalami koma selama 13 tahun. Ketika itu, dia berusia 17 tahun dan sedang mempersiapkan penampilan perdananya dalam sebuah grup orkestra sebagai pemain biola. Saat dia bangun dari koma, usianya sudah 30 tahun dan tidak menemukan siapa-siapa yang menungguinya di rumah sakit.

still-17-drama-30-but-17-1
link

Problem semakin meruncing saat dia shock dengan ‘wajah barunya’ dan rumah yang ditempatinya bersama dengan paman dan bibinya sudah dijual dan ditinggali oleh Gong Woo Jin (Yang Se Jong) bersama dengan keponakannya, Yoo Chan (Ahn Hye Seop), dan seorang pembantu bernama Jennifer. Untung saja, Gong Woo Jin mengizinkan dia tinggal untuk sementara waktu sampai menemukan paman dan bibinya. Di pertengahan episode, terkuaklah kalau Gong Woo Ji ini memiliki trauma masa lalu yang berhubungan dengan kecelakaan yang dialami oleh Woo Suh Ri. 

Karena tidak mau menyusahkan Gong Woo Jin, Woo Suh Ri mencari pekerjaan yang (maunya) berhubungan dengan bakat dia, yaitu bermain biola. Tetapi saat mengalami kecelakaan dia masih berusia 17 tahun, mendapatkan pekerjaan terasa sulit karena dia dianggap hanya lulusan SMP yang belum mendapatkan ijasah SMA. Meskipun dia sudah bisa menerima bahwa usianya tak lagi muda, tapi dia sulit menerima bahwa bakat yang dia punya tidak membantunya saat mengalami kesulitan finansial. Ini membuat dia down dan mengalami krisis kepercayaan diri.

Lanjutannya? Ah, enaknya kalian tonton langsung deh, sambil diresapi. Eits, tapi sebelumnya, baca dulu pesan yang saya ambil setelah menamatkan drama yang terdiri dari 32 episode dengan sekali tayang 2 episode. 

1. Saat seseorang sedang down atau mengalami trauma, dibutuhkan support system yang baik untuk memulihkannya. Support system yang utama haruslah berasal dari keluarga. Baru setelahnya silakan teman dekat, teman sekolah atau teman kantor dan masyarakat sekitar untuk membantu. Tapi ketika keluarga tidak ada seperti kasus Woo Suh Ri yang ditinggal oleh paman bibinya, support system bisa didapatkan dari orang lain. Beruntunglah Woo Suh Ri mendapatkan dukungan yang luar biasa baik dari keluarga Gong Woo Jin.

2. Proses pemulihan dari kondisi down dan trauma akan lebih mudah kalau individunya itu mau dan butuh untuk dibantu supaya lekas pulih. Dengan kesadaran yang muncul dari dalam diri sendiri itulah, yang membuat si individu tadi lebih merasa nyaman untuk menerima masukan, solusi, treatment dan lain sebagainya. Seperti Gong Woo Ji yang akhirnya membuka diri pada orang lain dan terapisnya sehingga memudahkan dia untuk menerima treatment dalam proses penyembuhannya. 

still-17-drama-30-but-17-3
link

3. Bagaimana rasanya ketika impian kita hancur seketika dalam waktu satu hari? Rasanya akan terasa sakit bukan? Apalagi saat itu kita berada pada kondisi terprima dan jalan menuju impian itu terbuka lebar. Begitulah yang sedang terjadi pada Woo Suh Ri. Tapi karena Woo Suh Ri ini memiliki kepribadian yang ceria dan tidak pantang menyerah, dia dengan mudah menyusun banyak rencana-rencana hidup setelah terbangun dari koma, termasuk masalah pencapaian impian dan kestabilan finansial.

4. Bahwa pengalaman mengajarkan segalanya, salah satunya adalah peka terhadap kondisi orang lain. Dan orang akan makin peka jika dia juga pernah mengalami trauma di masa lalunya atau setidaknya pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan dulunya. Dalam drama ini, Gong Woo Ji yang mengalami trauma masa lalu (meskipun belum sembuh betul), dia memiliki empati yang baik terhadap Woo Suh Ri yang terbangun dari koma yang cukup lama. Empatinya ditunjukkan dengan mengizinkan Woo Suh Ri tinggal di rumahnya, mencarikan pekerjaan, dan mendukung Woo Suh Ri saat dia ingin kembali memainkan biolanya.

5. Bantulah orang-orang di sekitarmu yang membutuhkan bantuan. Pekalah pada kesulitan orang lain. Seperti Yoo Chan dan Jennifer yang sangat peka terhadap kesulitan yang dialami oleh Woo Suh Ri, dan merekalah yang menjadi teman pertama Woo Suh Ri.

.
.

Gimana, sudah menangkap pesan yang saya ambil dari drama 30 But 17 ini? Dalam banget kan pesannya? Selain itu ya, drama ini asyik saja ditonton. Mau nonton sambil santai-santai, juga oke. Karena ada scene yang memang lucu sekali. Mau nonton sambil nangis-nangis, juga boleh. Saya saja merasa trenyuh sekali kok sama nasib si tokoh utamanya. 

Kemonlah yang belum nonton cuzz nonton. Jangan lupa siapin pop corn ya!
10 comments on "Belajar Memahami Orang Lain Melalui Drama 30 But 17"
  1. ko seru sih ceritanyaa, udah lama ga nonton drakor jadi pengen cobain nonton ini deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segera cuz nonton..
      Bagus ceritanya, pemaknaannya dapet bgt.

      Delete
  2. jarang nonton drama , tapi mau nyoba takut ketagihan

    ReplyDelete
  3. Lha orang tuanya si pemain biola ini ke mana tho, kok yang dicarinya malah om dan tantenya?

    ReplyDelete
  4. Aku sedang nonton nih. Baru sampai episode 7 di viu.

    ReplyDelete
  5. Ada komedinya kah? Kalo full sedih rasanya ga sanggup akunya. Kepengen nonton tapih..penasaran aja gimana strugglenya si tokoh dan macem mana endingnya

    ReplyDelete
  6. Ini adalah salah satu drama yang sepanjang jalan nya bikin aku nangis :(

    ReplyDelete
  7. jarang nonton drakor. tapi baca ulasan jadi pingin nonton juga. Betul 30 but 17 ini memiliki alur cerita tersendiri dan 'belajar' lebih peka terhadap orang lain dan tidka menghakimi. Baiklah, nonton drakor weekend ini. hihihi

    ReplyDelete

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature