Sabtu, 09 Januari 2016

Sandal Baru Arya


Beberapa minggu ini, Arya lebih bersemangat kalau sudah waktunya sholat tiba atau ketika orang rumah mau sholat. Cepat-cepat dia ambil sandal, wudlu kemudian ikutan sholat. Yah, namanya anak kecil, belum sesempurna orang dewasa untuk pelaksanaan beribadahnya. Tapi kitanya udah seneng banget lihat semangatnya. Meskipun maunya masih sholat maghrib aja karena hanya tiga roka’at, atau gerakannya masih jengkulat-jengkulit, atau hanya mau baca surat al-Fatihah saja keras-keras tapi masih ogah-ogahan disuruh baca surat pendek.

Kalau saya amati sih, semangatnya Arya karena baru saja dibelikan sandal baru khusus untuk sholat. Biasanya, kalau dari kamar mandi untuk wudlu menuju kamar untuk sholat, dia pakai sandal jepit orang dewasa yang biasa orang rumah pakai. Jalannya jadi kaya pinguin, pelan-pelan sambil takut jatuh karena sandal kegedhean yang basah.

Sebagai orang tua yang kurang peka, saya ditegur sama Bapak. Beliau menyuruh saya membelikan Arya sandal jepit yang ukurannya lebih kecil atau setidaknya pas buat dia. Karena tingkat lupa saya yang sudah akut ini, seringkali kelupaan mampir toko buat belikan Arya sandal jepit. Untungnya, saya punya Ibu yang baik hati dan selalu ingat kebutuhan rumah, dan jadilah yang belikan sandal baru untuk Arya adalah Ibu *nyengir*.


Arya senang sekali dibelikan Ibu sandal baru. Dia sempat tanya siapa yang belikan sandalnya. Saya bilang dong terus terang kalau Umi-nya (Ibu saya) yang belikan. Cepat-cepat dia menghampiri Umi-nya dan mengucapkan terima kasih. Ah, bahagianya kalau melihat anak kita mampu mengucap terima kasih karena menerima kebaikan dari orang lain. Pengennya senyum-senyum terus di depan Arya setelah dia bilang terima kasih, tapi Arya suka malu sih kalau digitukan.


Kadang-kadang juga, dia suka niru-niru Ibu saya pakai sandal di rumah. Jadi, Ibu saya itu ada masalah kesehatan di telapak kaki dan dokter menyarankan untuk setiap hari menggunakan sandal empuk dengan hak yang agak tinggi kira-kira 3 cm di mana pun beliau berada, termasuk di dalam rumah. Karena sudah punya sandal baru, Arya jadi ikut-ikutan pakai sandal juga di dalam rumah. Nggak masalah sih, karena sandal barunya Arya itu kan memang khusus di pakai saat akan sholat dan dipakai hanya di dalam rumah.

Memunculkan motivasi pada anak untuk melakukan sesuatu, bisa dengan menggunakan cara-cara sederhana. Terkadang, tanpa kita duga, memberi mereka barang-barang sederhana saja, sudah memicu motivasi si anak. Sebagai orang tua, kita haruslah lebih peka. 
Salam,
Ria Rochma
***

7 komentar:

  1. Sandalnya lucu, ya? :D Kalo Asma jadi seperti ratu sandal, sandalnya banyak banget. -,-

    BalasHapus
  2. benar-benar sederhana caranya, ya. Semoga rajin selalu sholatnya, Arya :)

    BalasHapus
  3. sederhana caranya, ya. Anak-anak memang peniru ulung. Semoga shalatnya rajin selalu :)

    BalasHapus
  4. Mas arya nggemesin, terus semangat ya belajar sholatnya.

    BalasHapus
  5. Hihihi... gayanya lucu juga si Arya :)

    BalasHapus
  6. eh sandalnya kegedean :)))
    udah bisa ya pakai sandal yg tali gitu, dijepit. keponakanku masih kecil, pakai sandal yg selop gitu :)))

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^