Senin, 14 April 2014

Unfogettable Journey : Mempertebal Persahabatan di Selecta, Batu




Unfogettable Journey : Mempertebal Persahabatan di Selecta, Batu - Kalau berbicara tentang travelling yang berkesan, ada! Bukan karena tempat wisatanya, tapi karena alasan kenapa akhirnya terwujudlah travelling itu. Dadakan, tanpa persiapan tapi melegakan.

Melegakan?

Ya, karena memang saat itu saya dan teman travelling saya lagi anget-angetnya punya masalah dengan gebetan. Uhuk!

Yes! Teman travelling saya ini siapa lagi kalau bukan sahabat saya jaman kuliah, si HM Zwan. Meskipun kami sahabat, tapi kami nggak pernah travelling bareng. Saya ke Bromo sama beberapa teman Mapala, dia nggak ikut. Dia ke Jogja bareng empat teman kuliah, saya nggak ikut juga. Kami baru barengan travelling setelah kami selesaikan PKL di Ponorogo dan beberapa bulan kemudian kami kembali ke Ponorogo untuk meninjau kembali program PKL.
Baru setelah lulus, ada sedikit sesal juga, kenapa waktu kuliah nggak puas-puasin travelling sama dia. Toh sebenarnya kami punya hobi yang sama, selera travelling yang sama, dan budget yang sama *penting ini ya, catat!*.

Setahun setelah lulus kuliah, kami berdua masih sama-sama galau tentang pekerjaan yang masih belum buat kami nyaman, juga kegalauan tentang gebetan masing-masing. Akhirnya malah moment inilah yang membuat kami berhasil travelling bareng. Hehe, memang telat sih, tapi biarlah, ketimbang nggak sama sekali.

Oke. Saat itu kami dapat berita, salah satu teman kuliah kami yang rumahnya di Kediri akan melangsungkan pernikahan. Awalnya agak berat juga mau berangkat, karena memang waktu itu tabungan saya lagi super mepet. Tapi, dipikir-pikir lagi, okelah. Sekalian saya reunian dengan teman-teman kuliah yang hadir di sana. Orang pertama yang saya hubungi ya si HM Zwan ini. Kok ya kebetulan dia juga lagi nganggur, jadi kita janjian juga dengan beberapa teman buat langsung ketemu di sana. Ternyata, si HM Zwan ini sedang di rumah pamannya yang ada di Kediri. Dan kami janjian buat ketemu di rumah pamannya dulu, baru berangkat ke lokasi pernikahan.


Karena nggak ngerti naek angkot apa, akhirnya kita naik becak dari lokasi pernikahan ke halte bus terdekat :))


Demi soto madura, dia cuek-cuek aja selfie :))

Singkat cerita, perjalanan kami menghadiri pernikahan teman lancar dengan damainya. Karena waktu itu masih hari Sabtu dan masih ingin jalan-jalan *ups, jangan ditiru*, akhirnya saya ikut juga pulang ke kos HM Zwan di Malang. Telepon ibu bapak, dibolehin, dan berangkatlah kami ke Malang dengan bis di sore hari yang nggak terik.

Tibalah Minggu yang sangat cerah. Saya santai-santai baca majalah karena semalaman galau dengan gebetan, dan HM Zwan lagi cerianya masak cumi. Tiba-tiba, setelah sarapan selesai, HM Zwan ngajak jalan-jalan. What? Kemana lagi? Padahal ini sudah Minggu dan besoknya kami sudah harus ngantor. Mikir bentar... dan diputuskanlah kami ke Selecta, Batu.

credit

Persiapan? Nggak ada yang disiapkan, kecuali baju yang langsung saya bawa pulang setelah dari Selecta.

Sampai di sana, kami sebenarnya juga nggak tahu mau ngapain. Renang? Nggak bawa baju renang. Piknik? Nggak bawa karpet sama bekal. Ya, akhirnya kami hanya duduk-duduk saja di ayunan sambil menikmati pemandangan kota Batu yang dominan bukit-bukit hijau dan rumah yang tampak kecil-kecil di kejauhan.

Eh, kok ya, malah saat kami sedang duduk berdua di ayunan seperti ini, persahabatan kami sepertinya memang sangat berarti. Banyak yang akhirnya kami ceritakan. Tentang hari-hari kami setelah setahun nggak ketemu, tentang gebetan masing-masing yang nggak jelas sikapnya, tentang pekerjaan yang bikin kami galau banget tingkat dewa, tentang cita-cita yang ternyata harus kami tunda karena kondisi masing-masing yang nggak memungkinkan.


Ini lho ayunan kenangan itu *uhuk*

Bahkan, sempat kami tangis-tangisan. Hahaha.. nggak banget kalau diingat sebenarnya. Tapi, memang kalau nggak tangis-tangisan begitu, mungkin nggak akan berkesan sama sekali.

Dan akhirnya, sebagai penutup, kami main flying fox. Kebetulan, saat itu petugas outbond Selecta sedang ada di sana dan mengijinkan kami untuk flying fox dengan harga yang bisa kami tawar habis-habisan *tebalkan muka demi dompet tipis*.


Selecta, memang bukan tempat wisata yang menarik bagi saya yang saat itu sedang ingin berpetualang. Lagipula, sudah sering saya ke sana dengan keluarga. Tapi karena momen yang saya alami itu berarti sekali, meninggalkan jejak sekali di hati, akhirnya saya merasa kalau travelling di Selecta ini memang nggak terlupakan.

Bahwa memang dalam persahabatan, butuh penguatan. Seperti suka cita yang melimpah, tangis yang menderu, kritik yang membangun, amarah yang terungkap, juga pertemuan yang tak terlupa.

***




“Tulisan ini diikutsertakan dalam GA Unforgettable Journey Momtraveler’s Tale”


16 komentar:

  1. Aaaaarrrrrrkkkkk zuzuhhhhhh...pelukkkkkkkkkkk.....wkwkwkwkwk...gimn mau traveling brg..mlh justru pas kuliah km jln2 mulu sm gebetan..sementara aku duduk di depan kos mmandangi sawah wkwkwk....foto2 sm kamu.sidowayah.semua hlg ketelen leptop yg rusak huhuhu.....
    Dari zaman ingusan sampe sekarang dan kpnpun km msh special one buat aku zuzuh...mksh ya buat msa2 indah kuliah dulu huhu...jadi huhuhu baca ini..kang3eeeeeeeeeeennnn....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ampun, tobat deh sayaaaaaa, iis!!! nyesel, kenapa dulu kita nggak travelling terus kemana gitu.. hikikikikikkkk...
      seingatku, yang di sidowayah itu kan ada CD-nya. masa ilang juga???

      Hapus
    2. Wkwkwkwk....iya ya..kalem bgt aku dulu..plg kuliah ngetem di lps.ngelamun lihat sawah kikiki...ada.di rumah jombang...nnti ah kl plg lbaran tak boyong CDne zuh xiixi

      Hapus
  2. hihihi sama saja, kalau ke selecta enggak tahu pakai angkot apa, kecuali kalau mau ke Jatim Park.. :D

    seruuu perjalanan duo sahabat ini, eh aku baru tahu kalau bersahabat, meskipun sekarang jaraknya jauh yaaa.. so sweet :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihihi... ada sih mak sari kalau ke selecta angkotnya. tapi kudu nyetop dulu di pasar Batu.
      Dia mah sahabat yang nggak banget karena emang asli ngakaknya nggak banget *lari sebelum dilempar soto sama Zwan*

      Hapus
    2. Wlwkwkwk...ayooooo kumpul2 lg yukkkk...doraemonnnn..datanglah xixixi

      Hapus
  3. huaaaaa.... ternyata kalian sahabatan yak< *ikutan nyempil ditengah* :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak Irma >_<
      Dari jaman kuliah... dudududu...
      Mari, ikutan nyempil sini :)

      Hapus
  4. oooh ternyata temen kuliahnya Zwan ya

    BalasHapus
  5. hehehe...kalian berdua mahasiswi taat, tepat waktu ngerjakan tugas, tidak pernah absen, sehingga tidak ada waktu buat jalan-jalan hehehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwkwk..plg taat itu zuhria la...tertibbb kali..aku rada2 taat g taat setengah2 gimana gitu kikiki

      Hapus
    2. Jangan buka aib sendiri....wkwkwkwkkk...

      Hapus
  6. Waah, gak nyangka ternyata sahabatan :D

    BalasHapus
  7. owalah... teman seperjuangan rupanya heheh...
    makasih ya mak, sudah terdaftar sebagai peserta :)

    BalasHapus
  8. semoga persahabatannya awet terus, Mak :)

    BalasHapus

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^