Blog milik Ria Rochma, blogger Gresik, Jawa Timur. Tulisan tentang parenting, gaya hidup, wisata, kecantikan, dan tips banyak ditulis di sini.

#postcardfiction : Ulang Tahun Riko

| on
Senin, Desember 10, 2012

Suasana di dalam hall sangat meriah. Balon-balon berjejeran rapi, saling terikat pada sebuah tali rafia berwarna merah yang kemudian direkatkan di dinding. Sebuah roti tart putih yang dihias dengan krim bergambar karakter Spiderman, sudah menunggu manis di atas meja kecil dan siap dipotong kecil-kecil lalu di santap bersama. Tumpukan kado di atas meja sudah menggunung. Meskipun ukurannya tidak besar (dan aku yakin hadiahnya tidak mahal), tapi menunjukkan bahwa si penerima kado ini adalah anak yang memiliki banyak teman di panti asuhan ini. Panti asuhan 'Mulia Hati'.

Tak lama menunggu, alunan lagu Selamat Ulang Tahun sudah menggema dan anak laki-laki berkaos merah dengan gambar spiderman bersiap meniup lilin yang ada di atas kue tart. Dan setelah lagu itu selesai, anak laki-laki itu langsung meniup lilin dan bersorak bersama teman-temannya. Bahagia terlihat di wajahnya. Segera dia memotong kue tartnya dua potongan ukuran besar lalu bergegas berlari ke arah kami dan menyodorkan potongan kue itu kepada kami.

"Selamat ulang tahun, Riko. Semoga selalu sehat dan pintar." Ucapku sambil mencium keningnya. Rasa haru tidak bisa aku sembunyikan dan air mataku meleleh perlahan. Suamiku menyentuh pundakku pelan, mengingatkan bahwa aku harus bisa menahan perasaanku hari ini.

"Terima kasih Bu Rika, Pak Johan. Terima kasih untuk acara ulang tahunku yang meriah hari ini." Ucapnya senang lalu memeluk kami berdua. Kemudian dia berlari dan bergabung kembali bersama teman-temannya.

Kualihkan pandanganku ke wajah suamiku. Ada senyum di wajahnya ketika kami saling menatap.

"Kamu sudah yakin, Sayang?" Tanya suamiku sambil menaruh lengannya di pundakku.

"Yakin Sayang. Dia pasti semakin senang hari ini kalau dia tahu kita akan mengadopsinya." Jawabku mantap. Semantap keinginanku memiliki anak setelah 10 tahun pernikahan kami yang sepi dari celoteh anak.

Mari, Layani Customer Kita dengan Ramah

| on
Sabtu, Desember 08, 2012
dari sini

Pernahkan anda sebagai calon customer merasa tidak dihargai ketika akan membeli suatu barang? Hubby saya pasti yang angkat tangan paling tinggi. Ya, beberapa hari yang lalu, hubby saya merasa menjadi calon customer yang sangat tidak dihargai. Ini neh ceritanya.

Beberapa minggu ini, saya dan hubby disibukkan dengan rencana untuk membeli sebuah mobil karena hubby yang lokasi bekerjanya di luar kota. Setelah browsing di berbagai situs jual beli, kami akhirnya memutuskan untuk membeli bekas tetapi lewat showroom. Karena hubby yang kerjanya dari hari senin sampai sabtu, akhirnya dia memutuskan untuk ambil cuti satu hari buat ceki-ceki di salah satu showroom di Surabaya yang menjual mobil yang kami harapkan.

Sampai di showroom yang dimaksud, hubby langsung parkir motor dan bergegas masuk showroom karena udah mendung. Di depan hubby, ada beberapa orang yang menurut hubby sepertinya karyawan sebuah kantor karena mereka pakai seragam yang sama dan boleh aja tuh masuk sama satpam. Waktu hubby mau masuk showroom, eh, sama satpam malah dihentikan. Ini neh pecapakannya.

Tergesa-gesa? Oh, Migosh..!!!

| on
Selasa, Oktober 02, 2012
Tulisan ini saya hasilkan setelah saya merenung seharian *halah, begaya* tentang kesalahan saya yang hampir fatal. Itu menurut saya seh. Fatal karena berhubungan dengan baik tidaknya hubungan saya dengan rekan kerja saya. Artinya, karena perilaku saya ini, bisa jadi hubungan saya dengan dia jadi tambah baik atau malah sebaliknya. Haduh, mengakui kesalahan sendiri memang menyebalkan dan menyesakkan, apalagi ketika memaksakan diri untuk bercerita di blog supaya orang lain lebih berhati-hati, tidak seperti saya. Tapi, harus saya lakukan. Karena saya harap, kesalahan saya ini bisa jadi pelajaran buat orang lain.

Oke, oke.. Sudah dulu ocehan pembukanya. Sekarang lanjut ke isi blog.

http://elyegien.blogspot.com/2012/07/terburu-buru.html

Pernak-Pernik Backstreet Boys, Barang Jadul Milik Saya (Note 1)

| on
Rabu, September 19, 2012
Barang jadul milik saya? Kaset lagu dan gantungan kunci. Walah, wong cuma kaset sama gantungan kunci aja kok dibanggain? Jelas dong, itu barang kesayangan saya sejak saya SMP. Tahun 1998.

Sejak saya masuk SMP, saya punya banyak teman yang suka sekali dengan boyband. Masih ingat nggak dengan Backstreet Boys, N'Sync, Boyzone, Blue, dan lain sebagainya? Waduh, dulu kalau sudah ngomongin boyband, nggak ada habisnya. Jelas dong, namanya juga anak SMP, namanya juga remaja, masih suka sama yang namanya pengidolaan kan? Nggak jaman dulu, nggak jaman sekarang, idola itulah media peniru terbaik.

Kalau saya, dulu sangaaaaatttt suka sama Backstreet Boys alias BSB. Sampai saya pasang posternya besar sekali *dan banyak* di kamar. Sayangnya, setelah SMA dan saya mengambil jalur pesantren, berdasar ceramah kyai yang melarang ada poster di kamar, akhirnya poster-poster itu saya cabut dan simpan. Sekarang, sudah terbuang entah dimana *sayang sebenarnya*.

Ups, Nick Carter kala itu keren abis boo..!! Bayangin, dari semua personel, hanya dia yang paling muda dan paling ganteng. Hahaha, anak SMP mana ngefans sama yang udah kumisan macam AJ? Nggak kali. Meskipun suara dia paling nggak enak, tapi sumpah, ketika itu senyumnya menggoda sekali. Dengan satu ujung bibir ditarik ke atas sambil mengangkat sedikit kepala. Kwkwww.

Itu wajah Nick Carter di kalender mini. ganteng bukan?

Mari Menyelesaikan Tanggung Jawab Sebelum Kita Meninggal

| on
Kamis, September 13, 2012
Dalam waktu 2 bulan, 3 teman kerja di sekolah meninggal secara tidak terduga. Satu orang adalah guru TIK, dan dua orang merupakan karyawan sekolah yang bertugas membersihkan sekolah. Guru TIK itu, namanya bu Pri. Meninggal mendadak karena sakit asam urat dan kolesterol setelah sebelumnya masuk RS 2 hari karena strock. Dua orang karyawan itu, satunya bernama pak Zaenal, satunya namanya pak Naryo. Pak Zaenal sudah lama memang sakit diabetes, dan sudah hampir 2 tahun tidak aktif bekerja karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Sedangkan pak Naryo, tidak sakit apa-apa dan meninggal ketika sedang tidur.

Bu Pri dan bu Reni, rekan kerja

Giveaway Novel Cinderella Syndrome, Leyla Hana

| on
Sabtu, September 08, 2012

Saya mengikuti GA Bunda Leyla Hanna yang diharuskan membuat sinopsis dengan ending berdasarkan imajinasi masing-masing peserta GA. Saya mengambiltokoh Annisa, gutu TK yang berusia 28 tahun. silahkan membaca sinopsis ala saya :)

***

Adalah Annisa Dwi, wanita yang umurnya menjelang ke arah 30 tahun. Berprofesi sebagai guru TK di pinggiran Surabaya. Masih single. Merasakan berpacaran hanya dua kali semenjak dirinya merubah penampilannya ketika kuliah semester  5. Pacar pertamanya, ketika dirinya mulai bekerja, sekitar 5 tahun yang lalu. Dan pacar keduanya, ketika dirinya berusia 27 tahun. Dan payahnya, kedua pacarnya memutuskannya karena mereka sudah memiliki kekasih baru alias Annisa diduakan. Merasa dikhianati dua kali, akhirnya Annisa hanya berani mengagumi saja, tidak berani untuk terlalu menunjukkan perasaan sukanya pada laki-laki yang disukainya.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature