Blog milik Ria Rochma, blogger Gresik, Jawa Timur. Tulisan tentang parenting, gaya hidup, wisata, kecantikan, dan tips banyak ditulis di sini.

Pernak-Pernik Backstreet Boys, Barang Jadul Milik Saya (Note 1)

| on
Rabu, September 19, 2012
Barang jadul milik saya? Kaset lagu dan gantungan kunci. Walah, wong cuma kaset sama gantungan kunci aja kok dibanggain? Jelas dong, itu barang kesayangan saya sejak saya SMP. Tahun 1998.

Sejak saya masuk SMP, saya punya banyak teman yang suka sekali dengan boyband. Masih ingat nggak dengan Backstreet Boys, N'Sync, Boyzone, Blue, dan lain sebagainya? Waduh, dulu kalau sudah ngomongin boyband, nggak ada habisnya. Jelas dong, namanya juga anak SMP, namanya juga remaja, masih suka sama yang namanya pengidolaan kan? Nggak jaman dulu, nggak jaman sekarang, idola itulah media peniru terbaik.

Kalau saya, dulu sangaaaaatttt suka sama Backstreet Boys alias BSB. Sampai saya pasang posternya besar sekali *dan banyak* di kamar. Sayangnya, setelah SMA dan saya mengambil jalur pesantren, berdasar ceramah kyai yang melarang ada poster di kamar, akhirnya poster-poster itu saya cabut dan simpan. Sekarang, sudah terbuang entah dimana *sayang sebenarnya*.

Ups, Nick Carter kala itu keren abis boo..!! Bayangin, dari semua personel, hanya dia yang paling muda dan paling ganteng. Hahaha, anak SMP mana ngefans sama yang udah kumisan macam AJ? Nggak kali. Meskipun suara dia paling nggak enak, tapi sumpah, ketika itu senyumnya menggoda sekali. Dengan satu ujung bibir ditarik ke atas sambil mengangkat sedikit kepala. Kwkwww.

Itu wajah Nick Carter di kalender mini. ganteng bukan?

Mari Menyelesaikan Tanggung Jawab Sebelum Kita Meninggal

| on
Kamis, September 13, 2012
Dalam waktu 2 bulan, 3 teman kerja di sekolah meninggal secara tidak terduga. Satu orang adalah guru TIK, dan dua orang merupakan karyawan sekolah yang bertugas membersihkan sekolah. Guru TIK itu, namanya bu Pri. Meninggal mendadak karena sakit asam urat dan kolesterol setelah sebelumnya masuk RS 2 hari karena strock. Dua orang karyawan itu, satunya bernama pak Zaenal, satunya namanya pak Naryo. Pak Zaenal sudah lama memang sakit diabetes, dan sudah hampir 2 tahun tidak aktif bekerja karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Sedangkan pak Naryo, tidak sakit apa-apa dan meninggal ketika sedang tidur.

Bu Pri dan bu Reni, rekan kerja

Giveaway Novel Cinderella Syndrome, Leyla Hana

| on
Sabtu, September 08, 2012

Saya mengikuti GA Bunda Leyla Hanna yang diharuskan membuat sinopsis dengan ending berdasarkan imajinasi masing-masing peserta GA. Saya mengambiltokoh Annisa, gutu TK yang berusia 28 tahun. silahkan membaca sinopsis ala saya :)

***

Adalah Annisa Dwi, wanita yang umurnya menjelang ke arah 30 tahun. Berprofesi sebagai guru TK di pinggiran Surabaya. Masih single. Merasakan berpacaran hanya dua kali semenjak dirinya merubah penampilannya ketika kuliah semester  5. Pacar pertamanya, ketika dirinya mulai bekerja, sekitar 5 tahun yang lalu. Dan pacar keduanya, ketika dirinya berusia 27 tahun. Dan payahnya, kedua pacarnya memutuskannya karena mereka sudah memiliki kekasih baru alias Annisa diduakan. Merasa dikhianati dua kali, akhirnya Annisa hanya berani mengagumi saja, tidak berani untuk terlalu menunjukkan perasaan sukanya pada laki-laki yang disukainya.

Mencoba Mahir Memasak untuk si Kecil

| on
Kamis, Agustus 30, 2012
Memasak? Aduh, memasak adalah hal yang sangat sulit saya lakukan. Kenapa? Saya sangat tidak terampil dengan yang namanya mengolah bumbu dan menunggui masakan hingga matang. Saya gampang lupa menghafal nama-nama bumbu. Pernah saya salah memasukkan antara ketumbar dengan merica ketika memasak sop. Sama-sama bulat, tapi satunya gampang digerus, satunya lagi bulat besar. Saya juga gampang sekali lupa resep masakan. Resep masakan yang mudah saja, saya gampang lupa apalagi yang ribet dengan tambahan santan. Wah, langsung bingung ampun-ampun deh. Dan yang lebih parah lagi, lidah saya ini nggak peka sekali sama masakan saya sendiri. Parah! Kalau disuruh mengincipi masakan orang, saya paling suka. Tapi kalau disuruh mencicipi masakan sendiri, rasanya selalu ada yang kurang. Walhasil, selalu nambah bumbu lagi, lagi, dan rasanya jadi nggak karuan.

[Arya] Ketika Si Kecil Belajar Memegang Makanannya Sendiri

| on
Rabu, Agustus 29, 2012
Apa yang anda rasakan sebagai ibu ketika tahu anak anda sudah mampu makan sendiri padahal dia masih kecil? Aih, saya senang sekali lho, buibu. Perkenalkan dulu, anak saya namanya Arya. Kami kadang memanggil dia dengan nama ‘Puku’ gara-gara papanya nyeletuk manggil dia seperti itu. umurnya 9 bulan. Sejak dia umur 7 bulan, saya sudah membuatkan dia nasi tim halus. Padahal, menurut aturan MPASI tradisional, nasi tim halus itu diberikan pada saat usia bayi sekitar 9 bulan. Awal si Puku MPASI, saya beri buah. Saya parut sampai lembut. yang paling dia suka aladalah pir dan yang paling dia benci adalah pepaya. Sepertinya karena bau pepaya yang menyengat.

Mungkin karena dia nggak terasa kenyang kalau diberi buah saja, akhirnya pada usia 6 bulan 2 minggu saya nekat memberi dia bubur susu *atas paksaan kakeknya juga seh*. Lahap sekali makannya dan menjadi tidak mudah rewel. Karena saya juga kerja, setelah browsing sana-sini, saya menemukan artikel menarik tentang freezing baby food. Coba dan sukses *bahkan sampai sekarang*. Untuk buah, kalau saya sedang makan buah, si Puku malah mencoba meraih buah yang saya makan. Ya saya berikan aja, tapi saya yang pegangi dan dia menghisap air yang ada di buah itu *caranya saya nggak ngerti, kok bisa ya?*

Tips Ketika Stok ASIP (ASI Perah) Menipis

| on
Selasa, Agustus 14, 2012


ASI. nggak ada habisnya ngomongin ASI. Tanya mbah Google, sekali klik sudah ada rentetan situs yang berbicara tentang ASI. Saya mau menambah daftar situs yang bisa dikunjungi lewat google, kali aja bisa naruh di nomer 1 daftar pencarian google *mengamini sendiri*. Tapi, saya tidak berbicara masalah teori karena sudah hafal diluar kepala tentunya, buibu sekalian. Saya hanya mau bercerita tentang kegalauan saya ketika stok ASIP (ASI Perah) saya menipis.

Eits, tunggu dulu. Saya cerita dulu kenapa saya lebih suka ASI daripada susu formula. Supaya nggak ada salah sangka untuk ibu-ibu yang memberi babynya formula terhadap cerita saya.

Si Puku lahir dengan cara operasi caesar. Colostrum saya baru keluar 5 jam pasca operasi, itupun dengan dibantu susternya *sakit banget waktu putingku dipencet*. Karena ASI nggak keluar deras dan si Puku tampak ogah-ogahan minum, akhirnya dia diberi formula dengan sendok kecil dan dot sebagai medianya. ASI saya baru keluar deras setelah 2 hari pasca operasi. Karena Puku sudah terbiasa dengan dot, Puku jadi ogah-ogahan netek. Terpaksalah saya memberikan jurus memaksa ke Puku biar dia mau netek dengan semangatnya. Tapi kembali karena terbiasa dengan dot, tetap saja meskipun saya berusaha penuh tenaga mengatur supaya Puku mau netek langsung ke saya, tampaknya usaha saya hanya mendapatkan satu bintang sebagai reward-nya. Puku tetap malas-malasan netek.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature