Parenting - Lifestyle - Crafting

Sheet Mask Review : Foodaholic, Nature Republic, Innisfree

| on
Tuesday, January 23, 2018

Di beberapa postingan saya sebelumnya, saya cerita kan ya kalau mulai merawat wajah biar tetap kinclong. Ea, ngga sih, biar nggak terlihat kusam. Ini problem terbesar wajah saya dan jujur iya, saya terlambat melakukan perawatan intensif. Tapi nggak ada kata terlambat, meskipun sepertinya seolah diburu umur yang makin bertambah.

Kemudian suatu hari, saya entah kenapa kok mengamati sekali wajah ini di cermin. Bare face. Dan terlihat sekali kusamnya ya Allah. Mulai tergugah hati ini untuk lebih memperhatikan wajah. Saya searching dan baca-baca blog para beauty entusiast, baca tips-tips di beberapa portal kecantikan dan membuat rangkumannya di note ponsel. Ya Tuhan, niat amat. Wkwkw. 

Setelah melihat rangkuman itu, saya melihat satu proses merawat diri yang sudah lama nggak saya lakukan lagi. Pakai masker. Sebenarnya, saya dulu waktu masih belum menikah, rajin sekali pakai masker. Mulai dari masker bubuk yang harus dicampur pakai air mawar atau masker organik alias harus parut-parut bahannya dulu. Dulu masih sempat ya, lha waktu banyak banget. Setelah menikah dan melahirkan Arya, harus bagi-bagi waktunya dan tahapan skin care ini sering terlupa. Paling mentok ya, bersihkan wajah sebelum tidur dan pakai sun screen sebelum keluar rumah. Sudah, begitu saja sudah bagusan.

Karena sekarang makin sering running drama korea, jadilah ngerti ada yang namanya sheet mask. Telat banget huhuhu. Tapi jangan marahi saya, hiks. Karena saya sudah menyadari nggak ada lagi alasan untuk nggak pakai masker karena adanya sheet mask yang super praktis ini. Tinggal sobek kemasan, buka sheet-nya, pasang di wajah, tunggu 15-20 menit, lepas dan selesai. 

Meskipun harga per sheet-nya beda jauh banget sama yang masker bubuk. LOL.

Trus saya kalap order tiga merk sheet mask keluaran Korea, yang saya dapatkan dengan harga yang lumayan miring di Shopee. Free ongkir pula *masih juga pelit sama skin care*. Kalau di IG, OS ini ada, tapi kan nggak ada free ongkir. Jadi ya, saya milih tokonya yang di Shopee saja. Cuzz deh kepoin IG @sheetmask.id yang sediakan banyak merk sheet mask *saya promo karena memang puas sama pelayanan OS ini, bukan karena dia endorse saya*.

Ketiga merk yang saya beli ini adalah Foodaholic, Nature Republic dan Innisfree. Ketiganya punya kelebihan masing-masing di wajah saya yang cenderung bulat dan lebar di bagian kening. 



Foodaholic

Bentuknya agak unik, karena ada pulp alias garis di tengah-tengah sheet yang memanjang dari atas ke bawah. Mungkin tujuannya itu memudahkan saat mengaplikasikan di wajah bagian tengah yang memang ada banyak lekukan dari hidung sampai mulut. Tapi, ternyata model begini ini nggak cucok bok buat wajah saya. Lha gimana, hidung saya pesek. Wkwkw. Yang ada malah udara banyak yang masuk saat dipasang dan sheet mask jadi menggelembung di wajah.

Ada beberapa sobekan di beberapa sudut mask untuk memudahkan saat dipakai. 

Tapi sobekan ini malah memberikan peluang sheet mask sobek saat dibuka dari lipatannya. Mana sheet mask ini tipis. Harus hati-hati benar pas buka sheet mask-nya. 

Bisa meng-cover seluruh wajah saya, tapi ngepas banget buat wajah bulat saya.

Aromanya harum seperti permen yang manis tapi nggak tajam di hidung. Jadi pengen ngincipin essence-nya. Hehe.

Essence-nya banyak dan sisa essence yang ada di kemasan, bisa saya pakai di bagian tubuh yang terasa kering, seperti tumit, lutut dan siku.

Essence-nya sepertinya banyak mengandung minyak. Terasa tebal di wajah setelah sheet mask dilepas. Ditambah dengan night cream, malah kelihatan kaya ‘nggedembel’ bahasa jawanya, dan bangun tidur wajah jadi kaya kilang minyak! Jadi saran saya sih, habis pakai sheet mask merk ini, nggak usah ditambah dengan night cream kalau memang nggak mau bangun-bangun terasa tebal di wajah.



Nature Republic

Sheet-nya lebar sekali. Bahkan dibandingkan dengan Foodaholic dan Innisfree, Nature Republic ini yang paling lebar dan bisa meng-cover bagian kening saya yang lebar. Malah ada lebihan lembaran yang sampai ke area rambut. Bagian bawah dagu pun begitu, lebar sekali dan bisa mengcover leher dekat dagu. Untuk bagian mask yang lubang, ada yang nggak pas yaitu dibagian bibir. Tapi nggak masalah juga sih ya, karena kan saya pakai mask lagi nggak diajak ngerumpi sama suami jadi nggak jadi kendala.

Sheet-nya lumayan tebal, mudah dibuka dan nggak gampang sobek saat dibuka.

Aromanya nggak wangi sama sekali, tapi terasa natural banget. Varian yang saya pakai ketika itu sih yang camomille, entah kalau yang varian lain.

Dari ketiga sheet mask ini, essence yang paling banyak ada di merk ini. Setelah mask saya pakai 20 menit kemudian, essence di sheet-nya masih terasa melimpah. Sayang sih, karena langsung dibuang. Haha. Sisa essence yang ada di kemasan, malah bisa saya balurkan di seluruh lengan dan kaki lho. Jadi berasa pakai hand body malam-malam.



Innisfree

Sebenarnya mask ini lebar tapi nggak selebar Nature Republic ternyata karena yang bagian keningku ada yang nggak ter-cover. Haha, saking lebarnya keningku kali ya. 

Lubang-lubang di sheet mask ini yang paling pas banget dipakai di wajah saya. Sekali pasang, langsung nampol di wajah dan nggak ada banyak gelembung udara yang tertinggal. Passsss banget pokoknya, saya suka.

Yang saya suka lainnya dari mask ini adalah di bagian pangkal hidung di antara dua mata, ada sobekan kecil yang memudahkan pengaplikasiannya. Sobekan ini gunanya untuk menyesuaikan bentuk lekukan pangkal hidung sampai ujung hidung. Enak pakainya karena kan hidung saya pesek. Kalau dua merk yang lain, bagian pangkal hidung itu selalu ada udara yang masuk. Jadi ada bagian hidung yang nggak kena sheet-nya. 

Aromanya harum sekali, bahkan saat pertama kali kemasan dibuka. Nyessss banget di hidung. Lafffff pokoknya sama harumnya sheet mask ini.

Essence-nya banyak dan cair sekali karena sepertinya nggak mengandung banyak minyak. Efek lainnya sih, mudah kering dan nggak terasa berat di wajah setelah mask dilepas. Suka lagi karena sisa essence yang saya balurkan di bagian tubuh saya yang lain ini mudah menyerap di kulit. Karena baunya yang sangat harum, jadi berasa pakai parfum di seluruh tubuh. Hihi. Tapi kalau mau dibandingkan antara ketiga sheet mask, merk ini yang paling sedikit jumlah essence-nya. 

.

.

Pilih sheet mask ini karena memang praktis ya, kalau dibandingkan dengan masker bubuk yang harus campur-campur dulu pakai air mawar, atau mau alami yang harus blender-blender bahan dulu, atau pakai yang clay yang harus oles-oles dulu. Tapi ya gitu, kalau dari segi harga, memang agak mahal. Karena sekali pakai, langsung buang dan nggak bisa dipakai berulang-ulang. 

Tips tambahan, sama seperti apa kata beauty entusiast lainnya, jangan sia-siakan apa saja yang ada di dalam kemasan sheet mask. Pakai sisa essence yang ada di kemasan untuk dibalurkan ke bagian tubuh yang lainnya. Kalau saya, pakai di area yang kering seperti tumit yang mulai pecah-pecah, lutut dan siku. Kalau masih ada sisa, saya balurkan juga ke kaki. 

Selamat mencoba, Cantik!
7 comments on "Sheet Mask Review : Foodaholic, Nature Republic, Innisfree"
  1. Aku pingin nyoba nature republicnya, apalagi produknya yang aloe vera udah terkenal ya. Pasti bagus yang masknya

    ReplyDelete
  2. Betul Mba, kalau ada sisa mending dipakai di bagian lain. Sayang kalau dibuang

    ReplyDelete
  3. Wihihih, jajan sheetmask niii nagih.
    Iya,akupun balurkan ke kaki,leher mana2 aja yg bs dibalur

    ReplyDelete
  4. Hahaha aku kmrn abis tak sobek, oake trys buang. Gk ngecek apa ada sisa esencenya apa enggak.

    Kmrn nyobain yg Etude, pas di mukaku mbak adeeem gt ya enak. Kata sodara kalo dipake rutin wajah jd halus dan bedak2 nemploknya enak di wajah.

    ReplyDelete
  5. Aku nyobanya pakai etude dan ini udah punya stok nature republik bisa dipakai deh

    ReplyDelete
  6. Adeem bener pake masker kertas begini. Tapi sayang mehong ya mba. Trus kalo pake suka dicopot bocil katanya bunda serem. Haha

    ReplyDelete
  7. **kamu mengulang kata pesek bolak-balik dalam tulisanmu, Ri...
    Dan aku jadi merasa tertampol.

    Why oh whyyy??

    Aku baru nyobain Natrep.
    Daan...
    Sukaaaa.


    Belom restok lagiih...
    Berarap ada yang mendadak ngasih.

    Ehhe...nyindir kamu, canciik.

    ReplyDelete

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature