Parenting - Lifestyle - Crafting

Menggunakan Peeling untuk Mengatasi Dehidrasi Kulit

| on
Sunday, July 22, 2018

Sebulan terakhir ini, kulit saya terasa kering sekali. Semakin terasa sesudah membersihkan wajah dengan menggunakan facial foam. Sebenarnya jenis kulit saya normal tapi berminyak di daerah T, dan jarang sekali mengalami yang namanya kulit terasa kering. Meskipun begitu, saya tetap menggunakan toner setelah membersihkan wajah supaya kulit saya kembali segar dan siap menerima produk skin care selanjutnya. Tapi sebulan ini, toner saja rasanya nggak bisa kembali menyegarkan wajah saya setelah dibersihkan.

Kekhawatiran saya muncul. Masa sih kulit saya mulai nggak cocok sama rangkaian produk skin care yang saya pakai selama ini? Kalau iya, bahaya banget buat ketebalan dompet saya. Hiks. Karena kan harus mencari lagi skin care yang cocok untuk kulit saya yang sekarang dan membuang skin care sebelumnya. Sayang banget. Sayang mau buang skin care-nya, juga sayang mau beli lagi. Hehe.

Tapi saya nggak langsung gitu saja buang semua skin care. Mau cek dulu sama artikel-artikel di website-website dan channel Youtube yang membahas soal jenis kulit. Kemudian saya menemukan bberapa artikel yang bahas tentang dehidrasi pada kulit. Yakinlah 100% kalau wajah saya memang sedang mengalami dehidrasi. Alih-alih berubah jenis kulit atau memilih untuk mengganti semua produk skin care saya.

Kok bisa wajah saya dehidrasi? Bisa ya? Ternyata bisa, Teman. Dan itu salah satunya disebabkan oleh kesalahan saya sendiri.

Setelah acara lebaran dan jalan-jalan selesai, liburan saya masih berlanjut sebenarnya. Karena tahun ajaran baru masih dimulai di pertengahan Juli, saya masih punya libur kira-kira dua minggu. Lalainya saya, ketika liburan ini saya malas sekali pakai pelembab dan sun screen. Pikir praktis saya, kan lagi di rumah aja, nggak kemana-mana. Tapi ternyata, efeknya malah nggak banget ke wajah saya. 

Nggak pakai pelembab dan sun screen meskipun lagi di rumah, ternyata bikin kulit saya kelihatan makin kusam dan kering. Kalau diraba, kasar. Seperti ada lapisan kulit yang mengelupas. Paling parah kalau baru selesai kena air. Kering banget, kaya ketarik gitu. Belum lagi kalau keringat keluar atau kalau kena panas, gatalnya kebangetan. Beneran, kapok deh nggak pakai pelembab sama sun screen rutin gini.


Lalu tanggal 15 Juli kemarin, saya diundang dalam sebuah acara peluncuran produk baru yang berasal dari salah satu perusahaan terkemuka di Filipina, yaitu Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid. Dalam acara ini, didatangkan dr. Inneke Jane, SpKK yang menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kulit, salah satunya adalah dehidrasi pada kulit. Cocok bangettttt sama yang saya rasakan sekarang, makanya menyimak sekali kemarin ketika beliau menyampaikan materinya.

Yang bikin kesan BOOM! adalah ketika dalam slide yang beliau tampilkan mengatakan bahwa salah satu penyebab dehidrasi pada kulit adalah malas melakukan tahap eksfoliasi atau tahap pengelupasan. DIER!! Rasanya menonjok banget pas tahu tentang ini. Huhuhu, saya termasuk yang malas melakukan eksfoliasi, padahal dulu rajin banget pakai peeling. Jadinya mikir lagi lah, mungkin ini juga yang jadi penyebab kenapa kulit saya dehidrasinya nggak selesai-selesai. 

Lalu kenapa malas eksfoliasi bikin kulit wajah bisa dehidrasi?

Jawabannya adalah karena kalau kita nggak rajin eksfoliasi, sel kulit mati (dead skin cells) yang ada di lapisan paling atas sendiri itu bakal numpuk terus. Kalau tumpukannya makin banyak, air nggak akan bisa masuk ke lapisan kulit yang ada dibawahnya. Begitu penjelasan dari dr. Inneke kemarin. 

Kan, kan, jadinya seperti saya merasa sia-sia selama ini menggunakan toner untuk menyegarkan kembali wajah yang sudah dibersihkan pakai facial foam atau micellar water. 

Tapi nggak ada kata terlambat bukan?

Yanv baju merah, dr. Inneke. Yang baju hitam, Charmaine

Apalagi setelah peluncuran Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid di Indonesia sejak 17 Mei 2018 lalu di Jakarta dan 15 Juli 2018 di Surabaya, sepertinya proses eksfoliasi akan terasa lebih mudah. Kenapa? Karena cuma butuh tetesin produk ke kapas dan pakai. Udah, se-simple itu.

Charmaine E. yang menjabat sebagai Sales Brand Manager Personal Care Maxi-Peel menjelaskan bahwa penggunaan produk unggulan dari Splash Corporation ini bisa dilakukan setiap hari. Karena Maxi-Peel ini efeknya bertahap, dan akan benar-benar tampak setelah tiga bulan penggunaan. Maxi-Peel menjadi produk unggulan karena memiliki kandungan Skin Renewal Micro-Exfoliants yang bisa menghilangkan minyak dan kotoran di pori-pori wajah, dan beberapa kandungan Skin Vitamin yaitu vitamin A, E, C dan B yang dapat membantu melembabkan serta melindungi kulit dari sinar UV.

Lalu, gimana review saya pribadi terhadap produk ini? Lanjut ya bacanya.


Maxi-Peel Micro Exfoliant Fluid


Claim :
- Mengeksfoliasi sel kulit mati pada lapisan epidermis kulit
- Membersihkan sisa kulit mati
- Tidak disertai kemerahan setelah penggunaan
- Membantu menghilangkan minyak dan kotoran di pori-pori wajah
- Melembabkan kulit
- Melindungi kulit dari sinar UV
- Bisa dipakai setiap hari


Kemasan, Tekstur, Aroma
Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid ini dikemas di dalam botol kecil dengan ukuran sebanyak 50 ml. Botolnya berbentuk tabung dengan tutup tube yang sangat rapat. Minim sekali kemungkinan bakal tumpah karena tube yang loss. Botolnya sendiri berwarna putih susu dengan tutup berwarna abu-abu. Sedangkan merk dicetak di stiker berwarna pink dengan tulisan merk berwarna biru. Untuk saya pribadi, ukuran kecil begini, praktis banget kalau mau dibawa kemana-mana. 

Kalau bicara tekstur, saya pikir seperti produk eksfoliasi yang pernah saya pakai sebelumnya, yang teksturnya seperti bubur tapi memiliki butiran halus. Ternyata nggak. Teksturnya cair sekali, seperti air, seperti toner. 

Untuk aroma, Maxi-Peel Micro-Exfoliant ini wanginya unik. Ada aroma manly ketika tutup dibuka dan kalau sudah meruak di ruangan, aroma girly yang muncul. Kira-kira, begitulah gambarannya. Hehe.


Cara Menggunakan Maxi-Peel Micro-Exfoliant
Karena nggak seperti produk peeling yang harus digosok di wajah, menggunakan Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid lebih mudah lagi. Setelah wajah dibersihkan dengan facial foam atau micellar water, ambil sehelai kapas yang baru dan bersih. Kemudian basahi kapas dengan 3-5 tetes, lalu usapkan ke seluruh wajah dengan gerakan menuju ke atas. 

Menggunakannya juga lebih baik pada malam hari, karena mengandung bahan yang bisa menghambat munculnya noda gelap. Boleh dipakai pada pagi hari, tapi maksimal 15 menit sebelum beraktifitas harus menggunakan sun screen dengan SPF minimal 30. Dan lagi, ketika kita menggunakan produk ini, lebih baik nggak dibarengi dengan produk lain yang memiliki kandungan alkohol di dalamnya. 


Review dari Saya
Dari awal tulisan ini saya buat, konsentrasinya adalah pada masalah dehidrasi pada kulit saya sendiri. Karena baru menggunakan produk ini beberapa kali dalam satu minggu, saya belum bisa memberikan kesimpulan yang pasti, apakah Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid benar-benar bisa mengangkat sel kulit mati di wajah dengan maksimal sehingga membantu mengurangi dehidrasi pada wajah saya. Tapi, ada reaksi langsung pada kulit wajah saya setelah menggunakan produk ini.

Ketika kapas ditempelkan di kulit, saya merasakan ada sensasi dingin di bagian wajah yang sudah diusap dengan kapas yang sudah basah tadi. Di hari pertama menggunakan produk ini, saya merasakan kulit wajah seperti agak panas dan seperti ditarik di sana-sini. Saya juga merasakan kulit semakin kering sehingga ingin cepat-cepat menggunakan toner untuk menyegarkan kulit saya kembali. Lalu pada hari kedua dan selanjutnya, saya masih merasakan kulit wajah saya seperti ditarik tapi sudah nggak lagi merasa panas dan kering. 

Sayangnya produk ini cepat sekali menguapnya. Tiga sampai lima tetes itu awalnya saya pikir bakalan pas digunakan ke seluruh wajah. Ternyata, nggak cukup. Sayang sekali sih ya, karena ukuran yang saya terima benar-benar travel size dan dalam ukuran segitu, kan sayang banget kalau produknya cepat sekali menguapnya.


Demikian ya review dari saya tentang produk ini. Bolehlah menuju ke @maxipeel_id yang merupakan instagram resmi mereka, atau cek dengan hastag #MaxiPeel di kolom search Instagram. Memang iya, penggunaan yang hanya beberapa hari saja, nggak bakalan bisa dibandingkan karena produk ini hasilnya akan tampak jika digunakan setiap hari selama tiga bulan. Tapi setidaknya, saya bisa merasakan sensasi langsung setelah mengaplikasikan produk ini di wajah.

Setelah mendengarkan penjelasan dari dua nara sumber yang cantiknya jempolan banget itu, juga setelah merasakan berhari-hari tersiksa karena dehidrasi di kulit wajah, proses eksfoliasi ini sepertinya bakalan rajin saya lakukan lagi deh. Apalagi kalau saya ingin merasakan yang namanya #MaximumBeauty. Saya nggak mau lagi ambil resiko jengkel setiap hari hanya karena kulit yang nggak sehat dan terasa kering banget karena pori-pori wajah yang tertutup oleh kulit mati yang menumpuk.
2 comments on "Menggunakan Peeling untuk Mengatasi Dehidrasi Kulit"
  1. Pada kulit yang bersisik karena kekurangan cairan, eksfoliasi memang bermanfaat karena bisa mengelipas el-sel kulit mati penyebab sisik. Tetapi jika eksfoliasi dilakukan terlalu sering, akibatnya lapisan kulit menjadi terlalu tipis sehingga lebih gampang terpapar sinar matahari dan menyebabkan kulit cepat menua dan kena kanker. Oleh karena itu, sebaiknya eksfoliasi dikerjakan paling cepat dua kali seminggu, setelah eksfoliasi segera diberikan lebih banyak pelembab, dan setiap hari harus memakai tabir surya.

    ReplyDelete
  2. Oalah, jadi emang paling bagus itu kalo di rumah tetep pake pelembab ya, Mbak? Lah pantesan kok liburan kemaren mukaku jadi kusem padahal di rumah mulu.

    ReplyDelete

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature