Bismillah. Mari Menyeduh Manfaat dari Secangkir Kata

Review Drama Korea: Was It Love? (2020)

| on
Sunday, August 16, 2020

Bagaimana rasanya dalam satu waktu, kalian diberi perhatian oleh empat pria sekaligus? Ge-er atau malah risih? Kondisi inilah yang sedang dialami oleh Noh Ae-Joong. Sebagai ibu tunggal satu anak, ternyata mendapat perhatian dari empat pria dalam satu waktu, malah menimbulkan masalah yang datang bergantian. Bagaimana kisahnya?


Judul resmi: 우리, 사랑했을까 / Uri, Saranghaesseulkka
Judul lain: Did We Love? / We, Were in Love
Genre: Drama, romance
Episode: 16 

Daftar Pemain Drama Was It Love? 
Pemain utama 
Song Ji Hyo sebagai Noh Ae-Joong
Son Ho Joon sebagai Oh Dae-Oh
Song Jong Ho sebagai Ryoo Jin
Koo Ja Sung sebagai Oh Yun-Woo
Kim Min Joon sebagai Koo Pa-Do 

Keluarga Noh Ae-Joong 
Kim Mi Kyung sebagai Choi Hyang Ja (Ibu Ae-Joong)
Uhm Chae Young sebagai Noh Ha Ni (anak perempuan Ae-Joong) 


Baca juga : Lakukan 5 Hal Ini Saat Nonton Hospital Playlist


Sinopsi Drama Korea Was Is Love?


Was is love? bercerita tentang seorang produser di sebuah studio film bernama Noh Ae-Joong. Selama 14 tahun, dia hidup sebagai ibu tunggal dari seorang anak perempuan bernama Noh Ha-Ni. Mereka berdua tinggal satu atap dengan si nenek, Choi Hyang-Ja. 

Konflik hidup Noh Ae-Jong sudah dimulai sejak dia mengetahui dirinya hamil ketika masih kuliah, dan mengambil keputusan sepihak untuk mengasuh anaknya tanpa pasangan. 14 tahun berlalu dengan baik-baik saja. 
Noh Ae-Jong

Hingga kemudian muncul masalah di tempat kerja Noh Ae-Jong. Pemilik studio film, Mr. Wang, memiliki hutang kepada perusahaan peminjaman uang bernama Nine Capital yang dipimpin oleh Koo Pa-Do. Mr. Wang kabur tanpa memberi kabar, dan diam-diam mengalihkan tanggung jawab pelunasan hutangnya kepada Noh Ae-Jong. 

Ditengah kemarahan Noh Ae-Jong dengan kelakuan Mr. Wang, Koo Pa-Do memberi keringanan untuk pelunasan hutang Mr. Wang dengan dua syarat. Syarat pertama, dia harus membuat film dari novel debut seorang penulis terkenal yang tidak pernah menampakkan wajahnya bernama Cheo Ok-Nam. Syarat kedua, aktor yang membintangi filmnya haruslah Ryoo-Jin, aktor ternama yang akan debut di Hollywood. Dengan sangat terpaksa, Noh Ae-Jong menerima tawaran ini. 



Berjalannya waktu, Noh Ae-Jong mengetahui bahwa Cheo Ok-Nam adalah mantan kekasihnya semasa kuliah dulu, yang bernama asli Oh Dae-Oh. Mantan kekasih yang ditinggal tanpa kabar, yang memberikan luka dan amarah pada hati Oh Dae-Oh selama 14 tahun. Bagaimana selanjutnya kisah mereka? Apakah Noh Ae-Jong berhasil membujuk Oh Dae-Oh untuk membuat naskah film bersama dia? 

Oh Dae-Oh aka Cheo Ok-Nam

Di sisi lain, muncul masalah yang berbeda. Tanpa sengaja Noh Ha-Ni yang sudah kelas 7, menemukan jurnal kehamilan milik ibunya di antara barang bekas di atap rumah. Yang membuat dia kaget adalah, di cover jurnal itu tertulis nama Oh Yun-Woo sebagai ayah, yang mana dia adalah wali kelas Noh Ha-Ni sekarang. 

Dari sinilah muncul rasa penasaran Noh Ha-Ni siapa ayah kandungnya yang selalu ditutup-tutupi keberadaannya oleh ibunya. Kemudian bersama teman satu kelasnya, Koo Dong-Chan (yang merupakan anak dari Koo Pa-Do), dia mencari tahu siapa ayahnya. Apakah Noh Ha-Ni akhirnya mengetahui siapa ayah kandungnya? Apakah alasan Noh Ae-Jong menutup-nutupi siapa ayah kandung anaknya? 

Noh Ha-Ni

Review Drama Korea Was Is Love?


Seperti halnya drama Korea lain yang memuat tema percintaan dan keluarga, drama Was Is Love? ini awalnya memang drama yang penuh keceriaan. Tapi sedikit membosankan di 5 episode pertama. Lha terus kenapa tetap saya lihat drama ini? Tidak lebih karena saya penasaran siapa ayah Noh Ha-Ni dari tiga laki-laki di masa lalu Noh Ae-Jong. Apakah itu Oh Dae-Oh, Ryoo-Jin ataukah Oh Yun-Woo. 

Dari atas kiri ke kanan bawah: Koo Pa-Do, Oh Dae-Oh, Ryoo Jin, Oh Yun-Woo

Setelah melewati episode 5, konflik-konflik kecil akibat kesalahpahaman di masa lalu antara Noh Ae-Jong dan Oh Dae-Oh mulai bermunculan. Ditambah lagi scene-scene menarik yang menceritakan rasa suka Ryoo-Jin, Oh Yun-Woo, serta Koo Pa-Do, pada Noh Ae-Jong. Belum lagi masalah-masalah kecil yang bermunculan karena ketertarikan Noh Ha-Ni tentang siapa ayah kandungnya. 

Complicated? Iya, drama ini paket lengkap konfliknya. Bahkan saya pun tidak bisa membayangkan bagaimana Noh Ae-Jong bisa melewati konflik yang datang bergantian semenjak dia masih kuliah. Untung saja, penulis drama ini menggambarkan karakter Noh Ae-Jong sebagai karakter yang ceria, penuh semangat dan pantang menyerah. 


Salah satu scene saat Noh Ae-Jong memulai membuat film atas permintaa Koo Pa-Do

Tapi ada sisi lain yang saya soroti di drama ini. Bukan tentang kisah cinta dan masa lalu Noh Ae-Jong, tapi saya menyoroti Noh Ha-Ni yang sebenarnya juga memiliki beban hidup yang berat. 


Noh Ha-Ni, Remaja yang Menyedihkan?


Noh Ha-Ni adalah remaja berusia 14 tahun, yang tidak pernah tahu siapa ayahnya. Yang sejak SD sudah 10 kali pindah sekolah karena selalu mendapat bully dari teman-temannya karena tidak tahu siapa ayahnya. Yang tidak pernah mendapatkan cinta dari orang tua yang lengkap sejak lahir. Juga tidak pernah mendengar kalimat, “Semua akan baik-baik saja, karena ada Ayah di sampingmu”. 

Bisa dibayangkan bagaimana selama ini Noh Ha-Ni memendam semuanya sendiri. Perasaan sedih, kecewa, bercampur rasa ingin tahu yang besar, yang tidak berani dia sampaikan ke ibunya. Dengan wajah ceria, dia menyembunyikan segalanya karena dia mengerti bahwa ibunya mengambil keputusan seperti itu demi membuatnya bahagia. 

Ibu dan anak yang saling menguatkan

Remaja yang lebih dewasa ketimbang umurnya. 

Lewat drama ini, banyak juga mengajarkan ke kita cara efektif membantu remaja yang mempunyai masalah. Yang bisa membantu remaja bermasalah, tidak hanya dari keluarga inti. Tidak hanya bantuan dari ibu dan neneknya, tapi juga dari orang-orang yang dekat dengan Noh Ha-Ni. 

Bahkan Oh Dae-Oh pernah bertanya pada Noh Ha-Ni, apa saja yang bisa dilakukan orang dewasa untuk membuat remaja 14 tahun tertawa. Noh Ha-Ni dengan gamblang berkata, “Perlakukan kami dengan jujur. Tertawa dan bersedihlah bersama kami. Dan jangan berlagak menyembunyikan kebenaran untuk melindungiku, seperti yang dilakukan oleh ibuku (tentang ayahku)".







3 comments on "Review Drama Korea: Was It Love? (2020)"
  1. Astagaaaa, cantik banget sih anaknya itu, perasaan artis-artis remaja Korea itu cantiknya masha Allah.

    Dan memang ya, sebenarnya setiap drama itu ceritanya bagus, cuman butuh waktu banget buat menonton tiap episodenya.
    Ini ceritanya bagus sih menurut saya, meski kalau ditonton saking panjangnya jadi pengen bobok hahaha.
    Makanya enak juga baca reviewnya aja dulu hihihi :D

    Oh ya, di gambar paling atas si Noh Ae-Jong kayaknya biasa gitu wajahnya, tapi di paling bawah itu kok cantik banget ya, mamak-mamak muda banget, abisnya masih belasan tahun udah punya anak :D

    ReplyDelete
  2. waaah.. belum nonton drama ini, sepertinya bagus. hahaha
    terakhir nonton dramanya Song Ji Hyo itu princess hours (ya ampun lawas banget ini) sama drama Emergency Couple tahun 2014an. ketinggalan banget :D

    ReplyDelete
  3. Aku nonton Wa It Love ini kok jenuh ya Mbak. Sekarang sampe episode 10, kabarnya bagus makane tak teruskan. Sakjane sudah males nonton, apalagi ndelok Chen Eok Man, mbluenek aku. Laki-laki kok nggondokan🙈

    Menurutku drama ini nanggung, gak melow, tapi juga gak humor. Lucu, cuman gak bisa ketawa. Guaring gitu lho😁. *protes ae, arek iki Rek! Kari ndelok ae lho*

    Nonton berepisode-episode, kapan syuting filmnya dimulai ini lho..

    ReplyDelete

Jangan lupa kasih komen setelah baca. Tapi dimoderasi dulu yak karena banyak spam ^____^

Custom Post Signature

Custom Post  Signature