Menyeduh secangkir kata yang kebanyakan berisi lifestyle, beauty, parenting dan psikologi, yang semoga bermanfaat untuk orang lain

Wajah Glowing Seketika dengan Beby Rose Glow

| on
Rabu, November 24, 2021

Wajah Glowing Seketika Dengan Baby Rose Glow – Meskipun wajah saya tertutup masker saat keluar dari rumah, baik untuk kerja atau jalan-jalan, saya tetap berusaha untuk tampil cantik. Karena ada kepuasan tersendiri saat menempa wajah dengan bedak atau memulas bibir dengan lipstik.

Tips untuk wajah cerah dan glowing



Dan untuk mendapatkan make up yang tahan lama, tetap tampak bagus meskipun tergesek masker, dibutuhkan primer make up yang nampol hasilnya. Sekarang ini, saya percayakan primer make up pada Beby Rose Glow Serum. Menurut beberapa review, primer make up ini juga mampu membuat wajah cerah alami. Hm, apa benar? Dicoba yuk.

Buku Catatan Unik Untuk Menulis Cerita Sehari-Hari

| on
Senin, November 15, 2021
Buku Catatan Unik Untuk Menulis Cerita Sehari-Hari - Pada artikel sebelumnya, saya menulis tentang manfaat menulis diary dan journaling. Setelah merasakan manfaatnya, saya memutuskan untuk terus melakukan aktifitas ini. Sekarang, saya mau berbagi cerita dulu bagaimana saya akhirnya menyukai menulis diary dan journaling.



Menerima Buku Catatan Unik Untuk Pertama Kalinya


Yang mengenalkan saya dengan aktifitas journaling dan menulis diary adalah almarhum Bapak. Ketika itu, Bapak memberikan saya sebuah buku catatan unik (diary) dengan hard cover berwarna hijau dengan banyak glitter di atasnya, yang dilengkapi dengan gembok dan kunci untuk menjaga kerahasiaan. Khas diary kekinian kala itu. Meskipun Bapak bukan orang tua yang kekinian, tapi sepertinya Bapak tahu apa yang sedang ramai diinginkan oleh anak muda saat itu.

Diary yang diberi Bapak, sebenarnya adalah diary yang saya incar sejak lama. Siapa yang enggak tertarik juga, kalau hampir semua teman-temanmu membicarakan diary seperti itu, dan mereka memamerkan ke sekolah saat mereka sudah memilikinya? Tapi karena saya sendiri bukan berasal dari keluarga yang punya uang lebih untuk slot hore-hore, keinginan memiliki diary indah itu hanya dipendam saja dalam hati.

Jangan dibayangkan bagaimana senangnya saya saat Bapak meletakkan buku catatan unik itu di atas meja belajar sambil berkata, “Isinya terserah Sampeyan.”

Tapi Beliau juga meletakkan sebuah buku agenda kerja dengan cover logo perusahaan dimana Beliau kerja. “Yang ini, bisa Sampeyan pakai buat nulis peristiwa-peristiwa penting.”

Anak gadis mana yang enggak bahagia dapat barang inceran yang sedang viral ketika itu? Bahkan tanpa dia minta, dia dapat dari orang tuanya sendiri?

Sejak itulah, aktifitas menulis diary saya dimulai.



Memulai Menulis di Buku Catatan Unik


Jangan mengira saya menulis diary dan melakukan aktifitas journaling seperti anak-anak muda jaman sekarang yang condong pada membuat journal aestetik. Saat itu, saya hanya menulis uneg-uneg dan kebahagiaan yang saya alami seharian.

Modal saya hanya satu bolpoin besar yang banyak warnanya, pensil, penghapus, penggaris, dan tip-ex. Meskipun sudah populer bolpoin gel warna-warni, tapi karena harganya yang mahal, saya memilih menggunakan bolpoin warna-warni saja. Sedangkan pensil, sering saya pakai untuk membuat sketsa handlattering untuk meminimalkan pemakaian tip-ex.

Karena saya tipe anak gadis yang tidak tahu caranya memamerkan barang yang saya punya, diary indah itu tidak pernah saya bawa ke sekolah. Hanya ada di meja belajar untuk saya tulisi setiap malam atau sesaat saat saya gundah. Yang tahu saya memiliki buku catatan unik, hanya beberapa teman dekat saja.

Ah, mengenang masa lalu sederhana begini, ternyata semenyenangkan itu ya!




Buku Catatan Unik untuk Journaling


Tanpa saya sadari, saya melakukan aktifitas menulis journal saat saya memasuki bangku perkuliahan. Saat itu, saya memutuskan untuk bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu. Sehingga saya butuh membuat rapi apapun yang berhubungan dengan perkuliahan. Jadwal belajar, jadwal kuliah, catatan kuliah, tugas-tugas yang harus saya selesaikan, target pembelajaran dan masih banyak lagi.

Kemudian, karena merasa bahwa hidup saya sudah mulai lebih teratur setelah bekerja, kegiatan menulis journal ini tidak terlalu rinci seperti saat saya masih kuliah. Hanya saja, saya teruskan menulis diary karena bagi saya menulis diary adalah healing stres. Tapi, isinya sudah sangat berbeda dengan apa yang saya tulis saat saya masih remaja. Bukan lagi cerita khas anak muda, tapi saya menulis beberapa rangkaian kalimat pendek seperti quote, puisi, fiksi mini, dan semacamnya.

Kemudian sekitar tiga tahun yang lalu, saya mengenal bullet journal. Secara singkat, bullet journal (bujo) adalah catatan sehari-hari untuk membantu dalam hal mengatur jadwal, kegiatan sehari-hari, dan target diri. Untuk membuat bullet journal, saya menyediakan sebuah buku catatan custom yang saya pesan di salah satu toko di sebuah market place.

Tanpa saya sadari, bullet journal ternyata memiliki manfaat yang besar sekali dalam keteraturan hidup saya. Catatan keuangan, tugas harian, kebiasaan sehari-hari, bahkan emosi yang saya rasakan, tercatat dengan rapi.




Memilih Buku Catatan Unik untuk Menulis Diary dan Journaling


Setelah bergelut dengan bullet journal, saya jadi tahu bahwa tidak bisa sembarangan kita memilih buku catatan untuk menulis diary dan journaling. Apalagi jika kita ingin menghias buku catatan kita dengan menggunakan brush pen, highlighter, stiker, dan lain sebagainya.

Dibutuhkan buku catatan dengan kertas yang bagus, tebal, tidak tembus saat ditimpa tinta, serta cover yang menarik sebagai penyemangat. Dan buku catatan unik seperti ini, biasanya didapat dengan kita memesan buku catatan custom di pengerajin.

Salah satu UMKM yang bergerak di bidang pembuatan buku jurnal atau agenda adalah Hibrkraft. Produk yang mereka produksi lebih berimprovisasi pada pembuatan buku jurnal kulit dengan model yang klasik, unik, namun tidak ketinggalan jaman.

Buku jurnal custom yang saya punya, salah satunya produksi dari Hibrkraft. Saya suka karena handmade journal Hibrkraft ini sederhana, tapi memiliki kualitas kertas yang tebal dan bagus, dengan cover klasik yang terbuat dari kulit.

Kenapa saya percaya kalau buku jurnal buatan Hibrkraft ini punya kualitas yang bagus? Karena mereka sudah menjalankan produksi di bidang pembuatan jurnal/merchandise sejak 2013. Dan hasil produksi mereka sudah dikirim ke banyak negara, seperti Jerman, Belanda, Kanada, Australia dan Uni Emirat Arab. Dengan majunya pemasaran yang seperti ini, tentu produk Hibrkraft sudah dijamin bagus dan berkualitas.

Untuk handmade journal Hibrkraft, saya pakai untuk mencatat kesehatan dan treatment yang sedang saya jalani sekarang. Karena saya ingin healthy tracking saya saat ini tercatat dengan baik, sehingga nanti bisa saya jadikan acuan jika suatu saat saya butuh treatment lanjutan. Sekaligus, ternyata healing stress juga menulis perkembangan kesehatan saya di buku catatan unik ini. Dua tiga pulau terlampuilah istilahnya.

Untuk kalian yang suka menulis diary atau berekpresi melalui journal, kalian bisa membeli hasil karya para pengerajin dari Hibrkraft ini. Namanya juga handmade, semua buku jurnal custom dikerjakan dengan tangan, tapi tetap memperhatikan kualitas terbaik hingga sampai di tangan kalian.

Manfaat Journaling dan Menulis Buku Harian (Diary)

| on
Selasa, November 02, 2021
Manfaat journaling dan menulis buku harian (diary) - Saya sendiri, sebenarnya memulai aktifitas journaling dan menulis diary sudah sejak saya masih SD. Sudah bertahun-tahun lamanya, tetapi manfaat journaling ini bisa saya rasakan sampai sekarang.

Manfaat menulis journal dan buku harian


Ada beberapa manfaat dari hobi journaling dan beberapa manfaat menulis buku harian (diary) untuk kalian yang masih ragu melakukan aktifitas menyenangkan ini. Check this out!


Manfaat Journaling dan Menulis Buku Harian


Healing Stress Dengan Menulis Buku Harian (Diary)


Tidak semua dari kalian bisa menceritakan masalah ke orang lain. Ketidaksanggupan ini, menjadi pemicu stres lho! Otak kalian rasanya penuh, kacau, dan badan terasa capek meskipun kalian tidak melakukan aktifitas yang berat.

Saat seperti ini, buku diary bisa menjadi pelampiasan saat kalian menghadapi masalah. Tuliskan saja masalah apa yang sedang kalian alami, perasaan kalian saat menghadapi masalah ini, dan rencana apa saja yang ingin kalian lakukan supaya masalah itu bisa terselesaikan satu per satu.


Menulis Diary dan Journaling Bisa Mengurangi Kecemasan


Enggak jarang dari kalian yang mudah cemas akan sesuatu. Kecemasan yang kalian alami ini, bisa dikarenakan stres saat menghadapi masalah, overthinking karena memikirkan sesuatu, atau bisa juga karena ketakutan-ketakutan terhadap sesuatu.

Saat cemas, kalian bisa mencoba menulis diary. Tulis saja kondisi kalian bagaimana saat itu, apa saja yang membuat kalian cemas, dan harapan apa saja yang kalian inginkan supaya kecemasan itu tidak lagi muncul.

Atau, kalian bisa melakukan apapun di journal sebagai pengalihan saat kecemasan itu datang. Misalkan saja kegiatan yang menjadi contoh journaling, kalian bisa menggambar doodle, menempel stiker dan washi tape, atau menggambar sketsa sebuah benda, dan masih banyak lagi. Bebaskan diri kalian untuk menggunakan journal yang kalian punya.

Menulis buku harian


Penyelesaian Tugas Bisa Terbantu Dengan Journaling


Dalam keseharian, tentu banyak yang ingin kalian lakukan bukan? Journaling bisa membantu mengkategorisasi aktifitas kalian setiap hari, setiap minggu, setiap bulan bahkan setiap tahun.

Dengan kata lain aktifitas journaling ini sangat membantu bagi kalian yang memiliki banyak tugas untuk diselesaikan. Kalian enggak lagi bingung menyelesaikan yang mana dulu. Dan kalian jadi tahu tugas mana yang harus terselesaikan pada hari itu, atau yang bisa dilimpahkan di lain hari.

Selain itu, aktifitas journaling ini bisa membantu kalian yang punya sifat pelupa. Kalian bisa mencatat hal-hal penting yang akan kalian lakukan pada malam hari sebelum tidur, atau pada pagi hari setelah bangun tidur.


Aktifitas Journaling Bisa Mengasah Kreatifitas


Ada beberapa penyuka journal yang memang ahli di bidang seni. Mereka akan menghias journal mereka dengan benda-benda lucu atau yang bernilai klasik. Contoh journaling seperti ini, dinamakan art journal.

Tapi, enggak perlu menjadi seniman kok untuk mencoba art journal. Kalian pun bisa mencobanya. Dengan mencari referensi di Pinterest atau Instagram, lalu berlatih setiap hari, maka art journal kalian pun bisa tercipta.

Manfaat journaling


Aktifitas Journaling Bisa Membantu Meraih Target


Dalam hidup kalian, tentu ada beberapa target yang ingin kalian raih bukan? Aktifitas journaling bisa membantu kalian untuk tetap fokus pada target.

Selain kalian mencatat aktifitas apa saja yang akan kalian lakukan setiap hari, kalian juga bisa mencatat target harian, mingguan, bulanan, serta tahunan. Selain itu, kalian juga bisa mencatat langkah apa saja yang akan disiapkan dan ‘amunisi’ apa saja yang dibutuhkan.


Mensyukuri Hal-Hal Kecil dan Menulisnya di Journal


Jika mau melihat masa lalu, ada banyak hal yang patut kita syukuri. Bahkan, tanpa perlu melihat jauh ke belakang, kita pun bisa mensyukuri hal-hal baik yang diterima dalam satu hari ini.

Kalian bisa menuliskan hal-hal baik tersebut di journal dan bisa membacanya di lain waktu. Baik untuk mengenangnya kembali, atau untuk menjadikan tulisan-tulisan itu sebagai penyemangat saat kalian merasa belum mendapatkan apa yang kalian inginkan.


Hobi Journaling


Mencatat Ide di Journal


Menggali ide merupakan salah satu proses kognitif dan kreatif dalam diri seseorang. Dan proses ini, membantu kalian untuk terus tumbuh dan bergerak aktif. Ide itu seringkali muncul secara tiba-tiba, namun juga seringkali hilang begitu saja. Itulah pentingnya journal, mencatat ide-ide yang muncul secara tiba-tiba.

Kalian bisa mencatatnya di satu halaman khusus untuk kumpulan ide. Kemudian supaya lebih rapi, kategorisasikan ide sesuai keinginan kalian. Setelah terkategorisasi dengan baik, kalian bisa memilih ide mana yang akan dipakai, mana yang disimpan untuk lain waktu, dan mana yang dibuang/diabaikan. Setelahnya, kalian bisa memikirkan dan mencatat langkah apa saja yang bisa kalian lakukan untuk mewujudkan ide itu menjadi kenyataan.

Bergabung Dalam SEO MOMS COMMUNITY, Sebuah Upaya Menebar Manfaat

| on
Sabtu, Oktober 30, 2021
SEO Moms Community merupakan sebuah wadah belajar SEO secara gratis dan mudah yang diprakarsai oleh M. Sahlan (selanjutnya saya akan menyebut Bank Q) sebagai foundernya. Berawal dari Bank Q yang ingin mengamalkan ilmu yang dia miliki secara otodidak kepada orang lain, sebagai wujud baktinya pada Ibunda, Mudiyah binti Sanggaran.

SEO Moms Community


Blogger perempuan Indonesia menjadi pilihan target pengamalan ilmu yang Bank Q miliki. Tujuan blogger Pontianak ini adalah supaya para blogger perempuan mampu mengelola blog yang dimiliki dengan struktur tulisan yang mampu dibaca oleh mesin pencari. Saya membacanya, Bank Q melihat potensi yang besar pada blogger perempuan untuk lebih banyak menebar manfaat melalui tulisan-tulisan mereka. Saat tulisan mereka terbaca dengan baik oleh mesin pencari, maka kebaikan-kebaikan ini akan semakin meluas.

Cara Membatasi Waktu Anak Untuk Bermain Game Online

| on
Selasa, Oktober 26, 2021
Cara Membatasi Waktu Anak Untuk Bermain Game Online – Untuk anak generasi Z dan generasi Alpha, sepertinya kesulitan untuk sejenak lepas dari handphone. Susah berhenti bermain game online adalah keluhan yang sering didengar oleh saya sebagai guru BK atau sebagai wali muridnya Arya, saat para orang tua bercerita tentang aktifitas anak dengan handphone di rumah.


5 Cara Mengajarkan Anak Menjadi Pemberani

| on
Kamis, Oktober 07, 2021
5 Cara Mengajarkan Anak Menjadi Pemberani - Seperti yang kita lihat, tantangan yang dihadapi oleh anak-anak generasi Alpha nantinya tidak semudah yang kita pikirkan. Sudah tidak bisa lagi dibandingkan dengan tantangan yang kita (sebagai orang tua) hadapi sekarang. Jamannya sudah berubah, tantangannya juga sudah berubah.

Saya pribadi melihat, tantangan mereka bukan lagi berhubungan dengan fisik, tapi lebih pada mental. Contohnya, semakin kompleksnya jenis bully, persaingan masuk dunia sekolah dan kerja, konflik sosial yang melibatkan teknologi, dan masih banyak lagi. Sehingga tantangan yang diberikan bukan lagi bersinggungan dengan kesehatan fisik, tapi lebih kompleks, yaitu kesehatan mental yang bisa berpengaruh besar pada kesehatan fisik.

Karakter generasi alpha

Tapi satu yang pasti, menjadi pemberani adalah salah satu karakter yang harus ditanamkan pada generasi Alpha jika ingin mereka berhasil menghadapi tantangan-tantangan dalam hidupnya. Hanya saja, untuk menjadi pribadi yang berani, mereka juga perlu diajak untuk melibatkan karakter lainnya, seperti kemandirian, mahir dalam penggunaan teknologi, dan kemahiran mengatur ambisi.

Kembali pada bagaimana mengajarkan anak menjadi pemberani nih. Ada beberapa cara untuk menanamkan sikap pemberani pada generasi Alpha, check this out, Bapak Ibu!


Hadapkan Anak Pada Tantangan


Sikap pemberani akan tampak pada diri anak saat orang-orang di sekitar dia memberikan sebuah tantangan yang harus dia pecahkan atau lalui. Namun, tidak serta-merta kita memberikan tantangan yang sama rata antara satu anak dengan anak yang lainnya. Karena kita harus melihat pula usia dan kemampuan mereka.

Ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperhatikan saat memberikan tantangan pada anak, yaitu :
  • Memberi tantangan pada anak tetap memperhatikan usianya
  • Tingkat kesulitan sebuah tantangan melihat kemampuan anak, dan tidak dapat dibandingkan antara anak satu dengan lainnya
  • Beri tantangan yang menyenangkan dan tidak membuat anak jenuh
  • Beri motivasi pada anak sebelum memulai untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh orang tua
  • Beri tantangan yang bervariasi sehingga kemampuan anak bisa semakin terasah

Melatih anak pemberani


Beri Pelukan dan Pujian Pada Anak


Untuk meningkatkan semangat anak dalam menyelesaikan tantangan yang sudah kita berikan, kita harus memberikan reward kepada anak. Mengapa? Karena pemberian reward akan membuat anak merasa dihargai atas usaha yang sudah dia lakukan. Selain itu, reward bisa sebagai penanda bahwa kita sebagai orang tua sangatlah sayang padanya.

Reward paling sederhana yang bisa diberikan kepada anak adalah pelukan dan pujian. Ada baiknya, kita membiasakan pada anak untuk tidak selalu diberi reward berupa materi. Mulailah dengan memberikan pelukan yang erat dan pujian yang bernilai positif, dibarengi dengan senyuman selepas anak menyelesaikan tantangan yang kita berikan.

Karakter anak


Beri Feedback Positif Pada Anak


Tidak hanya memberikan tantangan saja pada anak, kita sebagai orang tua haruslah memberikan feedback positif kepada mereka. Dengan memberikan feedback yang baik, akan terjadi recall kejadian apa saja yang mereka alami, sehingga kita dengan mudah bisa memberikan kritik dan saran yang bersifat positif kepada mereka.

Selain itu, dengan adanya feedback yang baik, akan ada ruang diskusi yang menyenangkan antara orang tua dan anak. Diskusi yang sehat akan membentuk kemampuan menyampaikan pendapat dengan sopan pada diri anak.

Pemberian feedback positif ini, bisa dengan menanyakan proses penyelesaian tantangan serta sejauh mana progress yang sudah mereka selesaikan. Pancing terus mereka dengan kalimat tanya yang tidak ribet tapi mampu memancing anak untuk mau bercerita sedetail mungkin. Tentunya, jangan lupa dibarengi dengan ekspresi wajah yang ceria supaya kita tidak terlalu dianggap sebagai orang tua yang kepo dengan kegiatan anak.

Karakter Hoala & Koala


Tetap Memotivasi Anak Saat Gagal Menyelesaikan Sebuah Tantangan


Tidak semua anak bisa menyelesaikan semua tantangan yang diberikan oleh orang tuanya, meskipun tantangan yang diberikan oleh orang tuanya sudah melihat usia dan tingkat kemampuan anak. Beberapa anak akan mengalami kegagalan, dan beberapa anak akan mengalami kekecewaan karena merasa tidak berguna. Pada saat seperti ini, orang tua juga memiliki peran yang penting lho.

Tetap beri anak pelukan dan kalimat positif, bahwa dia sudah melakukan yang terbaik yang bisa dia lakukan. Dan sampaikan kepadanya, bahwa tidak apa-apa gagal menyelesaikan tantangan yang diberikan padanya. Tapi, juga motivasi anak untuk kembali bangkit menyelesaikan tantangan berikutnya dan bantu anak untuk memilih strategi yang tepat untuk menyelesaikan tantangan yang belum terselesaikan tersebut, atau untuk menyelesaikan tantangan selanjutnya.

Saat anak bisa melewati fase ini, tanpa mereka sadari, kita juga mengajarkan anak menjadi pemberani.


Hoala & Koala

Motivasi Anak dengan Tayangan Positif


Memberi motivasi pada anak, bisa juga dengan memberikan tayangan-tayangan yang bersifat positif dan memberikan dampak yang baik bagi tumbuh kembang anak. Berhubung generasi Alpha sangat dekat sekali dengan teknologi, kita sebagai orang tua bisa memanfaatkannya untuk tujuan mengajarkan anak menjadi pemberani. Salah satunya, adalah melalui lagu anak-anak.

Lagu anak yang ceria, kalimat yang mudah dicerna, serta tampilan grafis yang menarik, tentu akan sangat membantu anak untuk memunculkan motivasi internal mereka. Dengan bantuan YouTube, orang tua bisa memilih lagu-lagu apa saja yang cocok untuk ditonton dan didengarkan oleh anak. Salah satu channel YouTube yang menayangkan lagu-lagu anak yang saya rekomendasikan adalah Hoala & Koala.

Ada lebih dari 45 lagu anak yang bisa ditonton oleh anak dengan tetap didampingi oleh orang tua. Selain banyaknya lagu yang ditawarkan oleh Hoala & Koala, ada juga beberapa karakter yang bisa mengajak anak-anak kita untuk ikut bernyanyi, seperti tokoh Hoala, Koala, Ayah, Ibu, Miss Jeruk, dan beberapa karakter lainnya. Dengan begitu, anak akan semangat ikut bernyanyi karena karaternya ada banyak dan variatif.

Lagu Hoala dan Koala


Saya juga memberi tahu channel Hoala & Koala ini ke Fatin dan Arya. Meskipun usia Arya sudah 9 tahun, tapi dia antusias melihat video-video yang ada di channel ini. Alhamdulillah, kedua anak saya ini belum terpapar lagu-lagu kekinian yang sering wira-wiri di media sosial atau YouTube. Jadi saat saya memberikan tontonan yang sesuai dengan umur mereka, mereka masih antusian menonton. Beberapa lagu anak di channel Hoala & Koala yang bisa membantu pembetukan karakter anak menjadi lebih berani adalah Terus Belajar, Naik Delman, Lagu Anak Kuman Hoala Koala, dan Kembali Bersekolah. Selain lagu-lagu ini, ada banyak lagu lain yang bisa menjadi pilihan orang tua untuk membentuk karakter lain generasi Alpha.

3 Produk Skincare Untuk Menjaga Kulit Tampak Awet Muda

| on
Minggu, September 19, 2021
Skincare untuk awet muda

Udah masuk usia 30 tahun, semakin sadar ya kan pentingnya skincare buat jaga kelembapan kulit demi elastisitas yang tidak memudar. Karena dengan begitu, kulit tampak awet muda.

Salah satu cara yang selalu ingin saya coba adalah pakai retinol. Salah satu manfaat retinol adalah meregenerasi kulit sehingga kulit tampak seperti remaja. Tapi setelah mencari tahu manfaat dan efek samping dari retinol, saya jadi ragu untuk memasukkan retinol ke dalam skincare harian.

Lalu, banyak yang menyarankan untuk menggunakan bakuchiol, karena kabarnya bakuchiol memiliki manfaat yang sama dengan retinol, tapi tidak menimbulkan efek samping yang besar ke kulit.

Apa benar seperti itu? Hm, lesgooo yuk bahas 3 produk skincare untuk menjaga kulit tampak awet muda yang sudah saya coba beberapa waktu lalu ^____^

Serum bakuchiol

BAKUCHIOL UNTUK WAJAH TAMPAK AWET MUDA


Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum


Bakuchiol serum dari Somethinc menjadi pilihan karena saya sudah pernah merasakan hyaluronic serum yang memang bagus banget untuk jaga kelembapan kulit wajah. Bakuchiol serum ini termasuk dalam oil serum, yang mana ketika dipakai akan membuat wajah kita tampak berminyak dan terkesan berat di wajah.

Dikemas dalam botol kaca berwarna kuning cerah dengan tutup pipet berwarna putih, sengaja dijadikan daya tarik pertama. Apalagi dipadukan dengan keterangan produk yang lengkap di stiker yang menempel rapi di kemasannya. Dengan begitu, pemakai serum ini lebih mudah membaca kandungan dan manfaatnya tanpa perlu menyimpan kardusnya.

Dari banyak referensi yang saya baca, ada beberapa manfaat bakuchiol, yaitu :
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Membuat wajah tampak awet muda
  • Memudarkan bintik hitam
  • Mencegah munculnya keriput dan garis halus
  • Meratakan warna kulit wajah


Manfaat Bakuchiol

Review Setelah Menggunakan Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum


Cara menggunakan serum bakuchiol ini adalah dengan meneteskan 3-4 tetes serum di wajah pada malam hari. Saya sengaja hanya menggunakan pada malam hari saja, karena hasil akhirnya oily di wajah. Kalau dimasukkan dalam slot skincare pagi, agak tricky pemakaiannya saat ditimpa dengan skincare lain dan make up.

Dari awal saat saya memutuskan untuk menggunakan bakuchiol, saya sering diingatkan oleh teman rumpian skincare untuk mencari pelembab yang cocok. Karena beberapa review mengatakan kalau bakuchiol bisa membuat kulit kering. Saya iyakan saja, karena pelembab yang saya pakai selama ini, menurut saya pasti bisa men-cover masalah kulit kering ini nanti.

Ternyata, pelembap yang saya pakai saat itu, kurang nampol. Sedih sekali, karena serum ini benar-benar buat wajah saya kering dan ada beberapa spot yang mengelupas kulitnya. Awalnya saya pikir ini efek awal seperti berapa review teman-teman yang menggunakan retinol. Tapi saya tunggu sampai dua minggu, efek kering dan mengelupas ini masih terus berlanjut.

Akhirnya saya hentikan penggunaan serum ini. Dan untuk mengembalikan kondisi kulit, saya menggunakan Snail Truecica Miracle Repair Serum dari Some By Mi. Saya menggunakan tunggal, tanpa saya timpa dengan serum lain. Alhamdulillah, dalam jangka waktu sekitar dua minggu kulit saya kembali halus dan terasa lembab lagi. Review lengkapnya, bisa kalian baca di sini ya!

Tapi rasa penasaran dengan hasil bakuchiol itu masih ada. Belajar dari pengalaman, akhirnya saya mencari skincare lain dengan bahan yang fungsinya :
  • untuk menjaga kelembaban wajah sebelum saya menggunakan bakuchiol
  • mengunci kelembaban wajah setelah menggunakan bakuchiol.

Dua produk dengan dua tujuan yang berbeda. Produk apa yang saya pilih? Cuzzz baca terus ya!


True to Skin Hyaluronic Acid


HYALURONIC ACID UNTUK MENJAGA KELEMBABAN KULIT WAJAH


True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum


Saya memilih menggunakan hyaluronic acid yang bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit dan membuat kulit lebih sehat. Saya memilih True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum karena selain mengandung hyaluronic acid, serum ini juga mengandung vitamin B5 yang bisa menenangkan dan melembutkan kulit, juga mengandung allantoin yang bisa melindungi kondisi skin barrier.

Sebetulnya, saya sudah pernah menggunakan Somethinc Hyaluronic B5 dan hasilnya bagus sekali di wajah. Tapi untuk mengimbangi penggunaan bakuchiol, saya memilih True to Skin karena ada kandungan allantonin yang bisa saya jadikan senjata untuk menjaga kondisi skin barrier saya yang sudah sehat setelah diperbaiki dengan Snail Truecica Miracle Repair Serum dari Some By Mi.


Serum True to Skin

Review Setelah Menggunakan True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum


Sebelum menggunakan bakuchiol, saya menggunakan serum hyaluronic acid ini terlebih dahulu. Karena water based, saya menggunakan True to Skin sebanyak 3-4 tetes untuk diratakan ke seluruh wajah. Diamkan beberapa menit supaya serum menyerap ke dalam kulit, baru setelahnya menggunakan Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum.

Selama menggunakan True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum ini, saya merasa kulit saya lebih siap untuk ditimpa bakuchiol karena kulit saya sudah berada dalam kondisi lembab dan sehat. Kondisi kulit yang sehat ini membuat saya enggak ragu untuk menggunakan bakuchiol setiap hari. Seolah sudah menemukan senjata utama sebelum kulit saya terpapar bakuchiol.

Penggunaan hydrating serum ini setiap hari, pada saat pagi dan malam hari. Sebenarnya dipakai malam saja sudah cukup, tapi karena ruang kerja saya ber-AC, pemakaian serum ini sangat berguna sekali membantu supaya kulit saya tetap lembab.

Jadi, saya dapat dua manfaat dari True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum ini. Manfaat yang pertama untuk mengimbangi penggunaan bakuchiol, dan yang kedua untuk menjaga kelembaban kulit.


Mouisturizer Dear Me Beauty


CENTELLA UNTUK MEMPERLAMBAT TANDA PENUAAN PADA WAJAH


Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream


Di awal saya cerita kalau pelembab yang saya pakai selama ini ternyata tidak bisa membantu mengatasi kulit kering setelah menggunakan bakuchiol. Jadi, mau tidak mau saya harus mencari pelembab lain yang bisa mengunci kelembaban kulit.

Pilihan saya jatuh di Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream. Setelah membaca detail produk dan kandungan yang ada di dalam pelembab ini, saya merasa bahwa pilihan saya tepat. Karena produk ini mengandung hyaluronic acid dan beberapa bahan dasar yang mampu mengimbangi penggunaan bakuchiol.

Selain hyaluronic acid, dalam satu pot pelembab ini mengandung :
  • centella yang bermanfaat untuk mencegah peradangan kulit dan memperlambat tanda penuaan pada wajah
  • ceramide yang bermanfaat untuk mengunci kelembaban kulit, serta menguatkan fungsi pada permukaan kulit
  • watermelon extract yang bermanfaat untuk mencegah radikal bebas, paparan UV dan hal lain yang menyebabkan stres pada kulit yang disebabkan oleh kondisi lingkungan
  • adenosine yang bermanfaat untuk mencegah penuaan dini, menjaga elastitas kulit sehingga bisa mengurangi garis kerutan di wajah
  • niacinamide yang bermanfaat sebagai anti oksidan yang sangat kuat

Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream


Review Setelah Menggunakan Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream


Pelembab ini dikemas dalam sebuah pot berwarna merah dengan berat 30 gram, dan disediakan spatula untuk menjaga supaya pelembab ini tetap bersih dari bakteri yang ada di jari kita. Saya tinggal mencoleknya sedikit dengan spatula, kemudian meletakkan di punggung tangan dan secepatnya saya ratakan di wajah.

Karena water based, pelembab ini cepat terserap di dalam wajah dan tidak menimbulkan kesan oily sama sekali. Yang bikin saya senang, wajah saya terasa dingin sehingga menimbulkan perasaan rileks. Setelah saya ingat-ingat, pantas saja saya merasakan dingin menangkan di wajah karena ada kandungan adenosine-nya.

Dan Alhamdulillah, pelembab ini benar-benar efektif untuk mengunci kelembaban kulit setelah menggunakan bakuchiol. Sama sekali tidak ada efek samping saat menggunakan pelembab ini. Yang ada malah saya merasa kalau kulit terasa semakin lembab dan lebih kenyal. Sesuka itu saya sama pelembab ini!


MENJAGA KULIT TAMPAK AWET MUDA


Ternyata, memasukkan bakuchiol ke dalam skincare harian itu tidak semudah yang dibicarakan orang-orang. Saya harus merasakan kulit yang sangat kering dan mengelupas dahulu setelah menggunakan bahan ini. Setelah menemukan langkah-langkah menggunakan bakuchiol yang tepat, akhirnya saya merasakan manfaat bahan ini.

Untuk menjaga kulit tampak awet muda, langkahnya adalah :
  1. Gunakan terlebih dahulu serum yang memiliki manfaat melembabkan kulit. Salah satunya adalah serum dengan bahan utama hyaluronic acid
  2. Lalu gunakan bakuchiol
  3. Lalu pakai pelembab yang fungsinya mengunci kelembaban kulit

Dalam rangkaian skincare ini, saya menggunakan True to Skin Hyaluronic Acid Hydrating Serum terlebih dahulu, lalu menggunakan Somethinc Bakuchiol Skinpair Oil Serum, dan tahap akhir saya menggunakan Dear Me Beauty Skin Barrier Water Cream.

Hasilnya, saya suka sekali. Klaim ketiga bahan ini benar-benar menunjukkan hasil yang bikin hati bahagia dan rasanya pengen terus-terusan menowel-nowel wajah sendiri saking kenyalnya.

Cara Meningkatkan Kualitas SDM Karyawan Untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan

| on
Rabu, September 01, 2021
Pelatihan Karyawan

Sebagai seorang guru Bimbingan Konseling, saya paham betul, bahwa setiap manusia memiliki keinginan untuk terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang dimilikinya. Poin ini, selalu saya tanamkan ke siswa-siswa saya sejak mereka pertama kali masuk ke lingkungan sekolah dimana saya mengajar.

Kenapa begitu?
Pemikirannya sederhana. Bahwa di zaman sekarang, yang bersaing bukan hanya antar perusahaan saja, tapi juga karyawannya.

Untuk sebuah perusahaan yang stabil, mereka membutuhkan sumber daya manusia yang memahami keinginan perusahaan untuk bersaing dengan perusahaan lain. Di sinilah dibutuhkan SDM yang berkualitas dan mampu memahami perkembangan zaman dengan cepat.

Review Film Parasite (2019): Sebuah Film dengan Ruang Belajar Yang Luas

| on
Minggu, Agustus 29, 2021
Parasite.

Sebuah judul film yang saya tonton sendiri di bioskop karena memang sengaja enggak mau ajak siapa-siapa. ‘Me time’ bukan sebuah alasan, tapi karena saya ingin menonton film ini dengan suasanya yang lebih syahdu. Bukan bermaksud ingin memunculkan suasana gloomy ketika nonton sendirian, tapi lebih karena saya ingin menikmati ramainya percakapan di otak nanti selepas saya keluar dari studio tanpa diganggu dengan obrolan bersama teman nonton.

Kenapa gitu?

Pendampingan Dan Pemberdayaan Di Dunia Kerja Bagi Penderita Kusta

| on
Kamis, Agustus 26, 2021
Tentang disabilitas dan OYPMK

Stigma masyarakat terhadap Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK) ternyata masih belum menunjukkan ke arah yang positif. Banyak yang masih beranggapan bahwa orang sedang atau sudah pernah mengalami kusta, perlu dijauhi. Stigma seperti ini muncul karena adanya anggapan bahwa kusta adalah penyakit yang menular dan mematikan.

Bahkan sejak 2013, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia sudah berupaya untuk menghapus stigma tersebut, dengan mengadakan workshop tentang pemberdayaan OYPMK pada Peringatan Hari Kusta Sedunia Ke-60, pada tanggal 13 Februari 2013. Diadakannya workshop para tahun 2013 ini, menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia sudah memberikan peluang yang besar kepada para OYPMK untuk berkarya di masyarakat.

3 Fakta Di Balik Rilisnya Mini Album Pertama D.O. EXO

| on
Senin, Juli 26, 2021
D.O. EXO
Wajahnya ajah seadem embun pagi


Hore!!!!
D.O. akhirnya solo debut!!!

Aku sebagai fans beratnya, hanya ingin menangisi momen ini. Huhuhu, akhirnya ya, Dek... Akhirnya kamu debut juga sebagai soloist *cry....

Memilih Transportasi Yang Aman Selama Pandemi

| on
Sabtu, Juli 24, 2021

Sepeninggal Bapak, keluarga kami sempat oleng. Seperti ditinggal oleh nahkoda kapal di tengah lautan luas yang badainya sedang kencang-kencangnya. Bukan perihal perekonomian, karena InsyaAllah Bapak sudah menata semua dengan rapi walau tanpa sepengetahuan kami.

Tapi perihal kemandirian saat bepergian.

Bapak itu, tipikal pria yang berani mengawal kami kemana pun kami pergi. Beliau selalu siap jika diminta tolong untuk mengantar kemana pun anggota keluarga ingin pergi. Bahkan, saat kami tidak butuh bantuan pun, Bapak siap mengambil kunci mobil.

Memberi Permainan Montessori untuk Mengisi Waktu Liburan Anak

| on
Minggu, Juli 11, 2021

Metode Montessori

Meskipun generasi sekarang ini sangat susah dipisahkan dari gadget, sebagai orang tua ada baiknya kita selalu cari cara untuk memberikan mereka sejenak jeda untuk beraktifitas tanpa screen time. Karena melakukan aktifitas yang memutar otak, menggerakkan badan, dan menggunakan seluruh panca indra, akan memberikan banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak kita.

Apakah mudah? Tentu tidak mudah.

Karena memang tampilan game, acara, dan video yang ada di layar televisi maupun ponsel itu sebenarnya menarik sekali untuk dilihat dan selalu membuat penasaran. Bahkan untuk kedua anak saya, Arya dan Fatin. Fatin yang baru berusia lima tahun saja, sudah mulai belajar merayu kalau dia ingin menghabiskan waktu dengan televisi atau ponsel.

Snail Truecica Miracle Repair Serum by Some By Mi Untuk Atasi Kulit Kering Saat Menggunakan Bakuchiol

| on
Kamis, Juli 01, 2021
Snail Truecica Miracle Repair Serum

Pertama kali check out serum ini karena iming-iming dari para influencer yang bilang kalau serum ini tuh bagus banget buat kulit. Trus, ada salah satu teman blogger yang jual serum ini dengan harga murah, karena dia distributor resmi dan belinya pakai kode. Walhasil, klop gitu lho! Kena racun influencer, ada promo pula.

Langsung ajah saya review produknya. Baca sampai tuntas ya, karena saya pakai serum ini saat kondisi kulit sedang sehat dan saat kondisi kulit sedang kering sekali setelah pakai bakuchiol. Dua-duanya punya reaksi yang berbeda.

Go go go, Girls and Boys!!

Pengalaman Mendapatkan Vaksin Covid-19 untuk Guru dan Tenaga Pendidik

| on
Kamis, Juni 24, 2021
Vaksin Covid-19

Entah sampai kapan pandemi ini akan berakhir.

Tapi sebagai manusia, tidak bisa hanya berpangku tangan dan berdoa. Supaya terhindar dari virus yang sudah mewabah selama setahun lebih ini, kita perlu melakukan hal lain yang bisa membantu kita supaya kesehatan kita lebih terjaga.

Selain tetap melaksanakan 5M dengan disiplin (eh, sekarang kabarnya sudah menjadi 6M, ditambah hindari makan-makan bersama di luar), melaksanakan vaksinasi perlu juga dilakukan.

Alhamdulillah, saya sudah mendapatkan vaksin covid-19 lengkap. Dan di blogpost kali ini, saya ceritakan proses pemberian vaksin covid-19 pertama dan kedua jenis Sinovac, serta mau kasih tahu ke kalian bagaimana reaksi tubuh saya setelah mendapatkan vaksin pertama dan kedua.

Here we go!!!

EXO Comeback bersama EXO-L Dengan Special Album Berjudul Don’t Fight The Feeling

| on
Sabtu, Juni 12, 2021
Don't Fight The Feeling

Menjadi seorang fans Korean Pop alias KPop, yang paling ditunggu-tunggu adalah kabar dari idolnya. Karena saya dan teman-teman KPop-er lainnya memahami betul, bahwa berani nyemplung di dunia KPop, berarti siap untuk enggak dapat banyak kabar dari artisnya.

Karena, kami ngerti sekali, kehidupan idol di Korea tuh susah sekali buat diulik dan dikepoin. Berbeda dengan penyanyi di Indonesia yang setiap detik ada saja kabar terbaru. Itulah kenapa, saat EXO ada slentingan kabar bakal comeback group, rasanya deg-degan setengah mati. Padahal masih slentingan kabar lho, belum announce langsung dari agensinya, SM Intertaiment.

DAN.. ENG ING!!!! EXO BENERAN COMEBACK DONGG!!!

Dengan judul lagu yang sama dengan nama albumnya, DON’T FIGHT THE FEELING.

Ada rasa yang enggak bisa diungkapkan saat EXO comeback dengan lagu yang easy listening, ditambah dengan MV (Movie Video) yang berbeda dengan MV EXO yang lainnya karena banyak menggunakan teknik CGI.

The Box. Beranikah Kamu Menghancurkan Pembatas Yang Menghalangi Jalanmu?

| on
Minggu, Mei 30, 2021
Film Korea The Box

Ada sebagian dari kita yang bisa memotivasi diri sendiri supaya kelebihan kita ini bisa dilihat bahkan diapresiasi oleh orang lain. Tapi ada juga sebagian dari kita yang ‘menunggu’ orang lain untuk menemukan (baik sengaja atau tidak sengaja) kelebihan yang kita punya.

Sebagian yang pertama, kebanyakan terjadi pada mereka yang mampu membentuk rasa percaya diri secara mandiri, mampu menyusun rencana step by step, dan siap untuk jatuh bangun atau terseok dalam perjalanannya.

Sedangkan yang kedua, kebanyakan memang terjadi pada orang-orang yang rasa percaya dirinya rendah. Sehingga dia butuh bantuan untuk keluar dari zona nyaman dan berani melakukan langkah pertama untuk merasakan apresiasi orang lain.

Kalian ada di sebagian yang pertama, atau sebagian yang kedua?


The Box. Beranikah Kamu Menghancurkan Pembatas Yang Menghalangi Jalanmu?


Film Korea 2021 berjudul The Box ini berkisah tentang seorang produser musik bernama Kim Min Soo (Jo Dal Hwan). Setelah dia berhasil membuat salah satu idol perempuan bernama Rothy naik daun dan mendapat tanggapan positif dari para penikmat musik, pergaulan Kim Min Soo semakin luas dan membuatnya terlena sehingga menjadi mudah percaya dengan orang lain. Kemudian dia ditipu, bangkrut, dan hutang semakin banyak.


Film The Box

Setahun dari kasus penipuan yang terjadi padanya, dia bertemu dengan Ji Hoon (Park Chanyeol), yang memiliki kemampuan bermain gitar yang luar biasa. Sebagai produser yang memiliki telinga yang bagus dalam mendengarkan dan mengakomodasi sebuah musik, Kim Min Soo akhirnya mengajak Ji Hoon untuk mengembangkan kemampuan bermusiknya.

Keuntungan yang Kim Min Soo tawarkan adalah, Ji Hoon bisa menunjukkan ke orang lain kemampuan bermusiknya yang luar biasa ke orang lain, sedangkan Kim Min Soo bisa kembali menjadi produser musik meskipun memulai lagi dari nol.

Tapi ada satu kendala, Ji Hoon memiliki kekurangan, yaitu tidak bisa tampil di depan orang lain. Jika dipaksakan, maka keringat dingin akan mengucur deras di badannya dan dia bisa pingsan. Kim Min Soo tidak habis akal. Dia membawa sebuah kardus bekas wadah kulkas dua pintu di hadapan Ji Hoon dan mempersilakan Ji Hoon bermain di dalamnya. Dengan begitu, Ji Hoon tetap bisa bermusik di depan orang lain tanpa perlu merasa takut.

Ji Hoon setuju, dan berjalanlah kontrak dengan Kim Min Soo untuk bermain musik sebanyak sepuluh kali di lokasi-lokasi yang sudah Kim Min Soo tentukan.

Apakah yang membuat Ji Hoon tidak bisa bermusik di depan orang banyak? Apakah Ji Hoon berhasil memainkan gitarnya di hadapan para penonton? Apakah Kim Min Soo berhasil kembali meraih kesuksesan?


Baca juga :


The Box. Sebuah Talenta Itu Perlu Ditunjukkan Ke Orang Lain


Setelah mengasah kemampuan yang kita miliki dengan melakukan latihan setiap hari, kita juga perlu menunjukan ke orang lain kemampuan kita ini. Bukan bermaksud untuk pamer, tapi supaya kebutuhan kita atas penghargaan dari orang lain bisa terpenuhi.


Pemeran Film The Box

Ji Hoon memiliki kepribadian yang tidak terlalu banyak menarik perhatian orang, tapi dia juga manusia yang memiliki kebutuhan untuk dihargai oleh orang lain. Jika merujuk pada teori kebutuhan Maslow, Ji Hoon juga membutuhkan pengakuan dan apresiasi dari kemampuan yang dia punya.

Sepertinya, hal ini akhirnya disadari oleh Ji Hoon setelah bertemu dengan Kim Min Soo. Awalnya, dia hanya dianggap sebagai seorang penjaga parkir biasa yang selalu bersembunyi di dalam kantor yang sempit dan sepi. Setelah tampil di beberapa lokasi sesuai perjanjian, dia akhirnya dikenal pelan-pelan sebagai pemusik dengan ciri khas yang berbeda.

Setelah bermain gitar di hadapan orang lain, dia menyukai tepuk tangan riuh serta pujian dari penonton, meskipun dia masih belum merasa nyaman untuk bermain gitar tanpa kardus kulkasnya. Dengan mata berbinar-binar, dia menikmati akhir yang menyenangkan setelah bermusik sambil membanggakan hal ini di depan Kim Min Soo.


The Box. Break Your Box!


Tidak mudah untuk mendapatkan apresiasi dari orang lain atas kemampuan dan bakat yang kita miliki. Sebelum mendapatkan perhatian dan pengakuan, kita perlu mendobrak ‘penghalang’ yang menjadi tembok besar di depan kita.


Film Korea The Box


Ada sebuah percakapan Ji Hoon dengan Kim Min Soo yang membuat saya menyadari maksud dari film ini dibuat, dan mengapa mengajak salah satu member EXO dengan bakat yang luar biasa sekelas Park Chanyeol.



Saat di dalam mobil dan menyadari bahwa Kim Min Soo memiliki banyak hutang yang belum dia bayar, Ji Hon berkata pada Kim Min Soo yang saat itu sedang berada di depan kemudi, “Ingat yang Nana katakan padaku?”

Kim Min Soo melihat Ji Hoon sekilas, kemudian kembali berkonsentrasi pada jalanan yang ada di depannya. “Saat aku menutup mataku, aku melihat dunia yang lebih besar,” ucap Ji Hoon menirukan kalimat Nana, si pemilik suara indah yang juga sebagai pemilik bar di mana Ji Hoon kemarin bermain di sana.

Ji Hoon kembali berucap, “Mungkin aku takut meninggalkan kardusnya. Itulah kenapa aku (selalu) melarikan diri.”


Percakapan yang sederhana, namun bagi saya, percakapan ini adalah inti mengapa film The Box di buat. Orang-orang di balik pembuatan film ini ingin menunjukkan kepada para penonton, bahwa di luar sana, ada dunia dengan orang-orang yang mau menerima kemampuan yang kita miliki. Tetapi untuk menarik perhatian orang-orang ini, kita perlu terlebih dahulu memberanikan diri untuk menghancurkan penghalang yang ada di dalam diri kita, supaya kita siap menunjukkan ke orang lain bahwa kita memiliki kemampuan yang layak untuk diakui.


Park Chanyeol

Penghalang ini banyak rupanya. Contohnya saja rasa tidak percaya diri (minder), takut diejek, trauma masa lalu, dan kegagalan di masa lalu. 

Memang tidak mudah untuk menghancurkan penghalang ini. Kim Min Soo dan Ji Hoon memberikan gambaran ini pada kita. Ada banyak rencana gagal, ada banyak air mata, ada banyak kekecewaan yang harus mereka berdua hadapi. Tapi, dengan tekad yang kuat, dibarengi dengan hati yang siap, akhirnya mereka berhasil menarik perhatian orang lain.

5 Serial TV Terbaik Versi Mama Arkananta

| on
Minggu, April 18, 2021
Saya rindu nonton serial TV. Yang nontonnya benar-benar di TV ya, bukan di layar ponsel.

Kenapa gitu?

Karena saya dan suami sudah kalah sama anak-anak yang lebih sering menyalakan televisi untuk nonton serial atau program anak-anak. Ya enggak masalah juga sebenarnya, karena serial yang mereka lihat pun juga masih sesuai umur dan bukan serial yang ‘membahayakan’. Sekarang, hiburan saya untuk melihat serial, beralih melalui ponsel. Yang bisa dilihat sambil rebahan setelah beraktifitas atau saat benar-benar mager enggak mau melakukan apa-apa.

Sebelum mengenal drama Korea, saya masih rajin mengikuti beberapa serial TV western. Tema serial TV western yang saya suka sebenarnya yang berhubungan dengan misteri yang memberikan sedikit jump scream. Bagi saya, western ini masih jagonya bikin cerita-cerita seperti ini tanpa banyak hole plot.

Langsung saja ya, saya beri bocoran lima serial TV terbaik versi Mama Arkananta. Ini random ya, enggak dari western saja.

Katanya, Tak Tahu 7 Hal Ini, Maka Tak Sayang Sama Pemilik Blog Mama Arkananta

| on
Sabtu, April 17, 2021
Ria Rochma

Saya memang sudah lebih dari lima tahun menulis di blog. Tapi itu bukan hal yang perlu dibanggakan, karena blog saya ini rasanya hanya jalan di tempat. Kalau pun maju, majunya juga enggak sampai yang berlari cepat.

Meskipun menulis merupakan salah satu passion saya, tapi jujur saya akui, saya enggak sepenuhnya menaruh perhatian saya di sini. Perhatian saya terbagi dengan kehidupan dan pekerjaan di real life. Jadi saya paham sekali kenapa blog ini seolah jalannya lambat dan tidak banyak di kenal orang.

Kata orang, tak kenal maka tak sayang. Jadi bolehlah saya menceritakan ulang sedikit tentang saya, pemilik blog Mama Arkananta. Kalau kalian sudah kenal sama saya, bolehlah dibaca ulang. Kalau baru kenal, silakan baca sampai akhir, lalu tinggalkan komentar supaya kita bisa saling kenal.

Live Sitcom (On Air): Secret Contract - Hallo Actor Kang Seungsik!

| on
Jumat, April 16, 2021


Live Sitcom (On Air): Secret Contract

Apa sih yang membahagiakan dan membanggakan menjadi seorang penggemar?

Layaknya menjadi orang tua, menjadi seorang fans ada kalanya berada pada posisi itu. Melihat skill orang yang kita gemari tumbuh, kita merasa seperti orang tua yang sedang melihat anaknya berkembang.

Ini yang sekarang saya rasakan sebagai Alice, sebutan fans grup idol Korea, Victon.

Saya menjadi Alice baru bulan Oktober 2020 kemarin. Berawal dari setengah hiatusnya EXO karena beberapa member-nya yang sedang wajib militer (wamil). Salah satu alasan kenapa saya jadi fans dadakan Victon adalah karena tiap member memiliki pesona karena ‘kemampuan lain’ yang mereka punya.

Definisi Bahagia: Blogger Pendengar K-Pop

| on
Minggu, Maret 21, 2021
Mama Arkananta

Menyukai sesuatu itu, memang paling nyaman ketika ada yang temannya. Karena kita bisa sharing kebahagiaan kita saat menikmati atau melakukan apa yang kita suka itu tadi.

Beberapa teman online saya, sudah tahu kalau saya ini penyuka drama Korea yang nikung jadi suka k-pop. Korean Pop. Lagu-lagu Korea. Saya tidak menamakan diri saya sebagai k-pop-er, tapi memang menikmati k-pop bisa menggeser lagu-lagu Indonesia dan Western ke urutan kedua.

Mengenal k-pop sebenarnya sudah lama. Saya tahu Super Junior sejak saya kuliah. Saya dan almarhum bapak suka mendengarkan lagu-lagunya BoA. Dulu, saat lagu JTL yang judulnya My Lecon ramai jadi soundtrack film Step Up 2 dan dijadikan backsound street dance yang keren abis, saya dengerin dan nonton sama suami. Bahkan saat EXO masih 12 member dan mereka debut pun, saya tahu.

Lalu kenapa baru menggandrungi k-pop sekarang? Entah. Hanya itu jawabannya.

Lha, postingan ini selesai dong? Nggaklah.

Kembali ke perkara kesukaan dan teman yang membersamai (ecie bahasanya, semoga tidak dihujat para parenting lover). Jujur saja, di lingkup tempat saya kerja, yang konsisten dengan kekoreaan hanya saya. Dari dramanya sampai lagu-lagunya. Seolah seperti saya yang paling tahu all about Korea. Padahal nggak.

Kondisi ini karena saya tidak punya teman hahahihi untuk bicarakan all about Korea itu tadi, terutama bicarakan k-pop. Saya malah menemukan teman hore-hore ini di dunia virtual. Thanks to Twitter and Whatsapp story yang bikin saya ngerti kesukaan teman dan follower saya.

Dari dua platform ini, saya jadi punya banyak teman k-pop-er yang jangkauannya semakin meluas sehingga informasi dari dunia k-pop gampang banget didapatnya. Kalau ditanya berapa grup k-pop yang saya gabung di Whatsapp, jangan ditanya. Banyak. Tapi, saya hanya konsentrasi ke dua idol kesayangan, EXO dan Victon.


EXO
EXO ^____^


Dari grup-grup besar ini, lahir juga grup-grup kecil yang isinya mereka-meraka yang memiliki concern yang sama di dunia k-pop. Grup ini membuat saya makin nyaman, karena makin ke sini, bukan hanya k-pop saja yang dibicarakan. Ya elah, penyuka k-pop tuh nggak melulu kekoreaan yang dibahas kok. Malah lebih sering bicara hal-hal personal kalau sudah masuk grup-grup kecil begini.

Bahkan saya jadi admin di grup kecil yang isinya ibu-ibu 25+ penyuka dedek-dedek gemes EXO ^_____^


Victon
VICTON ^_____^


DARI BLOG MENUJU K-POP


Kalau bahas dunia k-pop yang kompleks dan gampang bikin emosi naik turun, saya konsisten ngobrolnya sama Indah Nurma, pemilik www.dindahnurma.com. Gadis single cantik asli Surabaya ini, punya pola pikir yang kompleks dan sering out of the box.

Awal kenal, tentunya dari beberapa kali kami satu event. Lalu gabung di grup WA Ning Blogger Surabaya. Saya ingat betul, saya chat pribadi dengan Indah saat saya lihat Whatsapp story dia yang menampilkan foto behind the scene sebuah produk skincare. Dari situlah saya tahu kalau kami suka dengarkan k-pop. Dia sebagai Melody (fans dari BTOB) dan saya sebagai EXOL (fans dari EXO). Meskipun ujung-ujungnya saya nikung ke Victon, dan kami oleng bersama ke Lee Jin Hyuk dan Kim Wooseok.


Indah Nurma


Kalau di scroll ke atas, chat kami isinya bukan hanya gemesin dedek-dedek, tapi juga bicarakan gosip-gosip terhangat yang selalu rame di linimasa Twitter. Bahasan kami semakin melebar kemana-mana, mulai dari film, politik, pendidikan, agama, dan banyak bahasan berat lainnya.

Beberapa kali terakhir kami ketemuan, bahasannya malah bukan k-pop lagi, tapi topik lain yang tidak kalah seru.

Kata Indah, bahas k-popnya di chat saja. Kita ketemuan buat rumpiin lainnya ^_____^


Lee Jin Hyuk


BUKAN BAHAS BEAUTY, MALAH BAHAS K-POP


Selain dengan Indah, akhir-akhir ini saya intens ngobrol k-pop sama Gadis, pemilik www.gadzotica.com. Gadis adalah salah satu blogger Surabaya yang punya niche beauty untuk blognya. Kami pernah ketemu di beberapa event yang bertema beauty di Surabaya.


Devi, Gadis, saya 


Dari Twitter saya tahu kalau kami sama-sama ngefans Victon. Seolah gayung bersambut karena saya Alice (nama fans Victon) yang masih baby, bertemu dengan Alice yang lebih senior. Dari Twitter kami berpindah ke DM Instagram. Bicarakan Victon seharian nggak ada bosannya. Dari pagi, sampai tengah malam. Nggak hanya saling share informasi terbaru, tapi juga saling menertawakan kekonyolan member Victon.

Kocaknya, saya sama dia nggak ngerti nomer WA kami masing-masing karena kami lebih nyaman chat via DM. Wkwkwk.. ntar ya Dis, aku tanyain nomer telponmu berapa wkwkw.


Victon


Hingga akhirnya, saya sama Gadis (ditambah Devi pemilik www.depruttt.com) janjian untuk unboxing album Victon yang terbaru, The Future Is Now, akhir Februari kemarin. Jangan ditanya hebohnya bagaimana saat itu. Untung saja, teriakan kami teredam oleh acara fashion show anak-anak di sebelah coffee shop tempat kami unboxing.

Bahkan dari kemarin saja kami masih nangis-nangisan heboh karena salah satu member Victon, Kang Seungsik, debut sebagai actor melalui drama musikal. Dan kami berkesempatan nonton dari awal sampai akhir, sebanyak 7 episode.


Victon



Custom Post Signature

Custom Post  Signature